Jelang Piala Dunia 2026, Timnas Iran Dihantam Krisis Uji Coba

Timnas Iran menghadapi masalah pelik jelang tampil di Piala Dunia 2026.

Bola.com, Jakarta - Persiapan Timnas Iran menuju Piala Dunia 2026 menghadapi berbagai hambatan serius. Di saat waktu menuju turnamen kian menipis, agenda uji coba yang semestinya menjadi fondasi pematangan tim justru diliputi ketidakpastian.

Dalam beberapa pekan terakhir, sejumlah laga pemanasan yang diharapkan mampu meningkatkan kesiapan Iran batal terlaksana atau belum mendapat kepastian.

Yang paling menyita perhatian adalah keputusan Federasi Sepak Bola Spanyol (RFEF) yang menarik diri dari rencana pertandingan persahabatan melawan Iran, padahal sebelumnya kedua pihak disebut sudah menyepakati tanggal, lokasi, hingga aspek finansial.

Menurut sejumlah laporan, keputusan RFEF itu dipengaruhi tekanan politik. Situasi tersebut membuat pejabat sepak bola Iran kecewa, mengingat laga kontra Spanyol dipandang sebagai ujian penting sebelum tampil di Piala Dunia 2026.

 

Yuk gabung channel whatsapp Bola.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Liga 1, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, hingga bulutangkis. Klik di sini (JOIN)

Krisis Persiapan

Masalah tak berhenti di situ. Negosiasi dengan Kamerun juga mengalami kebuntuan tanpa kepastian jadwal. Upaya menjalin pertandingan uji coba dengan negara lain seperti Aljazair, Portugal, Islandia, dan Skotlandia pun belum membuahkan hasil konkret.

Rangkaian kegagalan ini memunculkan kekhawatiran yang oleh sebagian analis disebut sebagai "krisis persiapan", terlebih kalender timnas makin kosong ketika kurang dari empat bulan tersisa sebelum turnamen dimulai.

Kondisi tersebut memicu kekhawatiran dari kalangan suporter dan pengamat.

Pelatih Timnas Iran secara terbuka menegaskan pentingnya laga uji coba berkualitas melawan lawan dengan karakter berbeda untuk mematangkan taktik serta membangun kekompakan tim.

Hal itu dinilai krusial karena Iran akan menghadapi lawan tangguh di fase grup Piala Dunia 2026, yakni Belgia, Mesir, dan Selandia Baru.

 

Persoalan Diplomatik dan Politik

Di luar aspek teknis sepak bola, persoalan diplomatik dan politik turut memperumit situasi.

Tahun lalu, delegasi federasi Iran (FFIRI) sempat mempertimbangkan untuk memboikot undian Piala Dunia akibat pembatasan visa yang diberlakukan Amerika Serikat, meski kemudian muncul laporan bahwa sebagian pejabat tetap akan hadir.

Terlepas dari berbagai tantangan tersebut, Team Melli menegaskan tetap fokus pada target utama.

Para pemain dan staf pelatih meningkatkan intensitas pemusatan latihan, berupaya menciptakan suasana kompetitif secara internal sembari terus mencari peluang menggelar laga persahabatan yang bermakna.

Para pendukung berharap Iran mampu melewati rintangan persiapan ini, membangun momentum positif, dan memasuki Piala Dunia 2026 dengan penuh percaya diri, solid, serta siap memberi dampak di panggung terbesar sepak bola dunia.

 

Sumber: Tehran Times

Timnas Corner: Semua Tentang Timnas Indonesia
Timnas Corner: Semua Tentang Timnas Indonesia
Lihat Selengkapnya

Video Populer

Foto Populer