Bola.com, Jakarta - Arsenal akan mengawali perjalanan mereka di tahun 2026 dengan laga tandang ke markas Bournemouth dalam lanjutan Premier League. Pertandingan yang digelar di Vitality Stadium, Sabtu (awal Januari), menjadi ujian pembuka bagi The Gunners yang tengah berada di puncak klasemen.
Skuad asuhan Mikel Arteta menutup tahun 2025 dengan performa mengesankan. Kemenangan telak 4-1 atas Aston Villa di tengah pekan menjadi pernyataan serius Arsenal dalam perburuan gelar juara musim ini.
Di sisi lain, Bournemouth masih berjuang keluar dari periode sulit. Meski tampil agresif, The Cherries gagal mengakhiri tren tanpa kemenangan setelah hanya bermain imbang 2-2 melawan Chelsea pada laga terakhir.
Arsenal kini memimpin klasemen Premier League dan ingin menjaga momentum positif demi mempertahankan jarak dari para pesaing terdekatnya.
Arsenal Tancap Gas di Puncak Klasemen
Tanpa diperkuat Declan Rice, Arsenal sempat kesulitan membongkar pertahanan Aston Villa. Namun gol Gabriel Magalhaes melalui situasi bola mati kembali menjadi titik balik yang mengubah jalannya pertandingan.
Setelah itu, Martin Zubimendi, Leandro Trossard, dan Gabriel Jesus turut mencatatkan nama di papan skor. Kemenangan tersebut menjadi penegasan dominasi Arsenal sekaligus kemenangan keenam beruntun mereka di semua kompetisi.
Arteta menutup tahun 2025 dengan catatan istimewa. Arsenal menjadi tim dengan raihan poin terbanyak sepanjang tahun kalender di Premier League, mengoleksi 83 poin, sekaligus memperlihatkan ketajaman yang lebih klinis dibandingkan sebelumnya.
Rekor Tandang Jadi Modal Tambahan
Meski catatan tandang Arsenal di liga sempat tidak terlalu meyakinkan, kemenangan terakhir atas Everton menjadi penawar keraguan. Arsenal juga tercatat selalu mencetak gol dalam 12 dari 13 laga tandang di semua kompetisi musim ini.
Satu-satunya laga tandang di mana Arsenal gagal mencetak gol terjadi saat menghadapi Liverpool pada Agustus lalu. Selebihnya, lini serang The Gunners selalu mampu membobol gawang lawan.
Fakta tersebut memberi kepercayaan diri tambahan bagi Arsenal jelang lawatan ke selatan Inggris.
Bournemouth Masih Terjebak Tren Negatif
Bournemouth kembali menunjukkan karakter menyerang saat bertandang ke Stamford Bridge. Mereka sempat unggul, tertinggal, lalu menyamakan skor dalam tempo kurang dari 30 menit, sebelum laga berakhir imbang 2-2.
Namun hasil tersebut memperpanjang catatan tanpa kemenangan Bournemouth menjadi 10 pertandingan Premier League. Sejak terakhir menang atas Nottingham Forest pada akhir Oktober, The Cherries mencatatkan lima hasil imbang dan lima kekalahan.
Meski masih berjarak sembilan poin dari zona degradasi, performa tersebut membuat posisi Andoni Iraola mulai berada dalam sorotan.
Kenangan Manis Bournemouth atas Arsenal
Musim lalu, Bournemouth mencatatkan sejarah dengan menyapu bersih dua kemenangan atas Arsenal di Premier League, termasuk kemenangan 2-0 di Vitality Stadium.
Namun demikian, Arsenal tetap punya rekor ofensif yang solid di markas Bournemouth. The Gunners selalu mencetak gol dalam delapan dari sembilan kunjungan sebelumnya ke stadion tersebut.
Dengan kondisi kedua tim yang kontras, duel ini menjadi kesempatan bagi Arsenal untuk kembali menegaskan status mereka sebagai kandidat terkuat juara, sekaligus menjadi ujian berat bagi Bournemouth untuk menghentikan tren negatif di awal tahun baru.