Timnas Indonesia Punya Harapan Baru, Ini Filosofi John Herdman yang Bikin Kanada Moncer dan Lolos Piala Dunia

Kehadiran John Herdman membawa harapan baru bagi Timnas Indonesia, bukan hanya dari sisi taktik, tetapi juga dalam membangun budaya dan identitas tim yang kuat.

BolaCom | Rizki HidayatDiterbitkan 05 Januari 2026, 18:45 WIB
John Herdman resmi ditunjuk sebagai pelatih anyar Timnas Indonesia pada Sabtu (3/1/2026) sore WIB. Dia diikat kontrak 2 tahun, plus opsi perpanjangan 2 tahun. (Bola.com/Wiwig Prayugi)

Bola.com, Jakarta - PSSI resmi memperkenalkan John Herdman sebagai pelatih anyar Timnas Indonesia pada Sabtu (3/1/2026). Kehadiran Herdman membawa harapan baru bagi Skuad Garuda, bukan hanya dari sisi taktik, tetapi juga dalam membangun budaya dan identitas tim yang kuat.

Pelatih asal Inggris itu dikenal luas sebagai sosok pembangun kultur. Di berbagai tim yang pernah dia tangani, termasuk Timnas Kanada putra dan putri, perubahan besar justru dimulai dari ruang ganti, bukan papan strategi.

Advertisement

Pendekatan yang diusung Herdman bertumpu pada konsep brotherhood atau persaudaraan, sebuah filosofi yang menekankan kebersamaan, kepercayaan, dan penghapusan ego personal demi tujuan kolektif.

Rekam jejak Herdman di Kanada menunjukkan transformasi tim tidak dimulai dari formasi atau skema permainan. Dia lebih dulu membenahi mentalitas pemain, dinamika internal, serta kohesi tim.

Di bawah arahannya, Timnas Kanada menjelma menjadi tim dengan identitas kuat, rasa saling percaya yang tinggi, serta kedisiplinan emosional yang solid, bahkan hingga ke level akar rumput.

Jason deVos, mantan pemain Timnas Kanada yang pernah bekerja langsung dengan Herdman, menyebut pendekatan sang pelatih berakar pada pembangunan karakter jangka panjang.

"Dukungan John Herdman terhadap prinsip pengembangan pemain jangka panjang, termasuk penggunaan aktivitas latihan dan format permainan yang sesuai dengan usia dan tahap perkembangan pemain, menegaskan jalur menuju level elite dalam sepak bola dimulai dari akar rumput," kata deVos, seperti dikutip dari Canada Soccer.

"Pendekatan itu sejalan dengan prinsipnya yang berfokus pada pengajaran dasar-dasar permainan kepada pemain muda, sehingga memberi mereka peluang terbaik untuk mencapai level elite sepak bola," lanjutnya.

 


Mengubah Pemain, Bahkan sebagai Pribadi

John Herdman saat menukangi Timnas Kanada di Piala Dunia 2022. (AFP/Patrick T. Fallon)

Pengaruh Herdman tak hanya dirasakan di lapangan. Rhian Wilkinson, mantan pemain Timnas Putri Kanada, mengaku sang pelatih memberi dampak besar dalam hidupnya secara personal.

"John Herdman telah memengaruhi kami semua dalam cara yang sangat besar dan hanya sebagian kecil dari itu yang sebenarnya berkaitan langsung dengan sepak bola," kata Wilkinson.

"Kedengarannya mungkin berlebihan, tetapi dia mungkin telah mengubah saya sebagai pribadi, padahal saya baru mengenalnya ketika berusia 29 tahun," sambungnya.

Komentar senada diungkapkan Diana Matheson. Baginya, keberhasilan tim di bawah Herdman tak semata diukur dari kemenangan, tetapi dari cara tim mencapai tujuan bersama.

"Di tim John Herdman yang penting bukan hanya hasil akhirnya, tetapi bagaimana kita memilih mencapainya. Gaya bermain itu penting, dengan siapa kita melakukannya juga penting, tetapi lebih penting lagi kami menjadi orang Kanada yang baik dalam tim nasional," ucap Matheson.

 


Budaya Tanpa Ego, Semua untuk Tim

John Herdman dikenal sebagai arsitek tim yang mampu membangun fondasi kuat, meningkatkan mentalitas, serta membawa tim nasional bersaing di panggung dunia. Tampak dalam foto, John Herdman, pelatih kepala Toronto FC, berbicara pada konferensi pers selama acara hari media MLS di Miami Convention Center pada 11 Januari 2024 di Miami, Florida. (Rich Storry/GETTY IMAGES NORTH AMERICA/Getty Images via AFP)

Konsep persaudaraan yang dibangun Herdman tercermin jelas dalam sikap pemain di dalam dan luar lapangan. Junior Hoilett, eks pemain Timnas Kanada, menggambarkan kultur yang diciptakan John Herdman sebagai lingkungan tanpa agenda pribadi.

"Apa yang dibangun John Herdman di sini adalah budaya persaudaraan yang nyata, tanpa agenda pribadi. Semua orang berada di jalur yang sama dan tahu mengapa mereka berada di sini untuk tim nasional," tutur Hoilett.

Sementara itu, John Herdman menegaskan kesuksesan tim berangkat dari fondasi kultur dan sistem yang kuat.

"aat kami membangun kembali program Timnas Kanada Putri, semuanya dimulai dari nol. Kami membangun sistem high-performance, pengembangan talenta, dan menghadirkan orang-orang yang tepat,” ujar Herdman.

 


Relevan untuk Timnas Indonesia

Pelatih timnas Inggris Kanada #00, John Herdman, berjalan di lapangan sebelum pertandingan Grup F Piala Dunia Qatar 2022 antara Kanada dan Maroko di Stadion Al-Thumama, Doha, pada 1 Desember 2022. (Patrick T. Fallon/AFP)

Pendekatan tersebut dinilai sangat relevan dengan kondisi Timnas Indonesia yang tengah mencari energi baru dan identitas kolektif. PSSI berharap pengalaman Herdman dalam membangun struktur psikologis, kebersamaan, dan budaya tim bisa membawa perubahan signifikan bagi Skuad Garuda.

Di tangan John Herdman, proyek Timnas Indonesia tidak hanya diarahkan pada hasil di lapangan, tetapi juga pada pembentukan karakter dan identitas tim.

Dengan filosofi brotherhood yang kuat, pemain diharapkan tidak sekadar bermain bersama, melainkan bertarung sebagai satu kesatuan utuh.

Berita Terkait