Desakan untuk Melarang Israel Mengikut Semua Kompetisi Sepak Bola Eropa, Ini Update Respons dari UEFA

UEFA menyampaikan sikap terbarunya terkait wacana pelarangan Israel dari kompetisi sepak bola Eropa. Badan tertinggi sepak bola Eropa itu menegaskan bahwa hingga saat ini belum ada keputusan mengenai penangguhan atau pelarangan Israel dari kompetisi di bawah naungannya.

BolaCom | Hendry WibowoDiterbitkan 07 Januari 2026, 15:00 WIB
Penyerang Timnas Norwegia, Erling Haaland, memegang bola sebelum melakukan tendangan penalti dalam pertandingan Kualifikasi Piala Dunia antara Norwegia dan Israel di Oslo, 11 Oktober 2025. (Jonas Been Henriksen/NTB Scanpix via AP)

Bola.com, Jakarta - UEFA menyampaikan sikap terbarunya terkait wacana pelarangan Israel dari kompetisi sepak bola Eropa. Badan tertinggi sepak bola Eropa itu menegaskan bahwa hingga saat ini belum ada keputusan mengenai penangguhan atau pelarangan Israel dari kompetisi di bawah naungannya.

Wacana tersebut mencuat di tengah konflik antara Israel dan Palestina. Sejumlah pihak sebelumnya menyerukan agar Timnas Israel serta klub-klub asal negara tersebut dilarang tampil di kompetisi UEFA.

Advertisement

Berbeda dengan Rusia, Israel dan klub-klubnya masih mengikuti kompetisi UEFA, termasuk Liga Europa dan Kualifikasi Piala Dunia 2026. Situasi ini mendorong sejumlah asosiasi sepak bola Eropa untuk menyampaikan situasi ini kepada UEFA.

Asosiasi Sepak Bola Republik Irlandia (FAI) bahkan mengesahkan mosi dengan hasil suara 74 banding 7 dalam Rapat Umum Luar Biasa (EGM) pada November 2025.

 

 


Sikap Timnas Republik Irlandia

Mosi dari FAI tersebut meminta UEFA melarang Timnas Israel dan klub-klub Israel dari seluruh kompetisi Eropa. Menurut laporan Irish Examiner, resolusi tersebut menyoroti dua dugaan pelanggaran terhadap Statuta UEFA.

Pertama kegagalan menerapkan kebijakan anti-rasisme secara efektif. Kedua keterlibatan klub Israel yang bermain di wilayah Palestina yang diduduki tanpa persetujuan Asosiasi Sepak Bola Palestina.

Pelatih Timnas Republik Irlandia, Heimir Hallgrimsson juga sempat menyampaikan pertanyaan secara terbuka terkait alasan Israel masih diperbolehkan bermain, sementara UEFA dan FIFA dengan cepat menjatuhkan sanksi kepada Rusia tiga tahun lalu.

Meski terdapat pernyataan dari Komisi Penyelidikan PBB yang menyebut Israel telah melakukan genosida, UEFA dan FIFA hingga kini belum menjatuhkan sanksi terhadap Israel.


Pernyataan Resmi UEFA

Bendera UEFA dipajang di tribun saat penonton menunggu dimulainya pertandingan sepak bola Grup A UEFA Euro 2024 antara Skotlandia dan Swiss di Stadion Cologne di Cologne pada 19 Juni 2024. (Kirill KUDRYAVTSEV/AFP)

Presiden FAI, Paul Cooke, pada Senin (5/1/2026) menyampaikan pembaruan terkait responsresmi UEFA. Dalam email kepada majelis umum, Cooke menyatakan bahwa UEFA telah menerima permohonan tersebut pada 27 November dan memberikan tanggapan tertulis pada 16 Desember.

UEFA menegaskan keputusan Komite Eksekutif pada 19 Oktober bahwa tidak ada pertandingan kompetisi UEFA yang akan dimainkan di wilayah Israel hingga pemberitahuan lebih lanjut,dengan alasan keselamatan dan keamanan.

UEFA juga menyatakan bahwa situasi tersebut terus dipantau secara berkelanjutan. Terkait kemungkinan penangguhan atau pengucilan asosiasi anggota, UEFA merujuk pada Statuta UEFA, khususnya Pasal 9 dan Pasal 8 ayat 3, yang menjadi dasar hukum dan prosedural untuk keputusan tersebut dan dipertimbangkan berdasarkan kasus per kasus.

Sumber: FIFA 

Penulis: Roby Dian 

Berita Terkait