Manchester United Mundur dari Perburuan Elliot Anderson Gara-gara Banderol Teramat Mahal

Manchester United dikabarkan The Athletic mundur dari perburuan gelandang Nottingham Forest, Elliot Anderson, pada bursa transfer Januari 2026.

BolaCom | Rizki HidayatDiterbitkan 11 Januari 2026, 19:15 WIB
Gelandang Nottingham Forest asal Skotlandia Elliot Anderson (kiri) berebut bola dengan bek Arsenal asal Belanda Jurrien Timber selama pertandingan sepak bola Liga Primer Inggris antara Nottingham Forest dan Arsenal di The City Ground di Nottingham, Inggris bagian tengah, pada 26 Februari 2025.

Bola.com, Manchester - Manchester United dikabarkan The Athletic mundur dari perburuan gelandang Nottingham Forest, Elliot Anderson, pada bursa transfer Januari 2026. Tuntutan harga yang terlalu tinggi dari Forest menjadi penghalang utama Tim Setan Merah menggaet Anderson.

MU akan menghadapi Brighton and Hove Albion pada laga putaran ketiga Piala FA di Old Trafford, Minggu (11/1/2026) malam WIB. Manajer interim Manchester United, Darren Fletcher, tentu berharap bisa mencuri hati suporer dengan meraih kemenangan perdana sejak dipercaya menangani tim pada 5 Januari lalu.

Advertisement

Selepas pemecatan Ruben Amorim justru membuat situasi klub semakin tidak menentu. Hingga kini, belum jelas apakah MU akan aktif pada bursa transfer musim dingin 2026, tanpa kehadiran manajer permanen.

Meski begitu, Manchester United terus dikaitkan dengan sejumlah nama gelandang Premier League. Carlos Baleba dan Adam Wharton termasuk dalam radar, selain Elliot Anderson yang tampil menonjol bersama Nottingham Forest.

 


Teramat Mahal

Savinho (kanan) mendapatkan terjangan dari Elliot Anderson dalam laga antara Nottingham Forest Vs Manchester City, Sabtu (8/3/2025) malam. (AFP/Darren Staples)

Menurut laporan The Athletic, sekalipun MU memiliki arah kepelatihan yang jelas, peluang merekrut Anderson tetap tipis. Pasalnya, banderol yang dipasang Forest dinilai terlalu mahal dan berpotensi mengganggu kepatuhan klub terhadap aturan financial fair play.

Nottingham Forest disebut mematok harga 80 juta poundsterling (Rp1,8 triliun) bagi klub manapun yang ingin menggaet Elliot Anderson.

Saat ini. Forest berada di peringkat ke-17 klasemen sementara Premier League dan sudah berganti manajer tiga kali musim ini, dengan Sean Dyche menjadi pelatih terbaru. Meski klub berada dalam situasi sulit, Anderson justru tampil konsisten dan menjadi salah satu pemain terbaik Forest.

Keunggulan Anderson tak hanya terlihat saat menguasai bola, tetapi juga ketika bertahan. Gelandang berusia 23 tahun itu tercatat sebagai pemain dengan jarak progresif lewat umpan tertinggi di Premier League musim ini, mencapai 7.216 yard.

Dia juga menempati peringkat ketiga terbanyak dalam catatan tekel sukses, dengan total 38 tekel. Kemampuan atletik yang mumpuni serta paket keterampilan yang lengkap membuat Anderson menjadi incaran banyak klub papan atas.

 


Pertimbangan Taktik

Manchester United Ikut Minati Elliot Anderson (AFP)

Namun, aspek taktik turut menjadi pertimbangan Manchester United. Ruben Amorim dikenal sebagai salah satu pelatih yang mengandalkan formasi tiga bek di Premier League, berbeda dengan mayoritas klub yang menggunakan empat bek sejajar.

Manajer baru Manchester United nantinya diprediksi akan kembali ke sistem empat bek. Kondisi ini membuat manajemen harus mengkaji ulang target transfer yang sebelumnya disusun untuk skema tiga bek, agar tidak menumpuk pemain yang kurang sesuai dengan filosofi manajer berikutnya.

Peran gelandang di depan tiga bek jelas berbeda dibanding bermain di depan dua bek tengah. Oleh karena itu, MU harus ekstra hati-hati agar tidak salah langkah di bursa transfer.

Meski demikian, Anderson dinilai cukup fleksibel karena pernah bermain di depan formasi tiga bek maupun empat bek sepanjang kariernya. Hal serupa belum tentu dimiliki target lain seperti Adam Wharton, mengingat Crystal Palace saat ini lebih sering menggunakan skema tiga bek.

Sumber: Sportsmole


Simak Persaingan Musim Ini:

Berita Terkait