Persija Jadi Klub dengan Kartu Merah Terbanyak Kedua di BRI Super League, Ini Penjelasan Mauricio Souza

Persija Jakarta menjadi klub dengan kartu merah terbanyak kedua di BRI Super League 2025/2026.

BolaCom | Muhammad Adi YaksaDiterbitkan 11 Januari 2026, 21:45 WIB
Wasit Ko Hyung-jin memberikan kartu merah kepada pemain Persija Jakarta, Bruno Tubarao setelah melanggar pemain Persib Bandung dalam laga lanjutan BRI Super League 2025/2026 di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Bandung, Minggu (11/01/2026). (Bola.com/Abdul Aziz)

Bola.com, Bandung - Persija Jakarta menjadi klub dengan kartu merah terbanyak kedua di BRI Super League 2025/2026. Enam kali pemain tim berjulukan Macan Kemayoran itu diusir keluar wasit.

Terbaru, Bruno Tubarao mendapatkan kartu merah ketika Persija takluk 0-1 dari Persib dalam pekan ke-17 BRI Super League di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Bandung, pada Minggu (11/1/2026) sore WIB.

Advertisement

Tubarao dianggap dengan sengaja menginjak kaki gelandang Persib, Beckham Putra Nugraha. Tanpa ampun, wingback asal Brasil itu diusir keluar oleh wasit Ko Hyung-jin.

"Jadi tim kita tidak agresif ya. Kita coba lihat statistik dari kompetisi ini. Jadi kalian bisa lihat itu agresif atau tidak," ujar pelatih Persija, Mauricio Souza, dalam konferensi pers setelah pertandingan.


Hanya Kalah dari Persijap

Bek Persija Jakarta, Rizky Ridho (nomor 5), gagal membawa timnya meraih kemenangan saat bersua Persib Bandung pada laga pekan ke-17 BRI Super League musim ini di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Bandung, Minggu (11/1/2026) sore WIB. Dalam duel itu, Persija takluk 0-1 dari Persib. (Bola.com/Abdul Aziz)

Persija hanya kalah dari Persijap Jepara yang menerima tujuh kartu merah. Macan Kemayoran memiliki jumlah kartu merah yang sama dengan Persebaya Surabaya dan Arema FC.

"Tim kita di komeptisi ini, tim kita yang banyak kita dapat free kick. Tadi mulai pertandingan kita ada dipukul delapan kali, itu dapat free kick," ucap Souza.

"Dan tidak ada kartu kuning untuk yang pemain Persib. Saya bicara lagi, itu kartu merah itu tidak salah. Benar. Tapi harus kita jaga siapa yang mau main bola di lapangan," tutur Souza.

 


Ungkapan Mauricio Souza

Pemain Persib Bandung, Beckham Putra melakukan selebrasi setelah mencetak gol ke gawang Persija Jakarta dalam laga lanjutan BRI Super League 2025/2026 melawan Persija Jakarta di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Bandung, Minggu (11/01/2026). (Bola.com/Abdul Aziz)

Souza mengakui bahwa Tubarao melakukan tindakan yang salah. Arsitek asal Brasil itu juga tidak menyangkal terkadang para pemainnya kehilangan konsentrasi.

"Siapa tim yang punya bola... Jadi berhenti terus sama free kick... Jadi pasti itu kadang-kadang kita hilang itu fokus. Tadi attitude dari Tubarao, itu attitude tidak dewasa," terang Souza.

"Dan dia pantas itu dikartu merah. Tapi pemain dari Bandung tidak dikartu kuning juga. Kalian lihat apa... Free kick dia bikin kepada Tubarao dari belakang?" tuturnya.

 


Bukan Tim Kasar

Namun, Souza menyangkal bahwa Persija bermain dengan kasar. Mantan nakhoda Madura United itu menilai bahwa para pemainnya juga sering mendapatkan perlakuan kasar dari lawan.

"Saya tidak pikir tim saya itu dia pukul-pukul terus, kasar. Yakin itu satu tim kita itu tidak banyak kita bikin pelanggaran. Sebab banyak yang kita dapat itu, dipukul juga dari pemain lain, dilanggar," ungkapnya.

 

Berita Terkait