Benjamin Sesko Dinilai Lebih Unggul dari Hugo Ekitike dan Viktor Gyokeres, Setuju?

Benjamin Sesko disebut sebagai rekrutan striker terbaik Premier League musim ini.

Bola.com, Jakarta - Performa Benjamin Sesko mulai berbicara lantang. Sempat melalui awal yang tak sepenuhnya mulus di Old Trafford, penyerang berusia 22 tahun itu kini disebut-sebut sebagai pembelian striker terbaik klub-klub Premier League musim panas lalu.

Pandangan itu datang dari presenter talkSPORT, Angelina Kelly, yang terkesan dengan dampak instan Sesko dalam kemenangan tandang Manchester United atas Everton.

Masuk sebagai pemain pengganti di Hill Dickinson Stadium, Sesko hanya butuh 13 menit untuk memecah kebuntuan dan mengangkat Setan Merah kembali ke peringkat keempat.

Ia menyambar umpan tarik Bryan Mbeumo sebelum melepaskan tembakan keras ke sudut kanan bawah gawang dari dalam kotak penalti.

Gol tersebut menjadi yang kedelapan bagi striker Slovenia itu di semua kompetisi sejak direkrut dari RB Leipzig dengan nilai transfer yang bisa mencapai sekitar 74 juta paun. Tujuh gol di antaranya lahir di Premier League, dan tiga tercipta dalam empat laga terakhir, semuanya sebagai pemain pengganti.

Menariknya, Sesko belum sekalipun menjadi starter di liga di bawah arahan pelatih interim Michael Carrick. Terakhir kali ia tampil sejak menit awal adalah saat periode caretaker singkat, Darren Fletcher, melawan Burnley pada 7 Januari, laga yang berakhir 2-2 dan diwarnai dua gol darinya.

Yuk gabung channel whatsapp Bola.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Liga 1, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, hingga bulutangkis. Klik di sini (JOIN)

Lebih Baik dari Gyokeres dan Ekitike?

Kendati awal kariernya di Old Trafford berjalan perlahan, Kelly yakin Sesko sudah menunjukkan cukup bukti untuk dianggap sebagai striker tengah terbaik yang direkrut musim panas lalu.

Padahal, sejumlah nama lain juga tampil produktif. Penyerang Arsenal, Viktor Gyokeres, dan striker Liverpool, Hugo Ekitike, sama-sama telah mencetak 15 gol di semua ajang musim ini, dengan 10 di antaranya di Premier League.

Sementara itu, Joao Pedro sudah mengoleksi 11 gol liga sejak bergabung dengan Chelsea dari Brighton. Dominic Calvert-Lewin mengemas 10 gol liga bersama Leeds United, sedangkan Junior Kroupi (Bournemouth) telah mencetak delapan gol di musim debutnya di Inggris.

Striker Newcastle United, Nick Woltemade, juga sejajar dengan Sesko dengan tujuh gol.

Namun, bagi Kelly, kontribusi Sesko tak semata diukur dari jumlah gol.

"Kita melihat Benjamin Sesko yang sangat berbeda," ujarnya dalam program "Inside Devils".

"Dia bermain penuh percaya diri, tidak terlihat gugup, sentuhannya jauh lebih baik, dan tampak jauh lebih halus," katanya.

Layak Jadi Starter

Ia bahkan menilai Sesko sudah layak menjadi starter saat menghadapi Crystal Palace, Minggu (1-3-2026).

"Dia sudah pantas mendapat kesempatan itu. Kalau melihat para striker yang direkrut musim panas lalu di Premier League, menurut saya, dia yang terbaik. Memang ada argumen soal Hugo Ekitike, tapi performanya sedikit menurun belakangan ini," ulas Kelly.

Kelly juga menyinggung perdebatan di kalangan suporter Arsenal yang kerap membandingkan Gyokeres dan Sesko. Meski begitu, ia tak yakin status pemain cadangan akan merusak kepercayaan diri sang striker.

"Dia tetap diberi tanggung jawab besar. Anda masuk ke lapangan dan jadi sosok yang diharapkan memenangkan pertandingan. Itu tetap peran penting," ujarnya.

Ia menambahkan, menarik untuk melihat bagaimana nasib trio lini depan MU; Sesko, Mbeumo, dan Matheus Cunha, dalam jangka panjang.

Disejajarkan dengan Solskjaer

Koresponden sepak bola utama talkSPORT, Alex Crook, memprediksi Sesko akan menjadi starter akhir pekan ini di Theatre of Dreams. Ia bahkan membandingkan peran Sesko dengan legenda klub, Ole Gunnar Solskjaer, saat masih bermain di era Alex Ferguson.

"Ole menghabiskan sebagian besar kariernya di United sebagai supersub, terutama di musim treble di belakang Andy Cole dan Dwight Yorke, begitu juga Teddy Sheringham," kata Crook.

Menurutnya, bagian dari seni melatih adalah tahu kapan melakukan rotasi dan mengelola skuad. Ia menilai performa Amad Diallo dalam beberapa laga terakhir kurang meyakinkan, termasuk saat imbang 1-1 melawan West Ham dan ketika kesulitan menghadapi Everton sebelum ditarik keluar.

"Keputusan mudah bagi Michael Carrick adalah menggeser Matheus Cunha dan Bryan Mbeumo ke sayap, lalu menempatkan Benjamin Sesko sebagai penyerang tengah," katanya.

Melepas Tali Kekang

Pandangan itu diamini co-host, Flex. Ia mendesak Carrick untuk melepas tali kekang Sesko.

"Dia sedang membangun momentum. Suporter ada di belakangnya, ada antisipasi besar. Biarkan dia berkembang, jadikan starter!," tegas Flex.

Flex juga memuji karakter sang pemain.

"Dia sudah membuktikan bukan sosok egois, punya karakter bagus, kemampuan hebat, dan masih sangat muda."

Crook menutup diskusi dengan membagikan informasi internal yang diyakini akan membuat fans MU makin antusias.

"Dari yang saya dengar, dia datang paling awal saat latihan dan pulang paling akhir. Dia bertekad terus mengembangkan permainannya. Orang-orang dekat Michael Carrick percaya dia punya calon bintang besar. Saya tak ingin memberi tekanan berlebihan, tapi Carrick benar-benar yakin masa depan Sesko cerah. Ini hal yang menyenangkan," tutur Flex.

 

Sumber: Talksport

Video Populer

Foto Populer