Kepergian Xabi Alonso Dipercaya Bawa Satu Dampak Positif bagi Real Madrid

Satu hal positif disebut akan dirasakan Real Madrid setelah Xabi Alonso pergi.

BolaCom | Aning JatiDiterbitkan 17 Januari 2026, 21:30 WIB
Pelatih baru Real Madrid, Xabi Alonso duduk di pinggir lapangan saat laga Grup H Piala Dunia Antarklub 2025 melawan Al Hilal di Hard Rock stadium, Miami, Amerika Serikat, Kamis (19/06/2025) WIB. (AFP/Patricia De Melo Moreira)

Bola.com, Jakarta - Real Madrid jarang mengalami pekan penuh gejolak seperti saat ini. Kekalahan di final Piala Super Spanyol, Senin (12-1-2026) dini hari WIB, menjadi awal dari rangkaian keputusan besar, yang berpuncak pada pemecatan Xabi Alonso hanya 24 jam kemudian.

Manajemen klub kemudian menunjuk pelatih Castilla, Alvaro Arbeloa, sebagai pengganti sementara. Penunjukan tersebut bersifat interim, sembari hierarki klub menentukan sosok pelatih permanen berikutnya.

Advertisement

Laga pertama Arbeloa bersama tim utama terjadi di ajang Copa del Rey melawan Albacete dari La Liga 2, tetapi berakhir pahit dengan kekalahan 2-3.

Di tengah situasi yang tidak ideal itu, muncul satu kabar yang dinilai bisa menjadi sisi positif bagi Real Madrid.

Menurut laporan ESPN, sumber internal klub menyebut peluang Vinicius Junior untuk menandatangani perpanjangan kontrak kini jauh lebih terbuka setelah Madrid berpisah dengan Alonso.

Disebutkan bahwa selama Alonso memimpin, pembicaraan kontrak dengan Vinicius nyaris tidak berjalan sama sekali.

Situasi tersebut berubah drastis dalam beberapa hari terakhir, meski Los Blancos masih menghadapi pekerjaan besar untuk benar-benar mengamankan tanda tangan sang winger asal Brasil.


Masalah Gaji

Kylian Mbappe dari Real Madrid, kanan, merayakan gol keempat timnya bersama rekan setimnya, Vinicius Junior, dalam pertandingan pembuka Liga Champions antara Olympiacos dan Real Madrid, di Pelabuhan Piraeus, dekat Athena, Yunani, Rabu, 26 November 2025. (Foto AP/Petros Giannakouris)

Pergantian pelatih belum serta-merta menyelesaikan persoalan utama dalam negosiasi kontrak Vinicius. Isu finansial tetap menjadi batu sandungan terbesar antara kedua pihak.

Saat ini, Vinicius Jr. dikabarkan menerima gaji sekitar 17 juta euro bersih per tahun. Angka tersebut masih berada di bawah pemain dengan bayaran tertinggi di klub, Kylian Mbappe.

Penyerang asal Prancis itu disebut mengantongi gaji sekitar 20 juta euro per musim, ditambah paket bonus dalam jumlah besar.

Real Madrid disebut telah mengajukan tawaran peningkatan gaji bagi Vinicius hingga mendekati angka 20 juta euro per tahun, guna memperkecil selisih dengan Mbappe.


Masalah Bonus

Vinicius Junior dari Real Madrid merayakan setelah memberi assist kepada rekannya, Kylian Mbappe, untuk mencetak gol dalam laga La Liga antara Real Oviedo dan Real Madrid di Stadion Carlos Tartiere, Oviedo, Spanyol, Minggu, 24 Agustus 2025. (AP Photo/Miguel Oses)

Namun, Vinicius juga menginginkan bonus besar sebagai bagian dari kontrak barunya, serupa dengan skema yang diterima mantan bintang Paris Saint-Germain tersebut.

Perbedaan pandangan inilah yang beberapa kali membuat negosiasi menemui jalan buntu. Kondisi tersebut pula yang memicu spekulasi bahwa Vinicius berpotensi dijual pada bursa transfer musim panas mendatang apabila tidak tercapai kesepakatan baru.

Ketertarikan terhadap Vinicius datang dari berbagai arah. Klub-klub Liga Arab Saudi disebut memantau situasi sang pemain, sementara dari Eropa, Chelsea dan Manchester City juga dikaitkan dengan winger berusia 24 tahun itu.


Komitmen Vinicius

Momen tersebut terjadi saat menit ke-81 ketika Vinicius Jr ditarik keluar digantikan Arda Guler. Sang pemain kemudian berjalan meninggalkan lapangan dengan ejekan yang terdengar nyaring dari tribun stadion. (AFP/Fadel Senna)

Kendati masa depannya kerap diselimuti rumor, Vinicius Jr. berulang kali menegaskan kecintaannya pada kehidupan dan kariernya di Madrid. Ia disebut tidak memiliki keinginan untuk meninggalkan klub yang telah membesarkan namanya di level elite Eropa tersebut.

Kini, seiring kedua pihak bersiap membuka kembali pembicaraan dalam beberapa bulan ke depan, pertanyaan besarnya adalah apakah kesepakatan akhirnya bisa tercapai.

Untuk mewujudkan hal itu, satu di antara pihak, atau bahkan keduanya, kemungkinan harus melunakkan sikap terkait aspek finansial.

Jika itu terjadi, Real Madrid berpeluang mempertahankan satu di antara wajah paling ikonik mereka untuk jangka panjang, sekaligus menjadikan kepergian Xabi Alonso sebagai awal dari solusi, bukan sekadar masalah baru.

 

Sumber: SI

Berita Terkait