Ruben Amorim Vs Michael Carrick di Mata Lisandro Martinez: Begitu Berbeda

Bintang MU, Lisandro Martinez, membandingkan Michael Carrick dan Ruben Amorim.

BolaCom | Aning JatiDiterbitkan 20 Januari 2026, 17:15 WIB
Pemain Manchester United, Lisandro Martinez merayakan gol kemenangan timnya ke gawang Fulham pada laga lanjutan Liga Inggris 2024/2025 di Craven Cottage, London, Senin (27/01/2025) dini hari WIB. (AFP/Glyn Kirk)

Bola.com, Jakarta - Bek tengah Manchester United, Lisandro Martinez, menyoroti perbedaan mencolok antara pelatih sementara Michael Carrick dan Ruben Amorim.

Menurut Martinez, sosok Carrick menghadirkan ketenangan dan kepercayaan diri tambahan, sekaligus menunjukkan hal yang tak kalah penting: pengetahuan mendalamnya tentang klub.

Advertisement

Carrick memimpin MU meraih kemenangan 2-0 atas Manchester City pada Sabtu malam lalu dalam laga pertamanya sebagai pengganti Amorim.

Di Old Trafford, tim tuan rumah tampil dominan, menguasai lawan tanpa bola, sebuah penampilan yang kontras dengan performa lesu yang kerap terlihat selama era Amorim.

Martinez menjadi satu di antara pemain terbaik dalam laga itu dan tampak menikmati arahan sederhana, tetapi jelas dari Carrick.


Begitu Berbeda

Pelatih kepala Manchester United asal Portugal, Ruben Amorim, tiba untuk pertandingan Europa League antara Manchester United dan Bodoe/Glimt di stadion Old Trafford di Manchester, Inggris barat laut, Jumat dini hari WIB (29/11/2024). (Oli SCARFF/AFP)

Reputasi Carrick sebagai juara Premier League lima kali di Old Trafford jelas menambah bobot dibandingkan karier bermain Amorim yang relatif lebih sederhana di Benfica.

"Mentalitas berbeda, orang yang berbeda. Begitu berbeda," kata Martinez Ketika diminta membandingkan kedua pelatih tersebut.

“Ketika Anda punya pelatih seperti Michael Carrick, yang benar-benar paham, yang bisa berbagi energi klub dan maknanya, rasanya begitu berbeda."

"Dia tenang (di latihan). Dia tersenyum. Dia sangat percaya diri, dan itu sangat membantu," lanjutnya.

Perlu dicatat, Martinez dilaporkan sempat mengalami perselisihan intens dengan Amorim di lapangan latihan tak lama sebelum sang pelatih meninggalkan klub. Jadi, sosok yang lebih tenang seperti Carrick mungkin memberi pengaruh positif yang lebih besar daripada pelatih lain.


Energi Baru

Legenda lini tengah Old Trafford itu akan memimpin The Red Devils hingga akhir musim ini. Tampak dalam foto, Michael Carrick saat masih menjadi pelatih sementara Manchester United memberi isyarat di pinggir lapangan selama pertandingan sepak bola Liga Premier Inggris melawan Arsenal di Old Trafford, Manchester, Inggris barat laut, pada 2 Desember 2021. (Oli SCARFF/AFP)

Carrick tidak hanya diam di Carrington. Selain mengapresiasi atmosfer Old Trafford, mantan gelandang itu memberi pesan jelas kepada Martínez.

"Pertama-tama, mainkan bola, jangan takut terhadap bola, tenang dalam menguasai bola, main dengan percaya diri."

MU beberapa kali memancing pressing ketat Man City dengan serangkaian umpan pendek di lini tengah sebelum membuka serangan ke sisi sayap. Jika pemain lebar yang tersedia bukan Diogo Dalot yang terbatas perannya, kemungkinan skor bisa lebih besar lagi.

Setan Merah sukses membatasi Man City, yang tampil mengecewakan, hanya mampu melepaskan satu tembakan tepat sasaran.

"Kami harus bertahan mati-matian, dan ketika menyerang, kami harus percaya diri, dan saya rasa kami berhasil melakukannya," kata Martínez dengan bangga.

"Tiga gol, dengan offside minimal, saya rasa kami pantas menang. Tapi, apa yang Carrick lakukan bersama stafnya sungguh luar biasa, terutama dalam waktu singkat. Itu yang membuat saya terkesan," tutur pemain asal Argentina itu.


Pengaruh Carrick

Michael Carrick saat menjadi pelatih Middlesbrough merayakan kemenangan di akhir pertandingan perempat final Piala Liga Inggris melawan Port Vale di Vale Park, Stoke-on-Trent, Inggris tengah, pada 19 Desember 2023. Manchester United (MU) resmi mengumumkan Michael Carrick sebagai pelatih kepala mengisi posisi Ruben Amorim yang dipecat pada 5 Januari 2026. (Oli SCARFF/AFP)

Menurut The Daily Mail, pengaruh Carrick di lapangan latihan terasa segera. Energi berbeda langsung ditanamkan, sesi latihan dipersingkat, tetapi intensitas ditingkatkan.

Beberapa penyesuaian kecil juga dilakukan untuk memastikan pemain fokus, misalnya memulai latihan sedikit lebih lambat agar mereka tidak terlalu banyak menunggu atau bersantai.

Kini, tantangan bagi MU adalah apakah performa impresif ini bisa dipertahankan di laga tanpa beban emosional derbi Manchester.

Ujian nyata berikutnya menanti pada Minggu depan saat mereka bertandang ke Arsenal, pemuncak klasemen, untuk mengukur konsistensi dan tekad tim.

 

Sumber: SI

Berita Terkait