Bola.com, Jakarta - Manchester United dikabarkan turun tangan untuk mencegah situasi canggung yang berpotensi terjadi antara Michael Carrick dan Roy Keane, menyusul polemik komentar Keane terhadap istri Carrick yang sempat memanas beberapa hari sebelumnya.
Sky Sports sebelumnya mengajukan permintaan agar pelatih anyar MU, Michael Carrick, menjalani wawancara pra-pertandingan langsung dengan studio jelang Derbi Manchester.
Jika permintaan itu dikabulkan, Carrick akan diwawancarai langsung oleh Roy Keane, hanya beberapa hari setelah legenda asal Irlandia tersebut melontarkan komentar tajam yang menyinggung istri Carrick.
Namun, menurut laporan Daily Mail, pihak MU memilih mengambil langkah pencegahan.
Sky Sports tetap mendapatkan sesi wawancara, tetapi bukan dengan studio. Atas intervensi klub, wawancara tersebut akhirnya dilakukan oleh Gary Neville di lorong stadion, bukan melibatkan Keane secara langsung.
Awal Kontroversi
Kontroversi bermula awal pekan lalu ketika Keane, dalam acara "The Overlap", menyebut istri Carrick sebagai "orang yang besar mulutnya".
Pernyataan itu diduga dipicu oleh unggahan media sosial sang istri bertahun-tahun lalu, yang sebenarnya sudah lama dihapus.
Insiden tersebut berakar pada 2014, usai MU kalah dari Olympiakos di Liga Champions. Saat itu, Keane mengkritik wawancara Carrick yang dinilainya datar.
Tak lama berselang, istri Carrick membalas kritik tersebut di media sosial dengan menulis:
"Roy Keane orang yang *** akan mengatakan apa saja untuk memancing reaksi."
Kendati unggahan itu cepat dihapus, Keane rupanya masih mengingatnya. Pekan lalu, setelah Carrick ditunjuk sebagai pelatih, Keane kembali menyinggung hal tersebut dengan nada sarkastik.
"Istrinya selalu bisa ikut turun tangan (kalau Carrick tidak tampil baik) karena dia kadang punya mulut yang besar. Mungkin dia yang memimpin sesi briefing tim," ujar Keane.
Awal Sempurna
Terlepas dari polemik tersebut, Carrick menikmati awal yang sempurna dalam masa jabatannya di Old Trafford.
Ia sukses mengarsiteki kemenangan 2-0 atas Man City, hasil yang bahkan bisa lebih telak jika melihat jalannya pertandingan.
Mantan gelandang Setan Merah itu ditunjuk hingga akhir musim, tetapi pembicaraan soal kemungkinan pengangkatan permanen sudah mulai mencuat, terutama jika ia mampu memberi arah jelas bagi tim dan mengantar mereka lolos ke Liga Champions.
Sementara itu, Keane tetap konsisten melontarkan kritik terhadap kebijakan mantan klubnya yang kembali menunjuk mantan pemain sebagai pelatih.
Komposisi Staf Pelatih
Keane juga menyoroti komposisi staf kepelatihan Carrick. MU sebelumnya menempuh jalur serupa saat menunjuk Ole Gunnar Solskjaer, yang akhirnya dipecat setelah hampir tiga tahun menjabat.
Satu di antara figur yang menuai kritik Keane adalah Jonny Evans, yang bergabung ke staf pelatih, meski dinilai minim pengalaman.
"Jonny Evans meninggalkan Man United empat, lima, enam minggu lalu, bukan? Dia pergi musim panas sebagai pemain dan diberi pekerjaan sebagai manajer pemain pinjaman. Baru satu atau dua bulan, bukan 10 tahun," kata Keane.
"Masalah saya dengan Jonny adalah dia tidak punya pengalaman melatih. Bukan seperti dia sudah bekerja bertahun-tahun di akademi," lanjutnya.
Sumber: Mirror