Bola.com, Jakarta - Momen menarik terjadi pada acara launching Monster Energy Yamaha MotoGP di Jakarta hari Rabu (22/01/2026). Adalah saat seorang jurnalis bertanya apakah Alex Rins dan Fabio Quartararo saling mendukung satu sama lain.
Fabio Quartararo sembari tersenyum memberikan jawaban nyeleneh: "Kami saling ciuman." Jawaban juara dunia MotoGP 2021 itu sontak membuat semua hadirin tertawa termasuk Bola.com.
Kemudian pembawa acara, Lucy Wiryono melempar pertanyaan ini untuk dijawab oleh Alex Rins. "Kami coba membahas balapan, saling berkomentar tentang apa yang kami rasakan dan apa yang bisa ditingkatkan," ujar pembalap asal Spanyol itu.
"Biasanya kami menyamaikan hal dan komentar serupa. Ini baik untuk tim karena mereka jadi punya hal spesifik untuk bekerja," tambahnya.
Lucy kemudian mengajak Fabio Quartararo memberikan jawaban yang serius seperti Alex Rins. "Seperti yang Alex bilang, hal yang positif adalah komentar kami samasehingga memberikan masukan sama untuk engineer tentang area yang harus difokuskan," ungkap pembalap asal Prancis itu.
Momen Bersejarah
Motor Yamaha YZR-M1 pada MotoGP 2026 adalah momen bersejarah untuk tim pabrikan asal Jepang itu. Karena untuk kali pertama, mereka memakai mesin empat silinder atau V4.
Team Director Monster Energy Yamaha MotoGP Massimo Meregalli mengungkapkan betapa antusias dirinya dan tim menatap musim anyar dengan mesin V4.
"Saya pikir kita benar-benar berada di tahun baru. Kita semua benar-benar bersemangat karena seperti yang bisa Anda bayangkan, proyek baru ini adalah perubahan yang sangat besar dibandingkan dengan masa lalu," kata Meregalli.
"Untuk mengembangkan motor ini akan sangat penting dan juga sangat penting untuk tahun 2027. Jadi, menurut saya, saya benar-benar ingin memiliki satu-satunya strategi yaitu untuk mencoba untuk mempercepat proses pengembangan motor ini," tambahnya.
Jawaban Fabio Quartararo
Fabio Quartararo turut ditanya mengenai perbedaan mesin V4 dengan Inline 4. Secara jujur ia mengatakan belum mengetahui perbedaan mencolok antara dua mesin ini.
Penyebabnya karena pembalap asal Prancis itu belum pernah menggeber maksimal motor YZR-M1 yang memakai mesin V4.
"Saat ini, menurut saya pengalaman saya dengan V4 masih sangat minim. Terutama karena saat tes, kami tidak pernah benar-benar fokus untuk mencapai kecepatan maksimal. Kami selalu mengubah pengaturan, menguji hal-hal baru," Fabio Quartararo menuturkan.
"Jadi, saya tidak bisa mengatakan dengan pasti apa perbedaan antara V4 dan Inline 4. Sekarang kami akan memiliki lima hari tes di Malaysia, di mana pada satu titik kami perlu fokus pada performa maksimal mesin V4," lanjutnya.