Keluarga David Beckham Lagi Drama, Eks Rekan Setim di Real Madrid Ungkap Kisah Lama: Istri Saya Sampai Terganggu

Cerita lama ini kembali mencuat di tengah konflik yang sedang terjadi antara keluarga David Beckham dan putra mereka, Brooklyn Beckham.

BolaCom | Benediktus Gerendo PradigdoDiterbitkan 23 Januari 2026, 15:15 WIB
Keluarga David Beckham dan Victoria bersama anak-anaknya, termasuk Brooklyn Beckham dan Nicola Peltz. (dok. HENRY NICHOLLS / AFP)

Bola.com, Jakarta - Seorang mantan rekan setim David Beckham mengenang bagaimana istrinya merasa kesal dengan tingkah laku mantan kapten timnas Inggris tersebut saat sang istri, Victoria Beckham, sedang tidak berada di Madrid

Cerita lama ini kembali mencuat di tengah konflik yang sedang terjadi antara keluarga Beckham dan putra mereka, Brooklyn Beckham.

Advertisement

Brooklyn, yang kini berusia 26 tahun, membuat pernyataan mengejutkan pada Senin (19/1/2026) malam waktu setempat, menuduh orang tuanya berusaha merusak hubungannya dengan sang istri, Nicola Peltz-Beckham.

Brooklyn bahkan menuding ibunya bersikap tidak pantas dengan menari secara tidak wajar dengannya di pesta pernikahan.

Pernyataan tersebut muncul setelah berbulan-bulan spekulasi mengenai keretakan hubungan keluarga Beckham, terutama setelah diketahui Brooklyn telah memblokir kedua orang tuanya dari media sosial.

David Beckham telah menanggapi situasi tersebut dengan mengatakan: “Anda harus membiarkan anak-anakmu membuat kesalahan.”

Meski begitu, Beckham diyakini merasa kecewa karena konflik keluarga ini harus tersaji di hadapan publik.

 
 

Beckham dan Kehidupan di Real Madrid

Selebrasi gelandang Real Madrid, David Beckham setelah mencetak gol ke gawang Real Sociedad pada laga Liga Spanyol 2006/2007 di Santiago Bernabeu Stadium, Madrid (17/9/2006). Sepeninggal Steve McManaman, Real Madrid mendatangkan David Beckham yang akhirnya membela Los Blancos selama 4 musim mulai 2003/2004 hingga 2006/2007. Satu gelar Liga Spanyol sukses diraihnya di musim terakhirnya pada 2006/2007. (AFP/Philippe Desmazes)

Karier sepak bola David Beckham yang gemilang, ditambah popularitas sang istri di industri musik, membuat pasangan ini nyaris tak pernah lepas dari sorotan media.

Namun, perhatian publik terhadap Beckham meningkat drastis ketika ia bergabung dengan Real Madrid pada 2003.

Didatangkan Florentino Perez sebagai bagian dari era Galacticos, Beckham berada dalam situasi unik karena hanya segelintir pemain di skuad Real Madrid saat itu yang bisa berbahasa Inggris.

Dengan Victoria yang kerap berada di Los Angeles dan Inggris, Beckham pun banyak bergantung pada rekan setimnya, Michel Salgado.

Salgado, yang termasuk sedikit pemain Real Madrid yang fasih berbahasa Inggris, mengungkapkan pada acara League of Legends bahwa dirinya sering “menjaga” Beckham ketika Victoria tidak berada di Madrid. Namun, kondisi tersebut ternyata membuat istrinya kurang senang.

“Saya yang menjaga David Beckham. Saya sering melakukannya, karena aku satu-satunya yang bisa berbicara bahasa Inggris," ujar Salgado.

“Bersama Beckham itu menyenangkan. Dia sendirian di Madrid karena istrinya sering bepergian, tinggal di LA dan Inggris. Jadi dia meneleponku setiap hari sambil berkata, ‘Ayo kita keluar’,” lanjur mantan pemain Real Madrid itu.

Namun, kebiasaan tersebut membuat istri Salgado kesal. “Dan istriku benar-benar kesal dengan situasi itu, tapi tetap saja itu masa yang menyenangkan.”


Salgado juga Mengasuh Pemain Inggris Lain

Gelandang Real Madrid, Steve McManaman (kanan) melepaskan umpan yang berusaha dihalangi bek Bayern Munchen, Markus Babbel pada laga semifinal Liga Champions 1999/2000 di Santiago bernabeu Stadium, Madrid (3/5/2000). Empat musim membela Real Madrid mulai 1999/2000 hingga 2002/2003, Steve McManaman mampu mempersembahkan dua gelar Liga Spanyol bagi Los Blancos. Gelar pertama diraihnya pada musim keduanya 2000/2001 dan gelar kedua diraihnya pada musim terakhirnya 2002/2003. (AFP/Christophe Simon)

David Beckham bukan satu-satunya pemain Inggris yang berada di bawah pengawasan Michel Salgado. Steve McManaman, yang pindah dari Liverpool ke Real Madrid pada 1999, juga mengalami hal serupa.

Salgado mengaku awalnya tidak terlalu antusias harus menemani McManaman. “Saya ingat hari pertama di pramusim Real Madrid. Saat itu kami berbagi kamar dan mereka berkata, ‘Kamu sekamar dengan pemain Inggris, Steven McManaman’.”

Ia melanjutkan dengan nada bercanda: “Saya langsung berpikir, ‘Ya Tuhan, kenapa?’ Mereka menjawab, ‘Karena kamu satu-satunya yang bisa bahasa Inggris’.”

Namun, seiring waktu, hubungan mereka justru berjalan baik. Kisah ini menunjukkan sisi lain kehidupan David Beckham di balik gemerlap kariernya, penuh cerita unik, persahabatan, dan dinamika personal yang kembali menjadi sorotan publik.

Sumber: Give Me Sport

Berita Terkait