Starboy Juventus, Kenan Yildiz, Jadi Pemain U-22 Terbaik di Eropa Versi CIES

Kenan Yildiz menduduki peringkat tertinggi dalam 'klasemen' pemain U-22 versi CIES Football Observatory.

BolaCom | Aning JatiDiterbitkan 23 Januari 2026, 20:15 WIB
Pemain Juventus, Kenan Yildiz, merayakan golnya ke gawang Genoa di Stadion Juventus, Minggu dini hari WIB (30-3-2025). (Bola.com/juventus.com)

Bola.com, Jakarta - Juventus mungkin masih mengandalkan sejarah dan tradisi, tetapi pekan ini klub asal Turin itu seolah mendapat kilasan masa depan.

Winger muda, Kenan Yildiz, dinobatkan sebagai pemain U-22 paling menonjol dibanding rekan-rekannya di Juventus, bahkan di seluruh lima liga top Eropa, berdasarkan data terbaru dari CIES Football Observatory.

Advertisement

Yildiz memuncaki peringkat T5 dengan indeks performa 1,23, menunjukkan kontribusinya secara signifikan lebih besar dibanding pemain lain di tim hitam-putih.

Dalam CIES Weekly Post ke-530, observatorium ini menilai pemain lapangan U-22 yang performanya paling melebihi rata-rata timnya di 65 liga di seluruh dunia.

Peringkat ini dibuat menggunakan data Impect, yang mengukur delapan aspek performa pertandingan, lalu membandingkan setiap pemain dengan rekan setimnya.


Nama-Nama Lain

Selebrasi Lamine Yamal di laga Villarreal vs Barcelona di pekan ke-17 Liga Spanyol 2025/2026 di Estadio de la Ceramica, Minggu (21/12/2025). (AP Photo/Alberto Saiz)

Kendati Yildiz memimpin daftar gabungan lima liga top, ada sejumlah nama menarik di tiap liga.

Di Premier League, peringkat teratas ditempati Yankuba Minteh dari Brighton, menegaskan bagaimana klub-klub di luar enam besar Inggris memberi jalan lebih jelas bagi talenta muda untuk bersinar.

Dengan sedikit pemain U-22 reguler di klub-klub besar Inggris, pengaruh Minteh di Brighton makin terlihat.

Di La Liga, peringkat tertinggi dipegang Lamine Yamal. Winger Barcelona yang baru berusia 18 tahun itu sudah dinilai sebagai pemain paling berdampak di timnya, meski bersaing di satu di antara skuad terkuat dunia, menegaskan statusnya sebagai talenta generasi baru.

Di Prancis, Malick Fofana dari Olympique Lyonnais menjadi pemain U-22 paling menonjol, sementara di Jerman, Luka Vuskovic, bek tengah Hamburg yang dipinjam dari Tottenham Hotspur, menjadi sorotan, meski akan kembali ke klub induknya akhir musim ini.


Pemicu Kepindahan Pemain

Kenan Yildiz dari Juventus bereaksi setelah mencetak gol dalam pertandingan Grup G Piala Dunia Antarklub antara Juventus dan Wydad Casablanca di Philadelphia, Minggu, 22 Juni 2025. (AP Photo/Chris Szagola)

Secara keseluruhan, tiga rasio performa tertinggi dimiliki oleh Joris Manquant (Swiss/Prancis), Kenan Yildiz, dan Wout Asselman (Belgia).

CIES juga mencatat bahwa profil seperti ini kerap memicu kepindahan pemain ke klub-klub yang lebih prestisius, menegaskan tren bahwa generasi muda Eropa kini mulai memberi dampak signifikan dan sering membawa klub mereka ikut bersinar.

Singkatnya, angka-angka ini menegaskan satu hal: gelombang baru pemain muda Eropa sudah mulai terasa, dan mereka kerap menjadi penggerak klubnya.

 

Sumber: Inside World Football

Berita Terkait