Bola.com, Jakarta - Dunia sepak bola Eropa kembali diselimuti kabar duka. Tujuh pendukung PAOK Thessaloniki meninggal dunia dalam kecelakaan tragis saat melakukan perjalanan untuk mendukung tim kesayangannya di ajang Liga Europa.
Peristiwa memilukan itu terjadi ketika rombongan suporter PAOK melintasi wilayah Rumania dalam perjalanan menuju Prancis. Mereka dijadwalkan menyaksikan laga PAOK kontra Lyon yang akan digelar pada Kamis malam waktu setempat.
Namun, perjalanan penuh semangat itu berakhir petaka. Minibus yang mereka tumpangi bertabrakan dengan sebuah truk, menyebabkan tujuh orang kehilangan nyawa dan tiga lainnya dilaporkan harus menjalani perawatan intensif di rumah sakit setempat.
Tragedi ini langsung mengguncang komunitas PAOK dan dunia sepak bola Yunani. Ungkapan belasungkawa mengalir dari klub, pemerintah Yunani, hingga klub lawan yang akan dihadapi PAOK di Liga Europa.
Pernyataan Emosional dari PAOK
PAOK merilis pernyataan resmi yang sarat emosi dan duka mendalam. Klub menyebut hari tersebut sebagai salah satu momen tergelap dalam sejarah keluarga besar PAOK.
“Waktu berhenti. Membeku. Kata-kata mengering. Rasa sakit menembus tubuh dan pikiran. Air mata mengalir tanpa henti. Duka melumpuhkan, menjatuhkan Anda ke lutut, menghancurkan segalanya,” bunyi pernyataan tersebut.
“Hari hitam lainnya. Tragedi yang tak terucapkan bagi keluarga PAOK. Selamat jalan anak-anak kami, yang cintanya pada empat huruf itu membawa kalian pergi jauh,” lanjut pernyataan itu.
PAOK juga menegaskan bahwa ikatan emosional para suporter dengan klub tidak akan pernah terputus. “Cinta kepada PAOK membawa mereka ke sana, meninggalkan mereka di sana, namun jiwa mereka akan selamanya beristirahat di bawah sayap Elang Berkepala Dua.”
Dukungan untuk Keluarga Korban dan Korban Luka
Dalam pernyataan yang sama, PAOK menyampaikan belasungkawa terdalam kepada keluarga korban dan memastikan mereka tidak akan dibiarkan menghadapi duka ini sendirian.
“Belasungkawa terdalam kami untuk keluarga anak-anak ini. Dalam rasa sakit yang tak tertahankan ini, mereka tidak akan sendiri. Keluarga besar PAOK akan selalu berada di sisi mereka untuk meringankan duka ini semampu kami.”
Perhatian juga diberikan kepada para korban yang selamat. “Pikiran kami bersama mereka yang terluka dan sedang berjuang dalam pertempuran mereka sendiri. Kami akan melakukan segalanya agar mereka mendapatkan perawatan medis terbaik dan bisa segera kembali ke rumah. Kami akan selalu berada di sisi mereka. Satu harapan saja, jangan pernah terjadi lagi.”
Pemerintah Yunani Turut Berduka
Perdana Menteri Yunani, Kyriakos Mitsotakis, turut menyampaikan duka mendalam atas tragedi yang menimpa para suporter PAOK tersebut.
“Saya sangat terguncang menerima kabar tentang kecelakaan tragis di Rumania yang merenggut nyawa tujuh rekan muda sebangsa kita,” ujar Mitsotakis, seperti dikutip Associated Press.
Ia menegaskan pemerintah Yunani bergerak cepat memberikan bantuan. “Pemerintah Yunani dan kedutaan besar kami berada dalam koordinasi erat dengan otoritas setempat, memberikan segala bentuk dukungan yang memungkinkan.”
“Di saat-saat sulit ini, bersama seluruh rakyat Yunani, saya menyampaikan belasungkawa paling tulus kepada keluarga korban dan komunitas PAOK. Kami semua berharap para korban luka dapat segera pulih,” tambahnya.
Lyon Siapkan Penghormatan di Stadion
Klub lawan PAOK, Olympique Lyonnais, juga menyampaikan simpati mendalam. Lyon menegaskan akan memberikan penghormatan khusus saat kedua tim bertemu di Groupama Stadium.
“Olympique Lyonnais menyampaikan belasungkawa tulus kepada PAOK atas kehilangan tragis sejumlah suporternya dalam kecelakaan lalu lintas pada Selasa ini,” tulis Lyon dalam pernyataan resmi.
“Pikiran kami juga bersama para korban luka yang saat ini sedang berjuang untuk hidup mereka. Penghormatan akan diberikan saat laga OL melawan PAOK pada 29 Januari di Groupama Stadium.”
Di tengah suasana duka, laga ini tetap memiliki arti penting secara kompetisi. Lyon saat ini memuncaki klasemen Liga Europa dan sudah memastikan tempat di babak 16 besar. PAOK berada di peringkat ke-12 dan masih berpeluang menembus delapan besar jika mampu meraih kemenangan. Namun, malam itu, sepak bola berdiri dalam keheningan, memberi ruang bagi duka dan kemanusiaan.