Hanya Satu Pembalap F1 yang Diizinkan Menjenguk Michael Schumacher

Hanya satu pembalap F1 yang diizinkan menjenguk Michael Schumacher, siapa?

BolaCom | Aning JatiDiterbitkan 28 Januari 2026, 13:30 WIB
Pembalap legendaris Formula 1, Michael Schumacher. (AFP/Toru Yamanaka)

Bola.com, Jakarta - Lebih dari satu dekade sejak kecelakaan ski yang nyaris merenggut nyawanya, Michael Schumacher tetap hidup dalam keheningan yang dijaga ketat.

Dari sekian banyak tokoh Formula One yang pernah dekat dengannya, laporan menyebut hanya satu pembalap F1 yang diizinkan secara bebas menjenguk sang legenda sejak insiden tragis pada 2013.

Advertisement

Schumacher, yang kini berusia 57 tahun, menghilang sepenuhnya dari ruang publik sejak kecelakaan tersebut membuatnya koma selama enam bulan.

Keputusan untuk menutup rapat kehidupan pribadi sang juara dunia tujuh kali diambil oleh istrinya, Corinna Schumacher, yang secara tegas menolak kondisi kesehatan dan proses perawatan suaminya menjadi konsumsi media.

Saat itu, Schumacher mengalami cedera otak traumatis setelah kepalanya menghantam batu ketika bermain ski. Ia harus menjalani dua operasi otak darurat demi menyelamatkan hidupnya.


Aturan Ketat

Michael Schumacher (JOSE JORDAN / AFP)

Sejak itu, Schumacher menempuh perjalanan pemulihan yang panjang dan penuh tantangan, dengan perubahan permanen yang tak hanya memengaruhi dirinya, tetapi juga seluruh keluarganya.

Perawatan intensif secara terus-menerus menjadi bagian dari keseharian mantan pembalap Ferrari tersebut.

Situasi inilah yang membuat Corinna sangat selektif dalam menentukan siapa saja yang boleh berada di lingkaran terdekat Michael.

Aturan yang diterapkan disebut sangat ketat. Bahkan, Corinna pernah memutus akses beberapa orang dari inner circle karena dianggap terlalu terbuka membicarakan kondisi Schumacher kepada publik.

Pada 2024, sempat beredar laporan bahwa Schumacher melakukan penampilan publik pertamanya sejak kecelakaan, yakni saat menghadiri pernikahan putrinya di Spanyol. Corinna dikabarkan mengizinkan sejumlah kecil orang untuk melihat Michael.

Namun, seluruh rangkaian acara tersebut berlangsung dengan protokol privasi yang ekstrem: tidak ada fotografi dalam bentuk apa pun, dan ponsel para tamu dilaporkan disita selama upacara di resor keluarga Schumacher di Port d'Andratx.


Lingkaran Dalam Schumacher

Seorang penggemar melakukan selfie dengan pembalap kawakan asal Tim Williams, Felipe Massa menjelang sesi latihan bebas pertama di Grand Prix Australia, Melbourne, Jumat (24/3). (AFP Photo/WILLIAM WEST)

Satu di antara sosok yang konsisten berada dalam "inner circle" Schumacher adalah Felipe Massa, mantan rekan setimnya di Ferrari. Massa disebut memiliki kebebasan untuk mengunjungi dan berbincang dengan Michael kapan pun ia mau.

Meski begitu, Massa hampir tidak pernah berbicara kepada media mengenai keluarga Schumacher, sebagai bentuk penghormatan terhadap keinginan Corinna.

Selain Massa, lingkaran eksklusif itu juga mencakup Luca Badoer, mantan pembalap tes Ferrari yang bekerja bersama Schumacher dan tetap menjalin persahabatan erat lama setelahnya.

Nama lain yang memiliki akses penuh adalah Jean Todt, mantan bos Ferrari, yang pada 2023 berbicara kepada L'Equipe mengenai kondisi Schumacher.

"Michael ada di sini, jadi saya tidak merindukannya," ujar Todt.

"Dia bukan lagi Michael yang dulu. Dia berbeda, dan dirawat dengan luar biasa oleh istrinya dan anak-anaknya. Hidupnya sekarang berbeda, dan saya memiliki keistimewaan untuk berbagi momen bersamanya."

"Takdir menghantamnya 10 tahun lalu. Dia bukan lagi Michael yang kami kenal di Formula One," tambahnya.


Keluarga Bicara tentang Michael

Mantan pembalap Jerman, Ralf Schumacher, terlihat menjelang Grand Prix Formula Satu Monako di Circuit de Monaco, 25 Mei 2025. (Gabriel BOUYS/AFP)

Pernyataan Todt tersebut diamini oleh adik Schumacher, Ralf Schumacher, yang menyebut kakaknya memang tidak lagi sama sejak 2013.

Putra Michael, Mick Schumacher, juga menyinggung kondisi sang ayah dalam sebuah dokumenter tentang kehidupan Michael.

"Saya pikir Ayah dan saya sekarang akan saling memahami," kata Mick.

"Dengan cara yang berbeda," imbuhnya.

Pada 2024, sempat muncul klaim dari Elisabetta Gregoraci yang menyebut Schumacher kini "berkomunikasi dengan matanya".

Sementara itu, dalam update kesehatan yang lebih terbaru, meski jumlahnya sangat terbatas, disebutkan bahwa Schumacher sudah tidak lagi sepenuhnya terbaring di tempat tidur dan masih mampu memahami sebagian hal yang disampaikan kepadanya.

 

Sumber: Give Me Sport

Berita Terkait