Bola.com, Jakarta - Persijap Jepara kembali menambah kekuatannya untuk mengarungi putaran kedua BRI Super League 2025/2026. Kali ini, amunisi anyar yang didatangkan Laskar Kalinyamat ialah kiper Timnas Indonesia U-23, Muhammad Ardiansyah.
Kehadiran Muhammad Ardiansyah sekaligus melengkapi perburuan amunisi baru Persijap Jepara di sektor pertahanan. Dia juga bakal menambah persaingan ketat yang bakal tersaji di bawah gawang Laskar Kalinyamat.
“Dari panggung Timnas U-23, kini menjaga kehormatan Jepara. Selamat datang, Ardiansyah. Babak baru benteng terakhir Laskar Kalinyamat,” bunyi keterangan unggahan Persijap Jepara melalui akun media sosialnya.
Sebagai informasi, Ardiansyah direkrut Persijap dari PSM Makassar dengan status pinjaman hingga akhir musim 2025/2026. Maklum, bersama Juku Eja musim ini, kiper berusia 22 tahun itu jarang mendapatkan kesempatan bermain.
Kesulitan Bersaing
Bersama PSM Makassar, Muhammad Ardiansyah memang kesulitan mendapatkan jam terbang. Pasalnya, kiper andalan Gerald Vanenburg di Piala AFF U-23 2025 itu harus menghadapi persaingan ketat dengan para seniornya.
Setidaknya ada dua nama yang menjadi pilihan utama Juku Eja musim ini, yaitu Hilmansyah dan Reza Arya Pratama. Hilmansyah, misalnya, sudah bermain sebanyak 15 kali, sedangkan Reza tercatat turun sebanyak tiga kali.
Persaingan inilah yang membuat Ardiansyah harus tersingkir dari persaingan. Alhasil, dia sama sekali belum bermain di BRI Super League 2025/2026. Sedangkan musim lalu, dia juga hanya bermain sebanyak empat kali.
Kekuatan Lini Pertahanan
Sesuai keterangan manajemen Persijap Jepara, Muhammad Ardiansyah menjadi amunisi terakhir yang direkrut untuk menambah kekuatan lini belakang pada putaran kedua BRI Super League 2025/2026.
Sebelumnya, skuad asuhan Divaldo Alves ini sudah merekrut beberapa nama di sektor belakang pada bursa transfer paruh musim, mulai dari dua pemain lokal, Akbar Arjunsyah (bek tengah) hingga Buyung Ismu (bek kiri).
Selain itu, ada pula bek asing asal Spanyol, José Luis Espinosa Arroyo, yang sebelumnya bermain di Liga Super India bersama Mumbai City, serta Aly Ndom yang berposisi sebagai gelandang bertahan dan bisa bermain sebagai bek.
Meskipun demikian, Ardiansyah juga harus tetap bersaing untuk mendapatkan kesempatan bermain di Persijap. Sebab, Laskar Kalinyamat sebelumnya sudah memiliki dua penjaga gawang yang dipasang bergantian.
Selain Sendri Johansyah, Persijap juga memiliki kiper asal Brasil, Rodrigo Moura. Namun, dari kiprah dua kiper ini, gawang Laskar Kalinyamat telah kemasukan 33 gol, sekaligus menjadi yang tertinggi ketiga di BRI Super League.