Ketajaman Ramadhan Sananta Masih Tersendat di Liga Malaysia, Posisinya Semakin Terancam Kehadiran Striker Nigeria

Penyerang Timnas Indonesia, Ramadhan Sananta, masih dinantikan ketajamannya bersama klub Liga Super Malaysia, DPMM FC.

BolaCom | Radifa ArsaDiterbitkan 29 Januari 2026, 20:00 WIB
Aksi Ramadhan Sananta bersama DPMM di Malaysia Super League 2025/2026. (Dok. DPMM)

Bola.com, Jakarta - Penyerang Timnas Indonesia, Ramadhan Sananta, masih dinantikan ketajamannya bersama klub Liga Super Malaysia, DPMM FC. Di saat yang bersamaan, posisinya semakin tergerus dengan kehadiran striker asing baru.

Produktivitas gol Ramadhan Sananta bersama DPMM FC memang masih jauh dari ekspektasi. Dari total 18 laga di lintas ajang, penyerang berusia 23 tahun itu baru menyumbang empat gol dan dua assist untuk klub asal Brunei Darussalam itu.

Advertisement

Jumlah ini memang tergolong minim. Sananta masih kalah produktif dibandingkan striker asal Australia, Jordan Murray yang mencetak enam gol plus empat assist, serta winger lokal, Hakeme Yazid, yang sudah mengukir enam gol plus dua assist.

Setelah sempat absen mencetak gol cukup lama, Sananta sempat kembali mencatatkan namanya di papan skor pada ajang Piala Malaysia. Namun, tantangan yang dihadapi bakal semakin meningkat karena hadirnya satu amunisi impor baru.

 


Momen Pecah Kebuntuan

Striker Timnas Indonesia, Ramadhan Sananta mencetak satu gol saat DPMM FC meraih kemenangan di markas Sabah FC dalam lanjutan Liga Super Malaysia 2025/2026 di Stadion Likas, Sabah, Sabtu (20/12/2025). (Instagram/m.ramadhansn)

Di Liga Super Malaysia 2025/2026, Ramadhan Sananta terakhir kali menjebol gawang lawan pada pekan ke-12, tepatnya saat DPMM FC menumbangkan Sabah FC dengan skor 2-1. Sejak saat itu, ia sudah absen mencetak gol dalam empat laga.

Momen Sananta memecah kebuntuan ialah pada ajang Piala Malaysia 2026. Mantan pemain PSM Makassar dan Persis Solo itu bisa membantu DPMM FC menumbangkan Kelantan Red Warriors dengan menyumbang satu gol.

Itu menjadi gol terakhir yang dicatatkan Sananta di Negeri Jiran. Setelahnya, ia sempat absen menjebol gawang lawan pada leg kedua babak 16 besar Piala Malaysia 2026 melawan klub yang sama pada 24 Januari 2026.

Gol terakhirnya itu memang sempat diharapkan bisa mendongkrak kembali kepercayaan diri Sananta di depan gawang. Baimanapun juga, dia sangat ingin memberi kontribusi yang lebih maksimal untuk tim.

“Saya senang bisa berkontribusi untuk tim dan kembali mencetak gol melawan Kelantan. Rasanya luar biasa bisa menemukan kembali ritme mencetak gol saya,” kata Ramadhan Sananta seperti dikutip dari media setempat, The Star.

 


Punya Kompetitor Baru

Yang patut menjadi catatan, Ramadhan Sananta kini memiliki pesaing tambahan di lini depan DPMM FC. Jika sebelumnya dia adalah pilihan utama untuk menemani Jordan Murray, kini ada satu amunisi lagi yang siap menggusur posisinya.

Sosok yang dimaksud ialah Christian Irobiso. Penyerang kelahiran Nigeria ini telah resmi bergabung bersama DPMM FC pada bursa transfer paruh musim. Karena kehadirannya, Sananta sempat kehilangan porsi bermain.

Pada laga pekan ke-15, misalnya, Sananta harus ditarik pada awal babak kedua saat digantikan Irobiso. Pada pekan berikutnya, Sananta untuk pertama kalinya harus turun dari bangku cadangan karena pelatihnya sudah memasang Irobiso sebagai starter.

Hanya saja, sampai saat ini Irobiso juga belum bisa memberikan sumbangsih yang berarti. Dari empat pertandingan awal, pemain jebolan Liga Portugal itu belum mencatatkan gol maupun assist untuk DPMM FC.

 


Perannya Masih Krusial

Aksi Ramadhan Sananta bersama kontestan Liga Super Malaysia 2025/2026, DPMM (Instagram/m.ramadhansn)

Meskipun belum memberi kontribusi yang terlihat mentereng, tetapi kehadiran Sananta memang cukup sentral bagi lini depan DPMM FC. Ia memiliki kecepatan yang bisa diandalkan klub asuhan Jamie McAllister itu.

“Meskipun hasilnya masih terbatas, Ramadhan tetap menjadi pilar serangan Brunei berkat kecepatan dan kemampuannya dalam mempertahankan bola, yang menciptakan ruang dan peluang bagi rekan-rekannya.

Akan tetapi, Sananta tetap harus mengembalikan ketajamannya sesegera mungkin setelah beberapa musim mengalami tren penurunan gol. Musim lalu, dia memang hanya bisa mencetak lima gol dan dua assist dari 30 laga bersama Persis.

Padahal, ketika berada dalam performa terbaiknya, ia bisa mengukir 11 gol dari 28 laga pada musim 2023/2024. Saat memperkuat PSM Makassar pada musim 2022/2023, ia mengukir 11 gol dan dua assist dari 23 laga.

Berita Terkait