BRI Super League: Persebaya Berpeluang Tambah Pemain Baru, Bernardo Tavares Simpan Kejutan?

Persebaya Surabaya justru sukses membuat publik bertanya-tanya soal potensi kejutan berikutnya di bursa transfer pemain.

BolaCom | Aditya WanyDiterbitkan 30 Januari 2026, 09:45 WIB
Bernardo Tavares untuk pertama kalinya memimpin sesi latihan Persebaya Surabaya di Lapangan ABC Gelora Bung Tomo, Surabaya, Selasa (6/1/2026) sore WIB. (Bola.com/Wahyu Pratama)

Bola.com, Surabaya - Bursa transfer paruh musim BRI Super League 2025/2026 belum sepenuhnya tertutup. Di tengah panasnya persaingan, Persebaya Surabaya justru sukses membuat publik bertanya-tanya soal potensi kejutan berikutnya.

Memasuki putaran kedua kompetisi, atmosfer Super League semakin ketat. Pergerakan klub-klub peserta mulai menarik perhatian, dan Persebaya menjadi salah satu tim yang paling sering dibicarakan.

Advertisement

Hingga saat ini, Bajul Ijo sudah mendatangkan empat pemain asing anyar. Namun, pertanyaan besar masih menggantung. Apakah skuad sudah final, atau masih ada satu nama pamungkas yang sengaja disimpan rapat-rapat?

Sebelumnya, manajemen Persebaya resmi memperkenalkan Bruno Paraiba, Jefferson Silva, Gustavo Fernandes, dan Pedro Matos. Kedatangan keempatnya langsung mengangkat optimisme publik Surabaya.

Dari empat pemain tersebut, tiga di antaranya sudah mendapat menit bermain. Bruno Paraiba bahkan langsung mencuri sorotan setelah mencetak gol pada debutnya saat menghadapi PSIM Yogyakarta.

Ketika ekspektasi suporter meningkat, Bernardo Tavares justru memilih bersikap hati-hati. Dia tidak memberikan kepastian saat ditanya soal potensi tambahan pemain asing.

 


Tavares Berteka-Teki

Persebaya Surabaya menyambut era baru di awal tahun 2026. Klub berjuluk Green Force itu resmi menunjuk Bernardo Tavares sebagai pelatih kepala. (Bola.com/Wahyu Pratama)

Pelatih asal Portugal itu menegaskan bursa transfer masih terbuka dan segala kemungkinan belum tertutup.

“Bursa memang belum tutup. Bisa saja tidak ada tambahan, tapi bisa juga ada. Semua masih mungkin sampai tanggal terakhir,” ujar Tavares.

Di balik sikap irit pernyataan tersebut, fokus utama Tavares tetap tertuju pada performa tim. Ia mengakui Persebaya masih memiliki pekerjaan rumah yang harus segera dibenahi.

Menurutnya, masalah utama terletak pada transisi permainan. Persebaya dinilai perlu tampil lebih rapi saat beralih dari fase bertahan ke menyerang maupun sebaliknya, tanpa mengorbankan struktur tim.

“Setelah laga terakhir, kami melihat masih ada kekurangan, terutama dalam transisi dari bertahan ke menyerang dan sebaliknya. Kami punya waktu satu minggu dan itu akan kami manfaatkan semaksimal mungkin untuk persiapan pertandingan berikutnya,” ucap Tavares.

 


Persiapan Jamu Dewa United

Persebaya Surabaya. (Bola.com/Dok.Instagram Persebaya Surabaya).

Kini, Persebaya bersiap menyambut laga kandang menjamu Dewa United. Duel pekan ke-19 itu akan digelar di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Minggu (1/2/2026).

Tim tuan rumah punya modal apik dengan belum terkalahkan 11 laga beruntun, bahkan mereka selalu menang dalam empat pertandingan terakhir.

“Target kami adalah memperbaiki transisi offensive dan defensive, tanpa melupakan organisasi bertahan dan menyerang sebagai satu kesatuan,” tegas mantan pelatih PSM Makassar itu.

Dengan tren performa yang mulai terjaga, waktu persiapan yang cukup, serta bursa transfer yang masih terbuka, situasi Persebaya kian memicu rasa penasaran. Bernardo Tavares tetap tenang, Bonek menanti, dan kejutan bisa saja datang di saat paling tak terduga.   


Yuk Intip Posisi Tim Favoritmu

Berita Terkait