Benzema Berpotensi Lakukan Transfer Mengejutkan usai Mogok Main di Arab Saudi

Drama Karim Benzema di Arab Saudi: mogok main dan isu transfer mengejutkan.

BolaCom | Aning JatiDiterbitkan 02 Februari 2026, 15:30 WIB
Pemain Al Ittihad, Karim Benzema, melakukan selebrasi setelah mencetak gol ke gawang Al Riyadh pada laga pekan ketiga Liga Arab Saudi di Prince Faisal bin Fahd Stadium, Riyadh, Jumat (25/8/2023). Pemain asal Prancis ini akhirnya mencetak gol untuk Al Ittihad di Liga Arab Saudi musim ini. (AFP/Fayez Nureldine)

Bola.com, Jakarta - Masa depan Karim Benzema di Liga Pro Saudi kembali menjadi sorotan. Penyerang veteran asal Prancis itu berpeluang terlibat dalam transfer mengejutkan yang dapat membawanya meninggalkan Al Ittihad dan bergabung dengan rival domestik, Al Hilal.

Sumber yang mengetahui situasi tersebut menyebutkan bahwa wacana kepindahan Benzema bukan digerakkan langsung oleh kedua klub, melainkan oleh petinggi Public Investment Fund (PIF) serta otoritas pusat liga.

Advertisement

Namun, hingga kini belum ada kepastian apakah rencana tersebut akan terealisasi pada bursa transfer musim dingin ini.

Situasi Benzema di Al Ittihad memang sedang memanas. Peraih Ballon d'Or itu dilaporkan menolak tampil membela tim setelah negosiasi kontrak baru menemui jalan buntu. Bahkan, Benzema disebut memilih berlatih secara terpisah setelah mengundurkan diri dari skuad utama.


Kekecewaan Benzema

Pemain depan Ittihad asal Prancis bernomor punggung 09, Karim Benzema, merayakan golnya selama pertandingan Liga Pro Saudi antara Al-Ittihad dan Al-Nassr di King Abdullah Sports City di Jeddah pada tanggal 6 Desember 2024. (AFP)

Benzema bergabung dengan Al Ittihad pada 2023 setelah kontraknya bersama Real Madrid berakhir.

Pemain berusia 38 tahun itu sejatinya akan berstatus bebas transfer pada musim panas mendatang, tetapi ia dikabarkan masih membuka peluang bertahan di Arab Saudi dengan syarat yang sesuai.

Kekecewaan Benzema disebut berakar dari tawaran perpanjangan kontrak yang diajukan Al Ittihad. Meski begitu, pihak klub bersikeras menyebut polemik tersebut hanya sebatas "kesalahpahaman".

Di sisi lain, Al Hilal saat ini telah memiliki Darwin Nunez dan Marcos Leonardo di lini depan. Namun, Marcos Leonardo sedang diminati Atletico Madrid, yang berpotensi membuka ruang bagi Al Hilal untuk merekrut Benzema.

Jika transfer itu terwujud, klub yang sama-sama berada di bawah kendali PIF tersebut bisa menawarkan paket kontrak yang lebih menarik agar Benzema tetap berkarier di Saudi.


Hubungan Retak

Pemain Al Ittihad, Karim Benzema, bersama Kante dan Fabinho merayakan gol ke gawang Al Riyadh pada laga pekan ketiga Liga Arab Saudi di Prince Faisal bin Fahd Stadium, Riyadh, Jumat (25/8/2023). Bagi Karim Benzema, sukses membobol gawang Al Riyadh menjadi golnya yang perdana bersama Al Ittihad di Liga Arab Saudi. (AFP/Fayez Nureldine)

Keretakan hubungan dengan manajemen membuat Benzema absen dalam dua laga terakhir Al Ittihad di Liga Pro Saudi.

Ia tidak tampil saat timnya bermain imbang 2-2 melawan Al Fateh pada pertengahan pekan, dan kembali tak masuk skuad saat Al Ittihad menjamu juru kunci Al Najma, Minggu waktu setempat.

Pelatih Al Ittihad, Sergio Conceicao, angkat bicara soal absennya sang striker. Ia menegaskan bahwa penjelasan terkait situasi Benzema seharusnya datang dari pihak manajemen.

"Untuk pertanyaan seperti itu, sebaiknya tanyakan ke manajemen," ujar Conceicao.

"Saya di sini hanya untuk melatih pemain, memimpin pertandingan, dan memenangkan trofi," lanjutnya.

"Karim adalah profesional yang luar biasa.

"Dia pemain hebat yang mencetak 13 gol dari 17 pertandingan di bawah arahan saya. Saya bangga menjadi pelatihnya," ucap mantan pelatih Porto dan AC Milan itu.


Andalan Al Ittihad

Pemain depan Nassr asal Portugal #7, Cristiano Ronaldo, bereaksi saat pemain depan Ittihad asal Prancis #09 Karim Benzema merayakan gol pertama timnya selama pertandingan sepak bola Liga Pro Saudi antara Al-Nassr dan Al-Ittihad di Taman Al-Awwal di Riyadh, Kamis dini hari WIB (8-5-2025). (Fayez NURELDINE/AFP)

Secara performa, Benzema tetap menjadi andalan Al Ittihad musim ini. Ia tercatat sebagai pencetak gol terbanyak tim dengan koleksi 16 gol dari 21 pertandingan di semua kompetisi.

Pada musim lalu, Benzema berperan besar membawa Al Ittihad meraih gelar ganda, Liga Pro Saudi dan King's Cup. Di kompetisi liga, hanya Cristiano Ronaldo dan Ivan Toney yang mencetak gol lebih banyak darinya.

Benzema menorehkan total 21 gol liga, ditambah empat gol di ajang piala, termasuk dua gol di partai final saat Al Ittihad menang 3-1 atas Al Qadsah.

Penampilan impresif tersebut mengantarkan Benzema meraih penghargaan Pemain Terbaik Liga Pro Saudi musim lalu, menegaskan statusnya sebagai satu di antara bintang paling berpengaruh di sepak bola Arab Saudi.

 

Sumber: Talksport

Berita Terkait