Bola.com, Jakarta - Satu per satu pemain diaspora Timnas Indonesia memutuskan untuk kembali ke kampung halaman leluhurnya demi bermain di BRI Super League 2025/2026. Terhangat adalah Mauro Zijlstra, striker FC Volendam di Eredivisie 2025/2026.
Zijlstra dikabarkan akan bergabung dengan Persija Jakarta. Pemain berdarah Bandung, Jawa Barat itu, disebutkan tinggal menjalani tes medis sebelum menandatangani kontrak selama dua setengah tahun.
Zijlstra akan menjadi pemain diaspora kedelapan yang hijrah ke BRI Super League pada musim ini, menyusul Jordi Amat hingga Shayne Pattynama yang juga merapat ke Persija.
Selain itu, juga ada Thom Haye, Eliano Reijnders, dan Dion Markx ke Persib Bandung, Jens Raven ke Bali United, serta Rafael Struick ke Dewa United.
Disesali Banyak Pihak, tapi...
Pilihan karier pemain diaspora itu sebenarnya disesali banyak pihak yang menginginkannya untuk tetap abroad. Sebaliknya, kondisi ini justru menguntungkan Timnas Indonesia.
Apa pasal? Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, bisa memanggil kedelapan pemain itu untuk Piala AFF 2026 pada 24 Juli-26 Agustus 2026 yang tidak masuk kalender FIFA.
Praktis, Timnas Indonesia bakal makin kuat dengan keberadaan delapan pemain itu dan punya peluang besar mencetak sejarah meraih gelar juara Piala AFF untuk pertama kalinya.
Jika para pemain itu masih berkancah di luar negeri, belum tentu klubnya bakal melepasnya ke Timnas Indonesia karena Piala AFF bukan agenda internasional.
Perjuangan Timnas Indonesia
Adapun, Timnas Indonesia tergabung di Grup A Piala AFF 2026 bersama Timnas Vietnam, Timnas Singapura, Timnas Kamboja, dan satu di antara Timnas Brunei Darussalam atau Timnas Timor Leste.
Tim berjulukan Garuda itu bakal bermain kandang dua kali melawan Kamboja dan Vietnam serta tandang dua kali kontra pemenang play-off dan Singapura.
Sepanjang sejarahnya, Timnas Indonesia menjadi kesebelasan yang paling sering menjadi runner-up Piala AFF dengan enam kali tanpa satu pun pernah meraih gelar.