Bola.com, Jakarta - Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Kemenpora RI) resmi membuka seleksi terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Madya untuk posisi Deputi Bidang Pengembangan Industri Olahraga. Seleksi ini terbuka bagi aparatur sipil negara maupun kalangan profesional non-PNS.
Langkah tersebut menjadi bagian dari komitmen pemerintah dalam mewujudkan tata kelola birokrasi yang transparan, profesional, dan berintegritas.
Kebijakan ini juga sejalan dengan visi dan misi Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, yang secara konsisten mendorong reformasi birokrasi berbasis meritokrasi.
Seleksi terbuka ini tidak hanya menekankan aspek administratif, tetapi juga kualitas kepemimpinan, kapasitas manajerial, serta orientasi pelayanan publik.
Kemenpora menilai jabatan Deputi Bidang Pengembangan Industri Olahraga memiliki peran strategis dalam mendukung pengembangan sektor olahraga nasional.
Melalui mekanisme terbuka dan akuntabel, Kemenpora berharap dapat menjaring figur terbaik yang mampu mengakselerasi pertumbuhan industri olahraga dan wisata olahraga sebagai salah satu penopang perekonomian nasional.
Implementasi Arah Kebijakan Presiden
Ketua Panitia Seleksi, Gunawan Suswantoro, menjelaskan bahwa seleksi terbuka ini telah mendapatkan persetujuan dari Presiden Republik Indonesia serta Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi.
“Seleksi terbuka jabatan Deputi Bidang Pengembangan Industri Olahraga ini prinsipnya telah mendapat persetujuan dari Bapak Presiden dan Kementerian PAN RB. Seleksi ini untuk menemukan sosok figur yang bisa membangun industri olahraga ke depan secara berkelanjutan dan pendaftaran akan dibuka mulai Selasa 3 Februari,” ujar Gunawan Suswantoro.
Ia menegaskan, kebijakan membuka peluang bagi non-PNS merupakan bentuk nyata dari keterbukaan dan akuntabilitas dalam pengisian jabatan strategis pemerintahan.
Pendaftaran Dibuka Hingga 17 Februari
Pendaftaran seleksi hanya dilakukan secara daring mulai 3 hingga 17 Februari 2026 melalui laman resmi asnkarier.bkn.go.id. Informasi lengkap terkait persyaratan administrasi dan tahapan seleksi dapat diakses melalui situs kemenpora.go.id serta asnkarier.bkn.go.id.
Kemenpora mengimbau para pelamar untuk mencermati seluruh ketentuan yang telah ditetapkan serta memastikan kelengkapan dokumen sesuai persyaratan yang diumumkan.
Proses seleksi dirancang untuk menjaring kandidat yang memiliki kompetensi, rekam jejak, dan visi pengembangan industri olahraga yang selaras dengan arah kebijakan nasional.
Jabatan Strategis Penopang Ekonomi Nasional
Deputi Bidang Pengembangan Industri Olahraga dipandang sebagai posisi strategis dalam struktur Kemenpora. Jabatan ini berperan penting dalam mendorong sektor industri olahraga dan wisata olahraga sebagai potensi ekonomi yang berkelanjutan.
Kemenpora saat ini tengah menggenjot pengembangan industri olahraga sebagai kekuatan baru yang tidak hanya berorientasi pada prestasi, tetapi juga pada nilai ekonomi, lapangan kerja, dan daya saing nasional.
Oleh karena itu, figur yang terpilih nantinya diharapkan mampu merumuskan kebijakan yang adaptif, inovatif, dan berdampak nyata bagi ekosistem olahraga Indonesia.
Panitia Seleksi dan Prinsip Akuntabilitas
Panitia seleksi terdiri dari unsur akademisi, profesional, lintas kementerian, serta internal Kemenpora. Mereka antara lain Chandra Hamzah dari kalangan akademisi, Susyanto dari profesional, Rabin Indrajad Hattari, Amperawan selaku Deputi Bidang Pembangunan Manusia, Kebudayaan, dan Pemberdayaan Masyarakat, Sekretaris Dukungan Kabinet Kemensesneg, serta Gunawan Suswantoro sebagai Ketua Pansel.
Gunawan menegaskan seluruh peserta yang lolos administrasi wajib mengikuti tahapan seleksi dengan jujur dan sportif. Panitia juga mengingatkan peserta agar waspada terhadap upaya penyalahgunaan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab.
Seluruh proses seleksi akan dilakukan secara objektif dengan standar penilaian yang sama, tanpa intervensi dari pihak manapun, serta mengedepankan prinsip kehati-hatian dan akuntabilitas.