Enzo Maresca soal Peluang Italia ke Piala Dunia 2026: kalau Gagal Lagi, Kami Akan Ditertawakan!

Enzo Maresca memiliki harapan Italia untuk tampil di Piala Dunia. Ia tak ingin Gli Azzurri jadi bahan olok-olok dunia.

BolaCom | Aning JatiDiterbitkan 03 Februari 2026, 13:15 WIB
Starting XI Timnas Italia saat melawan Norwegia di Kualifikasi Piala Dunia 2026, Senin 18 November 2025 di San Siro. (AP Photo/Luca Bruno)

Bola.com, Jakarta - Enzo Maresca menyimpan harapan besar agar Timnas Italia akhirnya kembali tampil di Piala Dunia.

Mantan pelatih Chelsea itu menilai kegagalan lolos ke turnamen akbar tersebut, kali ini yang terdekat edisi 2026, hanya akan membuat Italia makin jadi bahan olok-olok di tataran global.

Advertisement

Pelatih asal Italia itu hadir di Florence, Senin waktu setempat, untuk menghadiri ajang Panchina d'Oro di Coverciano.

Dalam kesempatan tersebut, Maresca menerima penghargaan khusus, sekaligus menjadi pusat perhatian media yang hadir di pusat latihan Timnas Italia.

Digelar di markas latihan Azzurri, topik soal nasib Timnas Italia pun tak terelakkan.

Maresca mengaku optimistis dengan peluang Gli Azzurri menembus Piala Dunia 2026.

"Saya berharap mereka bisa lolos ke Piala Dunia, dan saya optimistis," kata Maresca kepada para wartawan, termasuk Sky Sport Italia.

"Saya juga mendukung mereka karena, kalau tidak, kita akan semakin ditertawakan di luar negeri. Mudah-mudahan tidak. Semoga kali ini kita bisa lolos ke Piala Dunia, dan saya mengharapkan itu untuk Italia, untuk Gennaro, dan untuk semua orang," lanjut mantan pelatih Chelsea tersebut.


Persoalan Klasik

Pelatih kepala Chelsea asal Italia, Enzo Maresca, memberikan tepuk tangan kepada para penggemar setelah pertandingan Liga Primer Inggris antara Chelsea dan Brentford di Stamford Bridge, London, Senin dini hari WIB (16-12-2024). (Ben STANSALL/AFP)

Selain membahas timnas, Maresca turut menyinggung persoalan klasik yang kini dihadapi klub-klub Italia dan Eropa secara umum: padatnya jadwal pertandingan yang menyisakan waktu istirahat minim bagi pemain dan pelatih.

"Inilah situasinya. Anda harus beradaptasi, kalau tidak ya Anda tidak bisa melatih, atau tidak bisa bermain," ujarnya.

"Sebuah studi FIFA menyoroti bahwa dua tim dengan jumlah cedera terbanyak sepanjang musim adalah Chelsea dan PSG, yang kebetulan juga merupakan finalis Piala Dunia," tambah Maresca.

Di akhir sesi, Maresca juga menjawab pertanyaan mengenai kemungkinan dirinya suatu hari melatih klub Serie A.

Ia tak menutup pintu, meski saat ini merasa nyaman berkarier di luar Italia.

“Saya baik-baik saja di luar negeri, tapi kita lihat saja nanti. Yang terpenting bukan apa yang sudah Anda lakukan, melainkan kemauan Anda," kata Maresca.

 

Sumber: Football Italia

Berita Terkait