Pep Guardiola Kirim Psywar ke Arsenal soal Pacuan Gelar Liga Inggris: Apa Pun Bisa Terjadi!

Pep Guardiola langsung melontarkan psywar setelah Manchester City membukukan kemenangan comeback dramatis 2-1 atas Liverpool.

BolaCom | Yus Mei SawitriDiterbitkan 09 Februari 2026, 17:30 WIB
Ilustrasi - Pep Guardiola Vs Mikel Arteta (Bola.com/Adreanus Titus)

Bola.com, Jakarta - Pep Guardiola langsung melontarkan psywar setelah Manchester Ciry membukukan kemenangan comeback dramatis 2-1 di markas Liverpool, Minggu (8/2/2026). Dia bersumpah City akan terus membayangi Arsenal di pacuan juara Liga Inggris 2025/2026. 

City sempat menghadapi defisit sembilan poin dalam perebutan gelar ketika Dominik Szoboszlai mencetak tendangan bebas spektakuler.

Advertisement

Namun, Bernardo Silva menyamakan kedudukan enam menit sebelum waktu normal berakhir. Penalti di detik-detik akhir dari Erling Haaland membawa City berbalik unggul.

Dalam akhir laga yang kacau, Gianluigi Donnarumma melakukan penyelamatan akrobatik untuk menggagalkan peluang Alexis Mac Allister, sebelum City melihat gol ketiga yang dianulir.

Rayan Cherki menggulirkan bola ke gawang kosong dari setengah lapangannya sendiri saat kiper Alisson berada di depan. Namunm VAR secara kontroversial turun tangan setelah Szoboszlai dan Haaland saling tarik jersey saat mengejar bola.

Szoboszlai mendapat kartu merah karena pelanggaran awal terhadap Haaland, dan gol tersebut dibatalkan karena striker City kemudian menghalangi lawannya membersihkan bola.

City kini tertinggal enam poin dari Arsenal dan bisa memangkas jarak di Premier League jika mengalahkan Fulham pada Kamis (12/1/2026) dini hari WIB.


Masih Ada Harapan

Pep Guardiola tidak hanya sukses sebagai pelatih namun ternyata juga berkilau saat menjadi pemain. Pelatih Manchester City ini tercatat telah meraih 15 trofi bersama Barcelona. Termasuk enam gelar La Liga dan satu trofi Piala Eropa. (AFP/Lindsey Parnaby)

“Yang bisa kami lakukan sekarang adalah terus membayangi Arsenal dan tetap berada di sana. Jika mereka lengah, jika mereka membuat kesalahan, maka kami harus memanfaatkannya," kata Guardiola. seperti dikutip The Sun

“Selisihnya memang besar, tetapi masih banyak hal yang bisa terjadi. Masih ada 13 pertandingan di Premier League, dari sedikit pengalaman saya, itu waktu yang sangat panjang, sangat panjang. Ini serius," imbuh pelatih asal Spanyol itu. 

Bernardo, yang memulai kebangkitan, merasa raksasa Etihad harus menang untuk menjaga harapan gelar tetap hidup.

“Seluruh skuad tahu sebelum pertandingan bahwa jika kami kalah, mungkin perebutan gelar sudah berakhir. Arsenal masih berada di posisi yang jauh lebih baik daripada kami, tetapi kami merasa harus memenangkan laga ini," ujar Bernardo Silva. 

“Ini membuat kami sedikit lebih dekat, harapan itu masih ada," imbuh dia. 

 


Sangat Bangga

Pelatih Manchester City, Pep Guardiola, merayakan kemenangan atas Nottingham Forest pada laga pekan ke-18 Premier League di Stadion The City Ground, Sabtu (27/12/2025). (Joe Giddens/PA via AP)

City sebelumnya hanya menang tiga kali dari 53 pertandingan terakhir di depan tribune Kop. Mereka tampak akan kembali mengalami cerita lama ketika tertinggal pada menit ke-74.

Namun, mereka bangkit secara dramatis di akhir laga untuk meraih kemenangan ganda liga pertama atas Liverpool dalam 89 tahun.

Penalti Haaland menjadi gol kemenangan paling telat yang pernah dicetak tim tamu di Anfield dalam sejarah Premier League.

“Kami membutuhkan kemenangan seperti ini karena masih banyak hal besar yang kami perjuangkan, gelar liga, Liga Champions, dan Carabao Cup. Mungkin kami belum sepenuhnya siap," ujar Guardiola. 

“Mungkin dalam satu bulan kami akan siap karena beberapa pemain akan kembali. Ini tempat yang sangat sulit untuk didatangi, jadi saya sangat bangga," imbuh dia. 

Sumber: The Sun

 


Yuk Intip Posisi Tim Favoritmu

Berita Terkait