Alasan Marc Guehi Tak Dikartu Merah saat Hadapi Liverpool, Premier League Beri Penjelasan di Tengah Protes Arne Slot

Premier League menjelaskan alasan Marc Guehi tidak dikartu merah saat menghadapi Liverpool.

BolaCom | Aning JatiDiterbitkan 09 Februari 2026, 19:45 WIB
Marc Guehi dan Hugo Ekitike berebut bola dalam laga Premier League antara Liverpool vs Manchester City di Anfield, 8 Februari 2026. (AP Photo/Jon Super)

Bola.com, Jakarta - Premier League akhirnya mengeluarkan pernyataan resmi untuk menjelaskan keputusan wasit yang tidak mengusir bek Manchester City, Marc Guehi, dalam laga melawan Liverpool.

Insiden tersebut memicu kekecewaan kubu The Reds, terutama pelatih Arne Slot, yang menilai keputusan itu merugikan timnya.

Advertisement

Guehi kembali masuk starting XI Man City pada laga Minggu setelah absen pada kemenangan leg kedua semifinal Carabao Cup atas Newcastle empat hari sebelumnya. Dalam pertandingan di Anfield itu, bek Timnas Inggris tersebut terlibat dalam momen krusial pada babak kedua.

Saat skor masih imbang 0-0, Guehi terlihat menarik Mohamed Salah dari belakang, yang membuat penyerang Liverpool itu gagal melepaskan tembakan ke gawang.

Wasit hanya menghadiahi Guehi kartu kuning, dengan pertimbangan bahwa rekan duetnya di jantung pertahanan, Ruben Dias, berada dalam posisi untuk melakukan pengamanan. Dias tampil menggantikan Abdukodir Khusanov yang harus keluar mengikuti protokol gegar otak.


Protes Slot

Arne Slot, pelatih Liverpool, setelah pertandingan melawan PSG di leg kedua babak 16 besar Liga Champions di Anfield, Rabu dini hari WIB (12-3-2025). (Bola.com/liverpoolfc.com)

Keputusan tersebut menuai protes keras dari Arne Slot. Pelatih Liverpool itu menilai Guehi seharusnya menerima kartu merah karena telah menggagalkan peluang emas Salah.

"Kalau saya harus bicara soal satu momen, itu adalah ketika Salah berhadapan dengan gawang dan Guehi menarik bajunya," kata Slot kepada Sky Sports usai laga.

"Semua orang yang sudah berada di stadion ini selama delapan tahun terakhir tahu bahwa kalau Mo Salah berada dalam situasi seperti itu, itu adalah gol," lanjutnya.

"Jadi, itu jelas merupakan peluang mencetak gol. Dari seratus orang, kita mungkin bisa menemukan 20 orang dari PGMOL yang akan mengatakan itu bukan kartu merah," imbuh pelatih asal Belanda itu.


Penjelasan Resmi Premier League

Bek Manchester City, Marc Guehi, lolos dari sanksi kartu merah meski melakukan pelanggaran keras kepada winger Liverpool, Mohamed Salah, pada laga pekan ke-25 Premier League di Stadion Anfield, Minggu (08/02/2026) malam WIB. (AFP/Paul Ellis)

Menanggapi kontroversi tersebut, Match Centre Premier League menegaskan bahwa keputusan wasit sudah ditinjau oleh VAR dan dinilai tepat.

VAR menilai Guehi tidak melakukan pelanggaran yang masuk kategori denial of an obvious goalscoring opportunity (DOGSO).

"Keputusan wasit berupa tendangan bebas dan kartu kuning untuk pelanggaran Guehi terhadap Salah telah diperiksa dan dikonfirmasi oleh VAR," demikian pernyataan resmi Premier League.

"Pelanggaran terjadi di luar kotak penalti dan dinilai bukan sebagai penggagalan peluang mencetak gol yang jelas karena masih ada bek lain yang melakukan pengamanan."


Nasib Beda Szoboszlai

Wasit Pepijn Lijnders (kiri) memberikan kartu merah kepada gelandang Liverpool asal Hongaria #08, Dominik Szoboszlai (kanan), di akhir pertandingan Liga Inggris antara Liverpool dan Manchester City di Anfield, Liverpool, barat laut Inggris pada 8 Februari 2026. (Paul ELLIS/AFP)

Kendati Guehi terhindar dari kartu merah, situasi berbeda dialami pencetak gol Liverpool, Dominik Szoboszlai, dalam akhir laga yang penuh kontroversi di Anfield.

Gelandang asal Hungaria itu justru diusir wasit pada masa injury time setelah dinilai menggagalkan peluang mencetak gol Erling Haaland.

Insiden tersebut terjadi ketika Szoboszlai dan Haaland saling beradu fisik saat mengejar tembakan jarak jauh Rayan Cherki.

Bola memang akhirnya menggelinding melewati garis gawang tanpa sentuhan dari Szoboszlai maupun Haaland. Namun, VAR menganulir gol tersebut setelah menilai terjadi pelanggaran oleh penyerang Man City sehingga momen itu tetap menjadi penutup dramatis dalam laga sarat perdebatan tersebut.

 

Sumber: The Standard

Berita Terkait