BRI Super League: Selepas Bekuk Persija, Arema FC Makin Percaya Diri Buru Target 5 Besar

Arema FC lebih percaya diri setelah mengalahkan Persija Jakarta 2-0 di Stadion Utama Gelora Bung Karno Jakarta,

BolaCom | Iwan SetiawanDiterbitkan 10 Februari 2026, 14:45 WIB
Kemelut di gawang Arema FC saat melawan Persija Jakarta bertanding pada BRI Super League pekan ke-20 yang berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Minggu (8/2/2026) malam WIB. (Bola.com/Abdul Aziz)

Bola.com, Jakarta - Arema FC lebih percaya diri setelah mengalahkan Persija Jakarta 2-0 di Stadion Utama Gelora Bung Karno Jakarta, akhir pekan lalu. Singo Edan bahkan berani mematok target lebih ambisius.  

Arema FC masih berkutat di papan tengah BRI Super League. Setelah menjalani pekan ke-20, mereka bercokol di peringkat ke-9 dengan torehan 27 poin. Tambahan tiga poin didapat dari kemenangan mengejutkan atas tim papan atas Persija. 

Advertisement

General Manager Arema, Yusrinal Fitriandi, mengaku optimistis bisa memenuhi target yang dicanangkan sejak awal musim.

“Musim ini kami ingin berada di lima besar. Sejak awal musim targetnya tidak berubah. Kami masih optimistis. Karena itu di putaran kedua ada evaluasi untuk memperkuat tim,” kata pria yang akrab disapa Inal ini, Selasa (10/2/2026). 

Untuk merealisasikan target masuk lima besar, Arema masih terpaut 8 poin dari posisi tersebut.

Saat ini, Persebaya Surabaya yang menempati posisu 5 dengan 35 poin. Tidak menutup kemungkinan bagi Singo Edan untuk mengejarnya, karena masih ada 14 pertandingan tersisa.

 


Tambahan 8 Pemain Baru

Kekalahan ini membuat Persija gagal menipiskan jarak dengan Persib yang duduk di puncak klasemen. Tampak dalam foto, penyerang tengah Persija, Gustavo Almeida Dos Santos (kiri) berebut bola dengan bek kiri Arema FC, Muhammad Iksan Lestaluhu saat pertandingan pekan ke-20 BRI Super League 2025/2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Minggu (8/2/2026). (Bola.com/Abdul Aziz)

Dari tiga pertandingan awal putaran kedua BRI Super League, Singo Edan mengumpulkan 6 poin. Itu tak lepas dari perubahan komposisi pemain saat transfer window.

Singo Edan mendaftarkan 8 pemain baru, lima diantaranya pemain asing. Mereka adalah Pablo Oliveira, Gabriel Silva, Gustavo Franca, Joel Vinicius dan Walisson Maia.

Adapun tiga lainnya adalah pemain lokal, yaitu Hansamu Yama, Rio Fahmi dan Leo Guntara. “Para pemain itu sudah sesuai dengan kebutuhan pelatih. Jadi sekarang waktunya mereka memaksimalkan hasilnya,” lanjutnya.

Dalam dua laga terakhir, Arema mencatatkan clean sheet. Gawang Arema yang dikawal Adi Satryo tidak bisa ditembus pemain Persijap Jepara dan Persija Jakarta.

Hasil itu tak lepas dari rapatnya sistem pertahanan Arema, ditambah dengan kinerja apik pemain bar, seperti Hansamu, Rio dan Walisson.

 

 


Tak Lagi Bergantung Dalberto

Striker Arema FC, Dalberto Luan Belo. (Bola.com/Iwan Setiawan).

Di lini depan, kini Arema tak hanya bergantung pada Dalberto Luan, meski dia jadi pemain tersubur Arema dengan 10 golnya.

Singo Edan punya jago lain untuk memecah kebuntuan, seperti Gabriel Silva yang mencetak dua gol ke gawang Persija. Ada juga Hansamu Yama mencetak gol tunggal kemenangan lawan Persijap.

Saat ini, Dalberto tidak lagi jadi targetman. Striker asal Brasil itu digeser sebagai penyerang kiri. Sedangkan posisi targetman diberikan kepada striker baru, Joel Vinicius.

Meski dalam dua pertandingan ini Vinicius tak sanggup mencetak gol, dia masih dapat kepercayaan. Mantan striker Borneo FC itu belum banyak dapat kesempatan emas di depan gawang lawan.

Meski demikian, Arema percaya lini depan lebih greget dalam laga selanjutnya. Vinicius, Gabi, dan Franca sudah punya waktu lebih lama untuk menemukan chemistrynya.     


Yuk Intip Posisi Tim Favoritmu

Berita Terkait