BRI Super League: PSIM Ditinggal Erwan Hendarwanto, Van Gastel Doakan Sang Asisten Ulangi Sihirnya di Garudayaksa FC

Pelatih PSIM Yogyakarta, Jean-Paul van Gastel, angkat bicara soal kepergian asistennya, Erwan Hendarwanto, yang resmi meninggalkan Laskar Mataram.

BolaCom | Ana DewiDiterbitkan 13 Februari 2026, 05:00 WIB
Caretaker pelatih PSIM Yogyakarta, Erwan Hendarwanto, berhasil membawa timnya promosi ke Liga 1 musim depan. Kepastian itu didapat setelah PSIM menang 2-1 atas PSPS Pekanbaru pada laga lanjutan Grup X 8 besar Pegadaian Liga 2 2024/2025 di Stadion Mandala Krida, Yogyakarta, Senin (17/02/2025) sore WIB. (Bola.com/Ana Dewi)

Bola.com, Yogyakarta - Pelatih PSIM Yogyakarta, Jean-Paul van Gastel, angkat bicara soal kepergian asistennya, Erwan Hendarwanto, yang resmi meninggalkan Laskar Mataram pada paruh musim BRI Super League 2025/2026.

Minggu (9/2/2026) malam WIB, manajemen PSIM mengumumkan perpisahan dengan Erwan. Pelatih yang berjasa membawa Laskar Mataram promosi ke kasta tertinggi itu hengkang ke Garudayaksa FC, kontestan Pegadaian Championship.

Advertisement

Jean-Paul van Gastel menyebut keputusan itu tak lepas dari keinginan Erwan untuk meniti karier sebagai pelatih kepala. Faktor itulah yang membuat arsitek berusia 49 tahun tersebut menerima tawaran Garudayaksa FC.

"Pertama-tama, dia datang dengan permintaan untuk pergi ke Garudayaksa karena ambisinya adalah menjadi pelatih kepala. Dia mendapatkan kesempatan itu, jadi itulah alasan klub melepasnya," ujar Van Gastel.

 


Menanti 'Sihir' Erwan

Pelatih PSIM Yogyakarta, Erwan Hendarwanto. (Dok. PSIM Yogyakarta)

Menurut Van Gastel, manajemen dan tim pelatih memahami langkah tersebut. Oleh karena itu, PSIM memberi jalan bagi Erwan untuk berkembang, apalagi kontribusinya selama ini sangat besar bagi tim.

Tak lupa Van Gastel menyampaikan doa terbaik untuk koleganya tersebut. Ia berharap Erwan mampu mengulang kesuksesan yang pernah ditorehkan bersama PSIM musim lalu.

"Saya harap dia bisa melakukan 'sihirnya' lagi seperti yang dia lakukan bersama PSIM musim lalu. Dan semoga dia sukses, lalu suatu saat nanti dia kembali ke klub ini," kata pelatih asal Belanda itu.

Dalam rilisnya, manajemen PSIM melepas sang asisten pelatih dengan status pinjaman ke klub milik Presiden Prabowo Subianto itu. Mereka mengklaim ada klausul khusus yang mengikat, sehingga Erwan wajib kembali selepas kompetisi berakhir.

 


Mengejutkan

Direktur Teknik PSIM, Erwan Hendarwanto (Dokumentasi PSIM Yogyakarta)

Kepergian Erwan cukup mengejutkan. Setelah mengantar tim promosi, manajemen PSIM menjanjikan pelatih asal Magelang, Jawa Tengah itu bonus kursus lisensi kepelatihan AFC Pro. Namun, belum terealisasi.

Di sisi lain, hengkangnya Erwan jadi kehilangan tersendiri bagi PSIM. Selain berperan penting dalam perjalanan promosi musim lalu, ia juga menjadi sosok yang memahami karakter tim secara mendalam.

Sementara itu, Erwan Hendarwanto bersiap memulai lembaran baru sebagai nakhoda Garudayaksa FC. Dia sudah memimpin sesi latihan perdana tim di Stadion Pakansari, Kabupaten Bogor, pada Kamis (12/2/2026).

Saat ini, klub berjuluk Spirit of Garuda itu bertengger di puncak klasemen sementara Grup Barat Pegadaian Championship 2025/2026. Garudayaksa FC mengukir 34 poin dari 18 laga yang dijalani.

 

Berita Terkait