Alisson Becker Akui Musim Ini Liverpool Terjun Bebas: Bukan Cari Alasan, tetapi Kenyataan

Kiper Liverpool, Alisson, membuat pengakuian terang-terangan. Dia mengatakan musim The Reds jauh menurun.

BolaCom | Yus Mei SawitriDiterbitkan 13 Februari 2026, 21:00 WIB
Kiper Liverpool asal Brasil #01, Alisson Becker, bereaksi selama pertandingan sepak bola Liga Primer Inggris antara Brighton dan Hove Albion dan Liverpool di Stadion American Express Community di Brighton, Inggris selatan pada 19 Mei 2025.Glyn KIRK / AFP

Bola.com, Jakarta - Kiper Liverpool, Alisson, membuat pengakuian terang-terangan. Dia mengatakan musim The Reds jauh menurun. 

Ia mengaku sepenuhnya menyadari perbedaan antara skuad saat ini dibandingkan dengan tim Liverpool yang menjuarai Liga Inggris 2024/2025. 

Advertisement

Berbicara secara eksklusif kepada ESPN, pemain asal Brasil itu mengakui kesulitan timnya musim ini. The Reds masih kesulitan dan terseok-seok di peringkat keenam Liga Inggris. 

“Musim kami jauh, jauh menurun. Saya pikir kami menyadarinya, kami merasakannya, semua hal yang seharusnya kami tanggung, kami sadar akan itu,” kata Alisson, seperti dikutip dari ESPN, Jumat (13/2/2026). 

“Untuk kualitas tim, untuk kebesaran Liverpool. Namun, semua faktor perubahan yang Anda sebutkan, jika hanya satu saja sudah sangat sulit. Karena jika dilihat, tim yang menjuarai Premier League tahun lalu dan susunan sebelas pemain utamanya adalah tim yang sangat berbeda, termasuk dari segi karakteristik," imbuh kiper asal Brasil itu. 

 


Terguncang karena Ditinggal Diogo Jota

Pelatih Liverpool, Arne Slot, bersama pemainnya, Diogo Jota. (Peter POWELL / AFP)

Liverpool juga mengalami guncangan besar pada musim panas 2025. Salah satu bintang The Reds, Diogo Jota, meninggal dalam kecelakaan mobil. Dampak kepergian Jota sangat besar, bahkan manajer Liverpool, Arne Slot, menyebut pengaruhnya mustahil diukur.  

“Jadi tantangannya sangat besar hanya karena perubahan pemain. Kami mengalami masalah emosional yang melampaui batas manusia. Manusia tidak bisa menanganinya. Setiap orang menghadapinya dengan caranya masing-masing. Kami kehilangan rekan setim, kami kehilangan seorang teman, dan kami memiliki masalah cedera," tutur Alisson. 

“Apa pun yang bisa Anda katakan sebagai masalah yang mungkin terjadi dalam sepak bola, sebagian besar tantangan yang mungkin terjadi sudah kami hadapi musim ini."

“Tetapi kami sama sekali tidak menjadikannya sebagai alasan. Kami mencoba melakukan yang terbaik. Dan kami sadar bahwa, dengan semua masalah ini, musim kami menurun," imbuh dia. 

 

 


Proses Pembangunan Ulang

Penyerang Manchester City, Erling Haaland (kanan belakang), mengeksekusi tendangan penalti melewati kiper Brasil Liverpool bernomor 01, Alisson Becker (kiri), untuk mencetak gol kedua timnya dalam pertandingan Liga Inggris antara Liverpool dan Manchester City di Anfield, Liverpool, Inggris barat laut, pada 8 Februari 2026. (Paul ELLIS / AFP)

Kemenangan Liverpool 2-1 atas Sunderland pada Kamis (12/2/2026) dini hari WIB, membuat tim Alisson tetap berada dalam jarak perburuan empat besar. Namun, peluang Liverpool mempertahankan gelar praktis sudah mustahil sejak Natal 2025.

“Namun kami melihat perubahan, kami melihat tim membaik, menunjukkan tanda-tanda. Saya pikir itu membuat orang sedikit tidak sabar. Karena kadang kami bisa bermain sangat baik, lalu performanya berubah-ubah. Tapi ini bagian dari proses pembangunan ulang yang dipilih Liverpool," urai Alisson. 

“Liverpool harus selalu menang, bersaing, dengan ekspektasi sebagai juara. Tetapi kami sama sekali tidak puas dengan musim yang kami jalani, dengan hasilnya. Namun kami memahami bahwa kami berada dalam proses pembangunan ulang dan menghormati proses itu," imbuh dia. 

 

 


Merasa Diterima dengan Baik di Liverpool

Tiga palang pertahanan Liverpool, Ibrahima Konate, Alisson Becker, dan Virgil van Dijk, tampak kecewa setelah gagal mempertahankan keunggulan saat bertandang ke Elland Road, markas Leeds United, pada pekan ke-15 Premier League 2025/2026, Sabtu (6/12/2025) malam WIB. Liverpool harus puas bermain imbang 3-3 dengan Leeds United. (Oli SCARFF / AFP)

Alisson bergabung ke Liverpool pada 2018 dengan nilai transfer £65 juta dan baru-baru ini mencatatkan penampilan ke-250 di Premier League. Ia menandatangani kontrak terakhirnya pada 2021 yang akan berakhir di akhir musim ini, meski Liverpool memiliki opsi perpanjangan satu tahun.

“Saya diterima dengan sangat baik di sini. Dan itu sejalan dengan keputusan untuk tetap berada di sini selama bertahun-tahun,” kata peraih dua gelar liga dan dua Golden Glove tersebut.

“Jelas bahwa daya saing dan kualitas tim, bersaing untuk gelar, adalah daya tarik besar. Sangat sulit beradaptasi di tempat yang jauh dari negara dan keluarga Anda."

“Tetapi Liverpool merangkul kami dengan cara yang luar biasa. Kami membiarkan diri kami dirangkul, dan kami juga merangkul klub ini. Saya bertahan di sini selama bertahun-tahun karena memahami bahwa ini adalah nilai yang juga ingin kami bawa," imbuh dia. 

Sumber: ESPN

Berita Terkait