3 Catatan Menarik Setelah PSIM Ditahan Persik di BRI Super League

PSIM Yogyakarta harus puas meraih satu poin dalam laga away melawan Persik Kediri di Stadion Gelora Joko Samudro, Gresik.

BolaCom | Ana DewiDiterbitkan 13 Februari 2026, 22:00 WIB
PSIM Yogyakarta harus puas bermain imbang 2-2 kontra Persik Kediri di Stadion Gelora Joko Samudro, Gresik, Jawa Timur pada pekan ke-21 BRI Super League, Jumat (13/2/2026) sore WIB. (dok. PSIM Yogyakarta)

Bola.com, Gresik - PSIM Yogyakarta harus puas meraih satu poin dalam laga away melawan Persik Kediri di Stadion Gelora Joko Samudro, Gresik, Jawa Timur pada pekan ke-21 BRI Super League, Jumat (13/2/2026) sore WIB.

Duel kedua tim berakhir dengan skor sama kuat 2-2. Persik unggul dua kali lewat aksi Jon Toral pada menit ke-31 dan Ezra Walian (57' P). Sementara itu, PSIM membalas melalui brace Ezequiel Vidal pada menit ke-37 dan 62'.

Advertisement

Hasil tersebut membuat PSIM tetap berada di posisi ketujuh klasemen sementara BRI Super League dengan torehan 32 poin. Adapun Persik bercokol di peringkat ke-11 dengan koleksi angka 26.

Kali ini, Bola.com mengulas setidaknya tiga fakta menarik setelah PSIM Yogyakarta ditahan Persik Kediri di BRI Super League 2025/2026. Yuk simak ulasan di bawah ini.

 

 

 


Gagal Menang Lagi

PSIM Yogyakarta harus puas bermain imbang 2-2 kontra Persik Kediri di Stadion Gelora Joko Samudro, Gresik, Jawa Timur pada pekan ke-21 BRI Super League, Jumat (13/2/2026) sore WIB. (dok. PSIM Yogyakarta)

Hasil seri ini memperpanjang paceklik kemenangan Laskar Mataram di putaran kedua. Pasukan Jean-Paul van Gastel itu belum sekalipun memetik poin penuh dalam empat pertandingan terakhir.

Sebelumnya, PSIM takluk 0-3 dari Persebaya Surabaya, lalu ditekuk Borneo FC dengan skor 1-2. Setelah itu, mereka ditahan Persis Solo tanpa gol, sebelum kembali berbagi angka saat menghadapi Persik.

Situasi ini tentu menjadi alarm bagi Laskar Mataram. Kalau tak segera berbenah bukan tidak mungkin posisi mereka bisa melorot dan terlempar dari persaingan 10 besar klasemen.


Debut Jop van der Avert

PSIM Yogyakarta resmi menggaet bek asal Belanda, Jop van der Avert, Selasa (03/02/2026) malam WIB. (dok. PSIM Yogyakarta)

Laga melawan Persik menjadi momen spesial bagi rekrutan anyar PSIM, Jop van der Avert. Bek asal Belanda itu akhirnya menjalani debut resmi bersama Laskar Mataram di BRI Super League.

Pada laga ini Jop bermain penuh selama 90 menit sebagai starter. Pemain berusia 25 tahun itu mendapat kartu kuning pada menit ke-24. Kehadirannya memberi warna baru di sektor belakang PSIM.

Jop van der Avert merupakan satu-satunya rekrutan baru Laskar Mataram pada bursa transfer paruh musim ini. Bek kelahiran 11 Mei 2000 itu resmi diperkenalkan manajemen PSIM pada Selasa (3/2/2026).


Gol Assist Kiper

Pemain PSIM Yogyakarta, Cahya Supriadi saat timnya bertanding melawan Persebaya Surabaya pada BRI Super League 2025/2026 di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Jumat (8/8/2025). (Bola.com/Abdul Aziz) 

Ezequiel Vidal kembali membuktikan diri sebagai sosok penting bagi PSIM. Gelandang asal Argentina itu mencetak dua gol sekaligus yang menyelamatkan timnya dari kekalahan.

Menariknya, gol pertama Vidal lahir dari situasi yang tak biasa. Ia menerima umpan panjang akurat dari penjaga gawang muda PSIM, Cahya Supriadi. Assist dari seorang kiper tentu menjadi catatan unik dalam pertandingan ini.

Distribusi bola kiper Timnas Indonesia U-22 tersebut menunjukkan kualitasnya bukan hanya sebagai shot-stopper, melainkan sebagai pemain yang mampu membantu melancarkan serangan dari belakang.


Simak Persaingan Musim Ini:

Berita Terkait