Rotasi Besar Arsenal di Piala FA: Arteta Siapkan Perombakan Total Saat Hadapi Wigan

Arsenal bersiap melakukan rotasi signifikan saat menjamu Wigan Athletic dalam ajang Piala FA, Minggu nanti.

BolaCom | Gregah NurikhsaniDiterbitkan 13 Februari 2026, 22:15 WIB
Pemain Arsenal David Raya, Martin Odegaard, Bukayo Saka, Ben White dan Declan Rice (kiri ke kanan melakukan selebrasi setelah memenangkan adu penalti pada pertandingan sepak bola leg kedua babak 16 besar Liga Champions melawan Porto FC di Emirates Stadium, London utara, 12 Maret 2024. (Adrian DENNIS/AFP)

Bola.com, Jakarta - Arsenal bersiap melakukan rotasi signifikan saat menjamu Wigan Athletic dalam ajang Piala FA, Minggu nanti. Di tengah jadwal padat dan ambisi berburu trofi di berbagai kompetisi, Mikel Arteta diprediksi tak akan menurunkan komposisi terbaiknya secara penuh.

The Gunners tengah menjalani periode sibuk yang menguras energi. Laga kontra Wigan hanya berjarak tiga hari dari duel Premier League melawan Brentford yang berakhir imbang. Situasi ini membuat manajemen beban pemain menjadi prioritas utama.

Advertisement

Dengan empat kompetisi masih terbuka musim ini, Arteta harus cermat menjaga keseimbangan antara hasil dan kebugaran. Piala FA memang penting, tetapi stabilitas skuad dalam jangka panjang jauh lebih krusial, terutama saat persaingan liga semakin memanas.

Melawan tim League One di Emirates Stadium menjadi momen ideal untuk memberi kesempatan kepada pemain pelapis. Namun dalam turnamen seperti Piala FA, kejutan selalu mungkin terjadi jika lengah sedikit saja.

 


Arteta Putar Skuad, Kepa dan Ben White Siap Tampil

Manajer Arsenal, Mikel Arteta, usai laga melawan Slavia Praha di Liga Champions 2025-2026. (AP Photo/Petr David Josek)

Pelatih Arsenal, Mikel Arteta, diperkirakan akan merombak susunan pemainnya secara menyeluruh. Kiper spesialis piala, Kepa Arrizabalaga, hampir pasti mengisi posisi penjaga gawang sejak menit pertama.

Di lini belakang, Ben White dan Myles Lewis-Skelly berpeluang mendapatkan menit bermain yang jarang mereka peroleh dalam beberapa pekan terakhir. Rotasi ini penting untuk menjaga ritme kompetitif pemain yang minim tampil.

William Saliba sempat absen saat melawan Brentford karena sakit. Meski kondisinya disebut hanya masalah jangka pendek, ada kemungkinan ia tetap diistirahatkan demi memastikan kebugarannya benar-benar pulih.

Langkah ini mencerminkan pendekatan pragmatis Arteta. Menghadapi Wigan memang menuntut profesionalisme penuh, tetapi risiko cedera tambahan di fase krusial musim harus ditekan seminimal mungkin.

 


Krisis Lini Tengah dan Peluang Kedua untuk Eze

Duel antarpemain dalam laga Brentford vs Arsenal di Liga Inggris 2025/2026, Jumat (13/2/2026). (AP Photo/Ian Walton)

Masalah terbesar Arsenal justru ada di sektor tengah. Mikel Merino harus menepi cukup lama usai menjalani operasi kaki. Sementara itu, Kai Havertz dipastikan absen karena gangguan otot.

Max Dowman juga belum sepenuhnya pulih dari cedera pergelangan kaki. Situasi ini membuat opsi Arteta di lini tengah menjadi terbatas, terutama jika ia ingin tetap menjaga intensitas dan kontrol permainan.

Martin Odegaard memang sudah kembali tampil saat melawan Brentford. Namun ia terlihat pincang usai pertandingan akibat masalah lutut yang sempat mendapat perawatan di babak kedua. Kondisi tersebut membuatnya diragukan tampil sebagai starter.

Dengan situasi itu, Eberechi Eze kemungkinan besar kembali mendapat kesempatan membuktikan diri meski performanya belakangan kurang meyakinkan. Lewis-Skelly pun berpeluang dimainkan lebih ke tengah, memberikan variasi baru dalam struktur taktik Arsenal.

 


Opsi Lini Depan dan Tanda Tanya Bukayo Saka

Selebrasi winger Arsenal, Bukayo Saka usai mencetak gol ke gawang Brighton, Kamis (30/10/2025) (AP Photo/Kin Cheung)

Di lini serang, rotasi juga tak terhindarkan. Gabriel Jesus dan Gabriel Martinelli bisa kembali masuk starting XI untuk menambah daya gedor.

Bukayo Saka sudah pulih dari masalah pinggul dan memang membutuhkan menit bermain untuk kembali ke performa terbaik. Namun, menurunkannya sebagai starter di laga ini akan menjadi kejutan besar mengingat pentingnya menjaga kebugarannya untuk kompetisi utama.

Menghadapi Wigan di kandang sendiri tetap menuntut fokus penuh. Rotasi bukan berarti menurunkan standar, melainkan strategi menjaga konsistensi di tengah musim yang panjang dan melelahkan.

Bagi Arsenal, laga ini bukan sekadar tiket ke putaran kelima Piala FA. Ini adalah ujian kedalaman skuad dan kecermatan Arteta mengelola sumber daya. Jika rotasi berjalan efektif, The Gunners bisa terus melaju di semua front tanpa mengorbankan ambisi besar mereka musim ini.


Persaingan di Liga Inggris 2025/2026

Berita Terkait