Agen Jurgen Klopp Buka Suara soal Tawaran MU Setelah Tinggalkan Liverpool: Tolak! Tak Akan ke Klub Inggris Lain

Jurgen Klopp mengakhiri hampir satu dekade kebersamaannya bersama Liverpool di Anfield untuk mengambil jeda dari dunia kepelatihan.

BolaCom | Benediktus Gerendo PradigdoDiterbitkan 17 Februari 2026, 20:15 WIB
Ekspresi bahagia pelatih Liverpool, Jurgen Klopp saat laga leg pertama 16 Besar Liga Europa 2023/2024 melawan Sparta Praha di Epet Arena, Praha, Republik Ceko, Jumat (08/03/2024) dini hari WIB. (AP Photo/Petr David Josek)

Bola.com, Jakarta - Agen Jurgen Klopp, Marc Kosicke, mengungkapkan kliennya sempat mendapat pendekatan dari Manchester United (MU) dan juga Chelsea setelah meninggalkan Liverpool pada musim panas 2024.

Jurgen Klopp mengakhiri hampir satu dekade kebersamaannya bersama Liverpool di Anfield untuk mengambil jeda dari dunia kepelatihan.

Advertisement

Bahkan, menurut Kosicke, Klopp juga menolak peluang untuk menjadi pelatih tim nasional Inggris setelah kepergian Gareth Southgate. Saat ditanya mengenai kemungkinan pria 58 tahun itu kembali ke pinggir lapangan, Kosicke mengatakan:

“Saat ini, saya tidak melihat itu akan terjadi, karena dia sangat bahagia dengan peran barunya dan di lingkungan ini,” ujar Kosicke.

“Mungkin suatu saat dia akan mengatakan bahwa dia rindu suasana ruang ganti lagi. Namun, saat ini dia sangat, sangat bahagia dengan perannya."

"Sebelum bergabung dengan Red Bull, Jurgen bisa saja melatih tim nasional Amerika Serikat atau Inggris. Mungkin juga Jerman, jika Julian Nagelsmann belum berada di sana,” lanjutnya.


Fokus ke Peran Baru di Red Bull

Pelatih Liverpool, Jurgen Klopp yang telah menyatakan akan meninggalkan Liverpool pada akhir musim 2023/2024 tercatat menjadi pelatih aktif dengan masa kerja terlama menangani sebuah klub di Premier League. Musim ini menjadi musim ke-9 ia membesut Liverpool sejak menandatangani kontrak pada awal musim 2015/2016 menggantikan Brendan Rodgers setelah sebelumnya menangani Borussia Dortmund. (AFP/Adrian Dennis)

Setelah meninggalkan Liverpool, Jurgen Klopp kini menjabat sebagai global head of football untuk grup Red Bull GmbH. Peran ini membuatnya beralih dari tugas kepelatihan langsung menjadi tanggung jawab manajerial yang lebih luas.

Kosicke menegaskan bahwa meski ada minat dari klub-klub besar Inggris, Klopp tetap konsisten dengan keputusannya.

“Bahkan Chelsea dan Manchester United sempat melakukan pendekatan, meskipun Jurgen sudah dengan jelas menyatakan bahwa dia tidak akan melatih klub lain di Inggris," ujar Kosicke.

"Pendekatan-pendekatan itu tidak berhenti. Jurgen telah mengalami metamorfosis, beralih dari pelatih dengan perspektif luas menuju tanggung jawab manajemen yang lebih besar," lanjutnya.

Menariknya, pihak Chelsea membantah klaim mereka sempat menyatakan minat terhadap Klopp.


Dua Kali Hampir ke Bayern Munchen

Jurgen Klopp. (AFP/Paul Ellis)

Dalam wawancara dengan Transfermarkt, Kosicke juga mengungkap bahwa Bayern Munchen hampir merekrut Klopp dalam dua kesempatan berbeda.

“Bayern sangat dekat untuk merekrut kami dua kali,” ujar Kosicke.

"Sekali pada 2008, Uli Hoeness menginginkan Jurgen Klopp, tetapi Karl-Heinz Rummenigge menginginkan Jurgen Klinsmann.”

Kesempatan kedua datang setelah pemecatan Niko Kovac pada November 2019, saat Klopp masih menangani Liverpool.

“Dan setelah Niko Kovac, ketika Jurgen masih di Liverpool, mereka mendekati kami lagi. Tidak ada yang menyangka semuanya akan sesukses itu dengan Hansi Flick. Saat itu memang bukan momentum yang tepat,” lanjutnya.


Bantah Isu ke Real Madrid

Bulan lalu, Jurgen Klopp kembali menegaskan ia belum memiliki rencana untuk kembali melatih dalam waktu dekat, meski sempat dikaitkan dengan Real Madrid.

“Saya tidak berharap akan berubah pikiran, tetapi saya tidak tahu. Kami sedang membangun rumah sekarang dan istri saya ingin memiliki ruang trofi yang sangat besar," ujar Klopp.

"Ada satu ruangan kecil lainnya dan saya berkata, ‘Ini sudah cukup karena kami tahu berapa banyak trofi yang kami miliki, kami tidak akan menambahnya lagi'," lanjutnya.

Klopp menutup dengan pernyataan penuh keyakinan: “Mungkin terdengar arogan, tetapi saya tahu saya bisa melatih sebuah tim sepak bola. Namun saya tidak harus melakukannya sampai hari terakhir hidup saya.”

Untuk saat ini, Jurgen Klopp tampaknya benar-benar menikmati babak baru dalam kariernya, jauh dari tekanan garis tepi lapangan.

Sumber: Daily Star

 

Persaingan di Premier League

Berita Terkait