Jelang AC Milan Hadapi Como, Max Allegri Malah Sebut Inter Milan Favorit Scudetto

Meski mengakui dirinya tetap fokus terhadap persiapan AC Milan menghadapi Como, Massimiliano Allegri juga menyebut Inter Milan sebagai favorit utama dalam perburuan Scudetto.

BolaCom | Benediktus Gerendo PradigdoDiterbitkan 18 Februari 2026, 08:45 WIB
Pelatih AC Milan, Massimiliano Allegri, dalam laga Serie A melawan Lecce di Stadion Via del Mare, Lecce, Italia, Sabtu (30 Agustus 2025). (Giovanni Evangelista/LaPresse via AP)

Bola.com, Jakarta - Jelang laga tunda giornata 24 Serie A Liga Italia yang mempertemukan AC Milan dan Como pada Kamis (19/2/2026) dini hari WIB, pelatih Rossoneri, Massimiliano Allegri, mengungkapkan banyak hal, termasuk menyebut rival sekota timnya, Inter Milan, sebagai favorit scudetto.

Selain membahas mengenai persiapan AC Milan menghadapi Como dalam laga tunda tersebut, Max Allegri juga mendapat pertanyaan mengenai kontroversi wasit dalam laga yang mempertemukan Inter Milan kontra Juventus.

Advertisement

Meski mengakui dirinya tetap fokus terhadap timnya sendiri, Allegri juga menyebut Inter Milan sebagai favorit utama dalam perburuan Scudetto.

"Mengapa? Kami melakukan hal-hal yang baik. Inter Milan adalah favorit untuk gelar juara. Mereka jadi favorit bersama Napoli dan sekarang lebih lagi," ujar Allegri.

Allegri juga menegaskan, meski dirinya menganggap Inter Milan sebagai favorit juara, peluang untuk menjadi juara itu belum tertutup, termasuk untuk AC Milan. Namun, ia menegaskan beberapa tim juga masih punya peluang yang sama.

"Masih banyak pertandingan tersisa. Juventus, Napoli, AS Roma, Como. Kami harus tetap tenang. Setelah kami berada di Liga Champions, kita akan lihat nanti," ucap Allegri.

"Kami bukan satu-satunya yang berjuang untuk gelar: masih ada 13 pertandingan tersisa, dan apa pun masih bisa terjadi. Kewaspadaan dibutuhkan di kedua ujung klasemen. Kami tidak boleh membuang energi pada situasi di luar. Saat ini kami perlu fokus sepenuhnya," lanjutnya.

Dengan kondisi skuad yang belum sepenuhnya ideal dan persaingan gelar yang ketat, laga melawan Como menjadi ujian penting bagi AC Milan dalam menjaga ambisi mereka di papan atas Serie A Liga Italia.

 
 

Christian Pulisic Masih Diragukan

Aksi Christian Pulisic di pertandingan AC Milan vs Cremonese di giornata 1 Serie A 2025/2026 di San Siro, Minggu (24/08/2025). (AP Photo/Luca Bruno)

Allegri mengonfirmasi Christian Pulisic masih diragukan tampil saat Rossoneri menjamu Como 1907 di San Siro dalam laga tunda Serie A. Laga ini sebelumnya ditunda karena upacara pembukaan Olimpiade Musim Dingin digelar di Stadio Meazza.

Selain Pulisic yang belum sepenuhnya bugar, Santiago Gimenez masih cedera dan Adrien Rabiot harus absen akibat skorsing.

"Selain Rabiot yang terkena skorsing, yang lain merasa cukup baik. Saelemaekers tersedia, dan saya berharap hal yang sama untuk Pulisic, karena dia masih merasakan ketidaknyamanan. Kita lihat saja apakah dia tersedia. Gimenez akan segera kembali,” ujar Allegri.

Saat ditanya soal pengganti Rabiot, Allegri menambahkan: “Saya belum memutuskan. Jashari merasa baik, dan saya harus menentukan pilihan. Adrien baik-baik saja, dia meningkat secara teknis, fisik, dan mental. Siapa yang bermain besok akan tampil hebat.”


Peran Penting Luka Modric di Lini Tengah

Pemain AC Milan, Luka Modric, berjabat tangan dengan pelatih AC Milan, Massimiliano Allegri, usai ditarik keluar pada laga Liga Italia antara AC Milan vs Verona di Milan, Italia, Minggu, 28 Desember 2025. (AP Photo/Luca Bruno)

Meski dihantam beberapa masalah kebugaran pemain, Milan masih memiliki figur berkelas di lini tengah, yakni Luka Modric. Allegri memuji profesionalisme dan mentalitas gelandang veteran tersebut.

“Rahasia Luka adalah ia memiliki gairah dan kecintaan yang mendalam terhadap sepak bola yang mendorongnya menampilkan performa seperti ini,” ujar Allegri.

“Dia meminta maaf dan marah kepada dirinya sendiri ketika salah mengumpan, satu dari setiap 50 atau 60 umpan yang ia lakukan. Ketenangan saat menjalani latihan dan pertandingan adalah sesuatu yang harus banyak dipelajari pemain lain."

"Ketika momen penentuan dalam pertandingan tiba, ekspresi Luka berubah. Itulah yang Anda lihat dari para juara besar," lanjutnya.

Sementara itu, Allegri juga menyinggung kondisi Rafael Leao yang belum selalu menjadi starter.

“Sulit memberi persentase. Katakan saja dia baik-baik saja. Dia menjalani sesi latihan yang cukup bagus kemarin," ujar Allegri.

“Seperti Pulisic, dia mengalami beberapa masalah fisik musim ini, tetapi juga mencetak gol-gol penting. Tentu mereka akan tampil sangat baik di bagian akhir musim ketika laga akan berubah dan kami butuh pemain-pemain teknis," lanjutnya.


Allegri Puji Cesc Fabregas dan Como

Pelatih kepala Como asal Spanyol, Cesc Fabregas. (Piero CRUCIATTI/AFP)

Meski AC Milan menang 3-1 atas Como bulan lalu, pelatih Como, Cesc Fabregas, sempat menunjukkan kekecewaan. Namun Allegri justru melontarkan pujian terhadap pelatih asal Spanyol tersebut.

“Tidak ada perdebatan. Saya pikir Como dan Fabregas melakukan pekerjaan yang luar biasa. Mereka bersaing untuk tiket Liga Champions,” ujar Allegri.

“Mereka melakukan pekerjaan hebat dalam waktu singkat, jadi kami hanya bisa memberi selamat. Terkadang Anda bermain bagus, terkadang tidak terlalu bagus."

"Bagi Milan, yang penting adalah meraih hasil lewat performa, entah itu bagus atau tidak. Target utama adalah mencapai Liga Champions," lanjutnya.

Sumber: Football Italia


Persaingan di Serie A Liga Italia

Berita Terkait