Fabregas dan Allegri Cekcok di Laga AC Milan Vs Como: Ada Kartu Merah, Sindiran hingga Permintaan Maaf

Hubungan panas antara Massimiliano Allegri dan Cesc Fabregas kembali mencuat.

BolaCom | Yus Mei SawitriDiterbitkan 19 Februari 2026, 12:15 WIB
Massimiliano Allegri dan Cesc Fabregas sebelum laga AC Milan vs Como di Liga Italia, Kamis (19/2/2026). (Fabio Ferrari/LaPresse via AP)

Bola.com, Jakarta - Hubungan panas antara Massimiliano Allegri dan Cesc Fabregas kembali mencuat. Keduanya terlibat adu mulut menyusul hasil 1-1 antara AC Milan dan Como di San Siro, Kamis (19/2/2026). 

Tensi kedua pelatih sudah menjadi sorotan ketika AC Milan mengalahkan Como 3-1 Stadio Sinigaglia pada 15 Januari 2026. Fabregas tampak tidak puas dengan hasil pertandingan ini. 

Advertisement

Ternyata, tensi panas antara kedua pelatih semakin terasa pada laga Liga Italia malam tadi. Kali ini, tak ada tim yang keluar sebagai pemenang. 

Kali ini, cekcok Allegri dan Como terasa lebih instens. Allegri bahkan diganjar kartu merah, sedangkan Fabregas meminta maaf selepas pertandingan. 


Kronologi Kejadian Cekcok

Massimiliano Allegri memberikan instruksi pada skuad AC Milan di laga lawan Napoli di semifinal Supercoppa Italiana di Stadion Universitas King Saud, Riyadh, Arab Saudi, Jumat (19/12/2025). (AP Photo/Altaf Qadri)

Seperti dikutip dari Football Italia, insiden itu bermula ketika Fabregas terlihat menjangkau garis tepi lapangan dan diduga menarik atau mendorong Alexis Saelemaekers saat bola masih hidup. Saelemaekers bereaksi keras atas insiden tersebut. 

Reaksi keras winger AC Milan tersebut memicu respons dari staf Como dan berujung adu argumen dengan Allegri.

Menariknya, wasit tidak melihat aksi awal Fabregas. Kartu merah justru diberikan kepada Allegri dan salah satu staf Como.

Keputusan tersebut membuat Allegri kesal dan melontarkan sindiran bahwa lain kali ia mungkin akan melakukan tekel kepada siapa pun yang berlari melewatinya.

 

 


Fabregas Minta Maaf

Pelatih Como Cesc Fabregas. (Josep LAGO / AFP)

Selepas pertandingan, Fabregas langsung menyampaikan permintaan maaf dalam berbagai wawancara dan konferensi pers. Ia mengakui tindakannya tidak sportif, merujuk pada pernyataan Cristian Chivu sebelumnya soal pentingnya pelatih menjaga sikap di pinggir lapangan.

Fabregas juga memahami reaksi Allegri dan berharap insiden serupa tidak terulang sepanjang karier kepelatihannya.

Laporan dari Sky Sport Italia dan DAZN Italia menyebut ketegangan belum benar-benar reda. Allegri dan Fabregas dikabarkan kembali bertukar kata-kata panas saat berpapasan sebelum konferensi pers dimulai, jauh dari sorotan kamera.

Insiden ini menambah panjang daftar rivalitas emosional di Serie A, sekaligus menegaskan bahwa duel Milan kontra Como tidak hanya panas di lapangan, tetapi juga di area teknis.   

Sumber: Football Italia

Berita Terkait