BRI Super League: Kualitas Rumput JIS Kembali Mengundang Keluhan

Persija Jakarta kembali bermain di JIS, Jumat (20/2/2026) setelah sekian lama.

BolaCom | Hery KurniawanDiterbitkan 21 Februari 2026, 17:15 WIB
Hingga akhir pertandingan, skor todak berubah, Persija unggul 2-1 atas PSM Makassar. Tambahan tiga poin membuat Persija naik ke peringkat kedua BRI Super League 2025/2026 dengan 47 angka. Tampak dalam foto, pemain depan Persija, Gustavo Almeida Dos Santos (kanan) mencoba mengecoh penjaga gawang PSM Makassar, M. Reza Arya Pratama pada laga pekan ke-22 BRI Super League 2025/2026 di Jakarta International Stadium, Jumat (20/2/2026) malam WIB. (Bola.com/Abdul Aziz)

Bola.com, Jakarta - Persija Jakarta akhirnya kembali berlaga di Jakarta International Stadium (JIS). Macan Kemayoran menjamu PSM Makassar di stadion berkapasitas 82 ribu penonton itu dalam pekan ke-22 BRI Super League 2025/2026, Jumat (20/2/2026) malam.

Laga itu pun berakhir cukup manis bagi Persija Jakarta. Dony Tri Pamungkas dan kawan-kawan bisa meraih kemenangan 2-1 atas PSM Makassar. 

Advertisement

Namun, ada cerita yang kembali terulang dari JIS. Kualitas rumput stadion yang terletak di kawasan Jakarta Utara itu kembali dikeluhkan.

Padahal, JIS sudah lama tidak digunakan untuk kegiatan sepak bola. Laga kandang terkini Persija Jakarta di JIS bahkan terjadi pada September lalu.


Kritik untuk Rumput

Pemain Persija Jakarta, Jean Mota ketika mengambil tendangan sudut saat timnya menghadapi PSM Makassar pada pekan ke-22 BRI Super League 2025/2026 yang berlangsung di Jakarta International Stadium (JIS), Jumat (20/2/2026) malam WIB. (Bola.com/Abdul Aziz)

Pelatih Persija Jakarta Mauricio Souza, menyebut tim asuhannya berusaha menguasai bola dan menjaga koneksi antarpemain sepanjang laga melawan PSM Makassar.

Mauricio Souza juga menyinggung kondisi lapangan yang dinilainya kurang ideal untuk gaya bermain cepat yang diusung timnya.

"Kami berusaha menguasai bola. Kami berusaha terhubung dengan cepat satu sama lain," ucapnya.

"Apa yang sebelumnya menjadi kerugian bagi kami, akhirnya justru membantu kami. Lapangan tadi benar-benar tidak menawarkan kondisi yang bagus," sambung eks pelatih Madura United itu.


Merugukan Tim Tuan Rumah dan Tamu

Di babak kedua, Persija dan PSM Makassar bermain lebih terbuka. Bola silih berganti memasuki kotak penalti masing-masing. Tampak dalam foto, pemain sayap kanan Persija, Allano Brendon De Souza Lima (kiri) berebut bola dengan gelandang tengah PSM Makassar, Gledson Paixao Da Silva, pada laga pekan ke-22 BRI Super League 2025/2026 di Jakarta International Stadium, Jumat (20/2/2026) malam WIB. (Bola.com/Abdul Aziz)

Lebih lanjut, Mauricio Souza merasa situasi tersebut berdampak pada kedua tim, terutama saat distribusi bola dari lini belakang. Ia menyebut kesalahan yang terjadi oleh kiper PSM, Reza Arya mampu dimanfaatkan dengan baik oleh Maxwell.

"Bagi tim kami yang bermain dengan gaya yang cepat dan akseleratif, kondisi lapangan itu akhirnya merugikan kami. Saya pikir itu juga merugikan lawan," jelas Souza.

"Karena pada saat kiper mencoba menendang bola ke depan, dia akhirnya membuat kesalahan, dan Maxwell sangat cerdas dengan memanfaatkan itu untuk mencetak gol. Namun, sekali lagi saya pulang dengan perasaan senang atas performa tim saya," tandas sang pelatih asal Brasil. 


Persaingan di BRI Super League 2025/2026

Berita Terkait