Di Balik Comeback Argentina, Ada 5 Pemain yang Membuat Perbedaan

Argentina menyingkirkan Inggris 2-1 di semifinal. Messi 2 assist, Enzo 85', Lautaro 90+2. Juara bertahan ke final Piala Dunia 2026 hadapi Spanyol.

Bola.com, Jakarta - Argentina memastikan tempat di final Piala Dunia 2026 usai membalikkan keadaan dan menundukkan Inggris 2-1 pada semifinal di Mercedes-Benz Stadium, Atlanta, Kamis (16/7/2026) dini hari WIB. Juara bertahan bangkit di fase akhir pertandingan untuk mengamankan tiket partai puncak.

The Three Lions sempat memimpin lebih dulu melalui Anthony Gordon pada menit ke-55. Namun Albiceleste merespons lewat gol Enzo Fernandez pada menit ke-85 dan penyelesaian Lautaro Martinez saat injury time.

Di balik skor akhir, sejumlah nama mengambil peran besar di momen penentuan. Lionel Messi mengalirkan dua assist krusial, Enzo Fernandez menghidupkan lini tengah, Cristian Romero menjaga struktur pertahanan, sementara dampak dari bangku cadangan datang melalui Nicolas Gonzalez dan Lautaro Martinez.

Kemenangan 2-1 ini mengantarkan Argentina menantang Spanyol pada final turnamen akbar tersebut, melanjutkan perjalanan tim yang kembali memperlihatkan ketangguhan dalam tekanan.

Yuk gabung channel whatsapp Bola.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Liga 1, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, hingga bulutangkis. Klik di sini (JOIN)

Messi Mengalirkan Kreativitas dari Lini Depan

Lionel Messi tidak mencetak gol, tetapi kembali menjadi motor serangan Argentina sepanjang pertandingan. Kapten Albiceleste mencatat dua assist yang menjadi pemantik kebangkitan timnya pada babak kedua.

Assist pertama lahir untuk Enzo Fernandez, yang menuntaskannya dengan tembakan indah dari luar kotak penalti pada menit ke-85. Umpan tersebut membuka jalan bagi Argentina untuk menyamakan skor setelah tertinggal sejak awal paruh kedua.

Beberapa menit berselang, Messi mengirim umpan silang presisi yang disambut Lautaro Martinez menjadi gol kemenangan pada menit 90+2. Dua kontribusi langsung ini merangkum peran Messi sebagai penghubung serangan yang efektif di fase-fase krusial.

Enzo Fernandez Menghidupkan Lini Tengah

Enzo Fernandez masuk dalam deretan pemain terbaik Argentina pada laga ini. Selain menjadi pencetak gol penyama kedudukan, ia aktif mengalirkan bola dari lini tengah dan menjadi sumber energi ketika timnya tertinggal.

Pergerakan tanpa bola dan keberanian mengambil keputusan menjaga aliran permainan tetap hidup. Dari area sentral, Enzo menyediakan opsi progresi yang membuat Argentina tetap menekan Inggris hingga menit-menit akhir.

Golnya pada menit ke-85 tidak hanya mengubah skor, tetapi juga menggeser momentum pertandingan ke pihak Argentina. Dari situ, Albiceleste menemukan kepercayaan diri untuk menuntaskan pembalikan keadaan.

Romero Menjaga Organisasi Pertahanan

Cristian Romero kembali memperlihatkan kepemimpinan di jantung pertahanan. Meski menerima kartu kuning pada awal babak kedua, bek tengah tersebut tetap tampil solid dalam mengadang serangan Inggris.

Ketangguhan Romero membantu Argentina bertahan ketika lawan berusaha mempertahankan keunggulan. Ia menjaga organisasi lini belakang sehingga timnya memiliki kesempatan membalikkan keadaan pada menit-menit akhir.

Tekanan Inggris memang sempat menyulitkan. Namun, pertahanan Argentina mampu tetap tenang hingga momentum pertandingan berbalik ke kubu Albiceleste.

Dampak Pemain Pengganti: Nicolas Gonzalez dan Lautaro Martinez

Nicolas Gonzalez memberikan dimensi baru setelah masuk dari bangku cadangan. Ia hampir langsung mencetak gol melalui sundulan yang digagalkan Jordan Pickford, sebelum peluang berikutnya melenceng tipis.

Lautaro Martinez menjadi penentu hasil pertandingan. Penyerang Inter Milan itu memanfaatkan umpan silang Lionel Messi pada menit 90+2 untuk mengarahkan bola ke gawang Inggris dan memastikan kemenangan 2-1.

Gol tersebut mengantar Argentina melaju ke final Piala Dunia 2026 menghadapi Spanyol. Penampilan para pemain kunci ini memperlihatkan kembali kekuatan kolektif Albiceleste dalam menyikapi tekanan pada pertandingan-pertandingan besar.

Video Populer

Foto Populer