AFC Sanksi PSSI Puluhan Juta Buntut Terlambat Mengajukan Permohonan Otorisasi Uji Coba Timnas Indonesia U-23 Vs Mali

Komite Disiplin dan Etik AFC menjatuhkan sanksi finansial kepada PSSI. Keputusan itu dikeluarkan dalam sidang yang berlangsung pada 25 Februari 2026.

BolaCom | Muhammad Adi YaksaDiterbitkan 26 Februari 2026, 12:15 WIB
Logo PSSI. (Bola.com/Dody Iryawan)

Bola.com, Jakarta - Komite Disiplin dan Etik Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) menjatuhkan sanksi finansial kepada PSSI. Keputusan itu dikeluarkan dalam sidang yang berlangsung pada Rabu (25-2-2026).

PSSI dikenai denda sebesar 1.500 dolar AS atau setara Rp25,1 juta akibat pelanggaran administratif terkait uji coba Timnas Indonesia U-23 melawan Timnas Mali U-23.

Advertisement

Pertandingan tersebut digelar dua kali pada 15 dan 18 November 2025 di Stadion Pakansari, Kabupaten Bogor.

Pelanggaran yang dilakukan PSSI merujuk pada Pasal 11.15 dalam AFC Regulations Governing International Matches.

Aturan itu mengatur prosedur otorisasi yang wajib dipenuhi federasi anggota untuk pertandingan internasional tier 2 maupun kompetisi internasional tier 2.

Komite Disiplin dan Etik AFC menyatakan PSSI terbukti terlambat mengajukan permohonan otorisasi atas laga tersebut. Kelalaian administratif itulah yang menjadi dasar penjatuhan sanksi.


Pelanggaran Ketujuh

Ketua Umum PSSI, Erick Thohir (tengah) berfoto bersama dengan Manajer Timnas Indonesia Sumardji, Waketum PSSI Zainudin Amali, Sekjen PSSI Yunus Nusi, dan Exco Arya Sinulingga pada konferensi pers terkait rencana baru perkembangan Timnas Indonesia yang berlangsung di Menara Danareksa, Kemayoran, Jakarta Pusat, Senin (06/01/2025). (Bola.com/Bagaskara Lazuardi)

Yang memperparah situasi, pelanggaran kali ini bukan yang pertama dilakukan PSSI dalam periode rekidivisme yang berlaku. AFC mencatat ini merupakan pelanggaran ketujuh PSSI dalam periode yang sama.

Status pelanggaran berulang itu menjadi catatan serius bagi PSSI di mata AFC. Rekam jejak tersebut menunjukkan PSSI masih belum konsisten dalam memenuhi prosedur administrasi internasional.

Dalam putusannya, Komite Disiplin dan Etik AFC memerintahkan PSSI segera melunasi denda yang dijatuhkan. Pembayaran wajib diselesaikan dalam batas waktu 30 hari sejak keputusan resmi dikomunikasikan kepada pihak yang bersangkutan.


Dibayarkan 30 Hari

Timnas Indonesia U-22 menelan kekalahan tiga gol tanpa balas dari Mali U-22 pada laga uji coba di Stadion Pakansari, Kabupaten Bogor, Sabtu (15/11/2025) malam WIB. (Bola.com/M Iqbal Ichsan)

Dasar hukum tenggat waktu pembayaran tersebut mengacu pada Pasal 11.3 dalam Kode Disiplin dan Etik AFC. Aturan itu mengikat seluruh federasi anggota yang terkena sanksi dari Komite Disiplin dan Etik AFC.

"Asosiasi Sepak Bola Indonesia diperintahkan untuk membayar denda sebesar USD1.500 atas pelanggaran Pasal 11.15 Regulasi AFC tentang Penyelenggaraan Pertandingan Internasional," tulis AFC.

"Denda tersebut harus dilunasi dalam waktu 30 hari sejak tanggal keputusan ini dikomunikasikan sesuai dengan Pasal 11.3 Kode Disiplin dan Etik AFC," jelasnya.


Bunyi Sanksi AFC

Logo baru AFC. Logo baru AFC yang resmi menggantikan logo lama pada 1 Januari 2025. (Bola.com/AFC)

- Pertandingan Internasional, Tim Nasional Indonesia U-23 vs Tim Nasional Mali U-23 pada 15 November 2025 – 18 November 2025.

- Prosedur Otorisasi Asosiasi Sepak Bola Indonesia untuk Pertandingan Internasional Tier 2 dan Kompetisi Internasional Tier 2.

- Pasal 11, Regulasi AFC tentang Penyelenggaraan Pertandingan Internasional.

- Pihak Tergugat mengajukan permohonan otorisasi melewati batas waktu yang ditentukan. (Ini merupakan pelanggaran ketujuh dari Pihak Tergugat dalam periode residivisme).

- Asosiasi Sepak Bola Indonesia diperintahkan untuk membayar denda sebesar USD1.500 atas pelanggaran Pasal 11.15 Regulasi AFC tentang Penyelenggaraan Pertandingan Internasional.

- Denda tersebut harus dilunasi dalam waktu 30 hari sejak tanggal keputusan ini dikomunikasikan sesuai dengan Pasal 11.3 Kode Disiplin dan Etik AFC.

Berita Terkait