Liverpool Catat Rekor Aneh di Premier League usai Menghajar West Ham

Liverpool mencetak rekor Premier League baru menyusul kemenangan dramatis 5-2 atas West Ham United.

BolaCom | Aning JatiDiterbitkan 01 Maret 2026, 21:00 WIB
Liverpool berhasil meraih kemenangan 5-2 atas West Ham United pada laga pekan ke-28 Premier League di Stadion Anfield, Sabtu (28/02/2026) malam WIB. Satu dari lima gol The Reds disarangkan Hugo Ekitike. (AP Photo/Jon Super)

Bola.com, Jakarta - Liverpool membuat sejarah di Premier League setelah membantai West Ham United 5-2 di Anfield, Sabtu (28-2-2026).

Laga ini terasa krusial bagi tim asuhan Arne Slot. Liverpool pun menjawab tekanan dengan performa impresif. Lima gol memastikan mereka mengamankan tiga poin penting sekaligus memperkuat posisi di papan atas klasemen.

Advertisement

Kemenangan ini menempatkan Liverpool tetap di jalur perburuan tiket Liga Champions musim depan.

Saat ini mereka berada di peringkat kelima, sejajar poin Manchester United. Tetapi, selain tiga poin, The Reds juga mencatat rekor Premier League yang sulit disaingi.

Gol pertama ke gawang West Ham datang cepat, hanya lima menit setelah kick-off, melalui Hugo Ekitike yang memanfaatkan sepak pojok. Tidak lama berselang, kapten Virgil van Dijk menggandakan keunggulan lewat gol ke-28-nya untuk klub, juga dari set-piece.

Gol ketiga lahir dari tendangan Alexis Mac Allister yang menembus sudut atas gawang, lagi-lagi berawal dari sepak pojok.


Era Dominasi Set-Piece

Gol lain Liverpool juga dilesatkan oleh Virgil van Dijk (24'), Cody Gakpo (70'), dan gol bunuh diri dari Axel Disasi (82'). Sementara itu, dua gol tim tamu dicetak oleh Tomas Soucek (49') dan Taty Castellanos (75'). (AP Photo/Jon Super)

Dengan catatan ini, Liverpool kini sudah mencetak tujuh gol Premier League beruntun dari set-piece non-penalti, rekor terpanjang dalam sejarah kompetisi.

Mereka juga menjadi tim pertama sejak MU menghadapi Leicester City pada 2016 yang mampu mencetak tiga gol dari corner di babak pertama.

Menariknya, Liverpool kini memimpin klasemen gol dari set-piece terbanyak musim ini, padahal sempat menjadi tim papan bawah dari kategori ini sejak awal musim hingga akhir 2025.

Rangkaian gol set-piece ini dimulai dari Ibrahima Konate saat menang 4-1 atas Newcastle United pada Januari. Gol Florian Wirtz di laga yang sama menjadi gol terakhir Liverpool dari open play sebelum era dominasi set-piece dimulai.


Mematikan dari Bola Mati

Gelandang Liverpool, Alexis Mac Allister, merayakan golnya ke gawang Nottingham Forest dalam laga pekan ke-27 Premier League 2025/2026 d The City Ground, Minggu (22/2/2026) malam WIB. (Ben STANSALL / AFP)

Setelah itu, gol Van Dijk dari corner saat menang 1-0 atas Sunderland, serta gol Dominik Szoboszlai dari tendangan bebas saat kalah 1-2 dari Manchester City, menambah daftar gol set-piece mereka.

Bahkan di laga sebelum kemenangan atas West Ham, Mac Allister mencetak gol penentu di menit akhir, yang secara teknis juga berasal dari set-piece karena tim lawan tak sempat melakukan open play.

Dengan catatan ini, Liverpool bukan sekadar mengamankan tiga poin penting, melainkan juga menegaskan diri sebagai tim Premier League paling mematikan dari bola mati.

 

Sumber: Sportbible

Berita Terkait