Curhat Michael Carrick setelah MU Keok di Markas Newcastle: Kecewa dan Menyakitkan

Manajer Manchester United (MU), Michael Carrick, tak menutupi kekecewaannya setelah timnya takluk 1-2 dari Newcastle United di St James Park

BolaCom | Yus Mei SawitriDiterbitkan 05 Maret 2026, 11:45 WIB
Hal itu disampaikan MU di laman resmi klub pada Rabu (14/1/2026) dini hari WIB. Tampak dalam foto, Michael Carrick saat masih menjadi pelatih sementara Manchester United melihat arlojinya selama pertandingan sepak bola Liga Premier Inggris melawan Arsenal di Old Trafford, Manchester, Inggris barat laut, pada 2 Desember 2021. (Oli SCARFF/AFP)

Bola.com, Jakarta - Manajer Manchester United (MU), Michael Carrick, tak menutupi kekecewaannya setelah timnya takluk 1-2 dari Newcastle United di St James Park, Kamis (5/3/2026) dini hari WIB. Hasil itu mengecewakan bagi MU karena Newcastle bermain dengan 10 pemain sepanjang babak kedua.

Kekalahan itu juga menyudahi rentetan apik Setan Merah sejak ditangani Carrick. MU akhirnya menelan kekalahan pertama di pertandingan kedelapan bersama Carrick. Sebelumnya, Bruno Fernandes dan kawan-kawan membukukan enam kemenangan dan sekali seri dalam tujuh laga. 

Advertisement

Pada laga tersebut, Newcastle harus bermain dengan 10 orang setelah gelandang Jacob Ramsey diusir wasit pada injury time babak pertama, sebelum gol penentu kemenangan dicetak pemain pengganti William Osula pada menit ke-90.

Carrick meninggalkan St James’ Park dengan rasa kecewa, menyebut pertandingan itu sebagai penampilan terburuk timnya sejak ia mengambil alih kursi pelatih.

“Jelas kecewa. Sangat kecewa. Hasil ini menyakitkan. Kami datang ke sini dalam kondisi bagus, ingin membawa pulang sesuatu, bahkan menargetkan kemenangan. Tapi kami kecewa dengan cara pertandingan ini berjalan," ujar Carrick, seperti dikutip dari ESPN

“Kami bisa bermain jauh lebih baik. Kami sudah menempatkan diri di posisi yang cukup bagus lewat performa dan hasil sebelumnya, jadi kekalahan ini terasa menyakitkan,” lanjutnya.

 


Ada Kabar Positif

MU bahkan harus kebobolan terlebih dahulu melalui gol penalti Anthony Gordon pada menit ke-45+6. (AP Photo/PA/Owen Humphreys)

Meski kalah, masih ada kabar positif bagi Carrick dan Manchester United. Hasil pertandingan lain, termasuk kekalahan Aston Villa dari Chelsea, membuat Setan Merah tetap berada di peringkat ketiga klasemen. Mereka mengoleksi 51 poin, sama dengan tim asuhan Unai Emery, namun unggul selisih gol.

Carrick mengambil alih posisi pelatih pada pertengahan Januari 2026 menggantikan Ruben Amorim.  Darren Fletcher sempat memimpin MU dalam dua pertandingan usai Amorim dipecat pada 5 Januari 2026.

Sejak kedatangannya, performa United meningkat signifikan. Awal kepemimpinan Carrick bahkan ditandai kemenangan atas Manchester City dan Arsenal, yang membantu tim merangkak naik di klasemen Premier League hingga masuk zona Liga Champions.

 


Selanjutnya Tantang Bornemouth

Setan Merah takluk dari tuan rumah meski unggul jumlah pemain. Newcastle harus kehilangan satu pemain mereka, Jacob Ramsey pada menit ke-45+1 setelah terkena akumulasi dua kartu kuning dari wasit. (AFP/Andy Buchanan)

Namun, Carrick tetap menegaskan MU fokus menjalani satu pertandingan demi satu pertandingan dalam sisa musim ini. Bahkan sebelum laga melawan Newcastle, ia sempat mengatakan bahwa mengejar Arsenal di puncak klasemen, yang kini unggul 16 poin, bukan hal yang mustahil.

“Kami harus terus mencoba memenangkan pertandingan dan lihat nanti bagaimana hasilnya. Di atas kami ada dua tim luar biasa, dan banyak tim bagus di sekitar kami,” kata Carrick pada Selasa.

“Kami memang sedang dalam tren bagus, tapi kami tidak ingin terlena. Tentu saya realistis. Kami harus memenangkan banyak pertandingan jika ingin mewujudkannya.”

Selanjutnya, Carrick dan Manchester United akan menjamu Bournemouth di Old Trafford pada Minggu (8/3/2026). 

Sumber: ESPN


Yuk Intip Posisi Tim Favoritmu

Berita Terkait