Bukayo Saka Tanggapi Kritik terhadap Arsenal: Kami Tidak Mendengarkan Hal Seperti Itu

Bukayo Saka mengatakan dia tidak terganggu dengan meningkatnya gelombang kritik terhadap Arsenal.

BolaCom | Aning JatiDiterbitkan 06 Maret 2026, 12:45 WIB
Arsenal berhasil memetik tiga poin di kandang Brighton, American Express Community Stadium pada laga lnjutan Liga Inggris 2025/2026, Rabu (04/03/2026) waktu setempat. (AFP/Glyn Kirk)

Bola.com, Jakarta - Bukayo Saka menegaskan dirinya tidak terganggu dengan gelombang kritik yang belakangan diarahkan kepada Arsenal. Bagi winger Inggris tersebut, fokus utama tim saat ini hanya satu: terus meraih kemenangan.

Saka menandai penampilan ke-300 bersama Arsenal dengan gol tunggal yang memastikan kemenangan 1-0 atas Brighton & Hove Albion di Amex Stadium, Kamis (5-3-2026) dini hari WIB.

Advertisement

Hasil itu membuat Arsenal unggul tujuh poin di puncak klasemen Premier League dari Manchester City, meski sang rival masih menyimpan satu pertandingan lebih banyak.

Laga tersebut berlangsung emosional. Manajeer Brighton, Fabian Hurzeler, sebelumnya sudah menyinggung soal taktik mengulur waktu yang menurutnya sering dilakukan Arsenal.

Keluhan itu kembali muncul sepanjang pertandingan, baik dari sang pelatih maupun suporter tuan rumah, sebelum ia kembali melontarkan kritik setelah laga berakhir. Hurzeler menilai Arsenal kembali memanfaatkan kelemahan wasit dalam menindak taktik penundaan permainan.


Sasaran Sindiran Lawan

Selebrasi Jurrien Timber dkk. dalam laga Arsenal vs Leeds United di Premier League 2025/2026, Sabtu (23/8/2025). (AP Photo/Ian Walton)

Dalam beberapa pekan terakhir, Arsenal memang kerap menjadi sasaran sindiran dari lawan-lawan mereka. Satu di antaranya datang dari Wolverhampton Wanderers yang mengunggah klip di TikTok setelah hasil imbang 2-2 di Molineux Stadium.

Video itu menyoroti cara Arsenal mengelola pertandingan dengan nada yang menyindir. Selain itu, gaya Arsenal memaksimalkan situasi bola mati sering diperdebatkan, baik dari sisi etika maupun estetika permainan.

Namun, Saka menegaskan bahwa timnya tidak terpengaruh oleh semua komentar tersebut.

"Kami tidak mendengarkan hal-hal seperti itu," ujar Saka.

"Saya tidak melihatnya. Saya tidak membacanya. Itu tidak memberi manfaat apa pun."

Ia menambahkan bahwa fokus Arsenal tetap pada satu tujuan.

"Kami hanya ingin terus berjalan dengan cara kami sendiri, menang. Orang-orang akan mengatakan apa pun yang mereka mau. Entah kami memainkan sepak bola paling indah atau mencetak gol dari bola mati, mereka tetap akan berbicara. Bagi kami, yang penting adalah memenangkan pertandingan, dan kami semakin dekat dengan akhir musim," imbuhnya.


Statistik Saka

Gelandang Arsenal asal Inggris #07, Bukayo Saka, merayakan gol kedua tim dari titik penalti dalam pertandingan Premier League antara Arsenal dan West Ham United di Stadion Emirates, London, pada 4 Oktober 2025. (HENRY NICHOLLS/AFP)

Data dari Opta Sports menunjukkan total waktu restart Arsenal saat melawan Brighton mencapai 30 menit 51 detik, yang tertinggi bagi Arsenal dalam satu laga liga musim ini. Sebagai perbandingan, restart Brighton hanya berlangsung selama 16 menit 7 detik, angka terendah kelima mereka musim ini.

Rata-rata waktu restart Arsenal tercatat 31,4 detik, yang menjadi angka tertinggi ke-12 mereka di liga musim ini. Persentase bola aktif dalam pertandingan tersebut berada di angka 53,5 persen, peringkat kesembilan tertinggi bagi Arsenal sepanjang musim.

Secara individu, statistik Saka juga mendapat sorotan karena kontribusi gol dan assist-nya menurun dibanding tiga musim sebelumnya.

Gol ke gawang Brighton menjadi gol keenamnya di liga musim ini dan yang kesembilan di semua kompetisi. Ia juga mencatat lima assist di liga dan tujuh secara keseluruhan.

"Sebagai pemain menyerang, tentu Anda kadang ingin memberi kontribusi lebih dalam statistik," kata Saka.

'Tetapi, pada saat yang sama, Anda juga ingin menang. Itu soal keseimbangan. Mari terus seperti ini, dan jika kami finis di posisi ini, saya akan senang," ujar pemain yang gabung Arsenal sejak 2018 itu.


Membangun Momentum

Para pemain Arsenal merayakan gol pertama timnya dalam pertandingan Liga Inggris melawan Tottenham Hotspur di London, Minggu (22/2/2026) malam WIB. (AP Photo/Ian Walton)

Saka mengaku momen setelah peluit akhir di Brighton terasa makin spesial ketika ia dan rekan-rekannya menghampiri tribune suporter tandang.

Saat itu kabar datang bahwa Manchester City hanya bermain imbang di kandang melawan Nottingham Forest.

"Ketika kami berjalan untuk bertepuk tangan kepada para fans, mereka tiba-tiba bersorak lebih keras. Saya merasa pasti ada sesuatu yang terjadi di pertandingan lain," kata Saka.

"Lalu Mikel memberi tahu saya bahwa City bermain imbang 2-2."

Menurutnya, hasil tersebut makin meningkatkan kepercayaan diri tim.

"Kami benar-benar sedang membangun momentum. Kami memenangi tiga pertandingan besar berturut-turut, melawan Tottenham Hotspur, Chelsea, dan Brighton. Kami sangat antusias dan penuh percaya diri," ucap Saka.

 

Sumber: The Guardian

Berita Terkait