FIFA: Piala Dunia Terlalu Besar untuk Ditunda Akibat Konflik Timur Tengah

FIFA menegaskan Piala Dunia 2026 tetap berjalan, meski konflik Timur Tengah memanas.

BolaCom | Aning JatiDiterbitkan 10 Maret 2026, 13:15 WIB
Ilustrasi Piala Dunia 2026. (Dok. fifa.com)

Bola.com, Jakarta - Pejabat FIFA menegaskan bahwa Piala Dunia 2026 tetap akan berlangsung sesuai jadwal, meski konflik di Timur Tengah masih berlanjut.

Chief Operating Officer (OO) FIFA, Heimo Schirgi, menyebut turnamen sepak bola terbesar di dunia itu terlalu besar untuk ditunda.

Advertisement

Ia menyampaikan pernyataan tersebut saat berbicara di International Broadcast Centre di Dallas, Senin waktu setempat.

Schirgi secara khusus ditanya mengenai situasi Iran, yang kelolosannya ke Piala Dunia kini berada dalam ketidakpastian akibat perang yang melibatkan negara itu dengan Israel dan Amerika Serikat.

"Pada akhirnya kita akan menemukan solusi, dan Piala Dunia tentu saja akan tetap berjalan," kata Schirgi seperti dikutip NBC 5 Dallas-Fort Worth.

"Piala Dunia terlalu besar, dan kami berharap semua tim yang sudah lolos bisa ikut berpartisipasi," lanjutnya.


Memantau Situasi

Ilustrasi, logo Piala Dunia 2026. (Dok. fifa.com)

Schirgi menambahkan bahwa FIFA terus memantau situasi di Timur Tengah secara saksama sambil bekerja sama dengan mitra pemerintah dan organisasi internasional untuk mengevaluasi perkembangan yang terjadi setiap hari.

Pekan lalu, FIFA juga menyatakan sedang mengawasi perkembangan di Iran menjelang dimulainya Piala Dunia 2026 pada Juni mendatang.

Iran memastikan tiket ke turnamen tersebut melalui jalur kualifikasi zona AFC.

Dalam jadwal fase grup di putaran final Piala Dunia 2026, Iran tergabung di Grup G bersama Belgia, Selandia Baru, dan Mesir.

Dua pertandingan akan digelar di Los Angeles, sementara satu laga lainnya dijadwalkan berlangsung di Seattle.

Schirgi mengatakan FIFA telah berkomunikasi dengan Federasi Sepak Bola Iran (FFIRI), tetapi ia menolak memberikan perincian lebih lanjut mengenai isi pembicaraan tersebut.


Edisi Terbesar

Ilustrasi Piala Dunia 2026. (Dok. fifa.com)

Piala Dunia 2026 akan menjadi edisi terbesar sepanjang sejarah dengan diikuti 48 negara dan digelar di tiga negara tuan rumah: Amerika Serikat, Meksiko, dan Kanada.

Amerika Serikat dijadwalkan menjadi tuan rumah pertandingan di 11 kota, sementara Meksiko akan menggelar laga di tiga kota, dan Kanada di dua kota.

Para pejabat FIFA berada di Dallas untuk mengumumkan rencana festival penggemar kota tersebut.

Sementara itu, Kay Bailey Hutchison Convention Center, yang akan menampung International Broadcast Centre, saat ini masih dalam tahap pembangunan.

Schirgi menjelaskan pusat siaran internasional tersebut nantinya akan beroperasi selama 24 jam sepanjang penyelenggaraan Piala Dunia 2026 dan diperkirakan menghadirkan sekitar 3.000 hingga 3.500 pekerja media ke Dallas.

 

Sumber: Deadspin

Berita Terkait