Bola.com, Jakarta - Real Madrid menghadapi tantangan besar saat menjamu Manchester City pada leg pertama babak 16 besar Liga Champions. Los Blancos dipastikan tidak akan diperkuat sejumlah pemain kunci, termasuk Kylian Mbappe, Jude Bellingham, dan Rodrygo Goes yang harus absen karena cedera.
Absennya tiga penyerang penting tersebut membuat peluang Madrid terlihat lebih berat. Apalagi performa tim asuhan Alvaro Arbeloa dalam beberapa pekan terakhir dinilai belum konsisten. Situasi ini membuat Manchester City berada dalam posisi lebih diunggulkan untuk memenangkan duel panas tersebut.
City sendiri datang dengan kepercayaan diri tinggi. Mereka sebelumnya sudah pernah mengalahkan Madrid di fase liga Liga Champions saat bertandang ke Santiago Bernabeu. Selain itu, skuad asuhan Pep Guardiola juga semakin kuat setelah kedatangan Antoine Semenyo dan Marc Guehi.
Kabar baik lainnya bagi City adalah kembalinya Rodri. Gelandang asal Spanyol itu sudah kembali fit setelah sempat absen panjang karena cedera saat kedua tim bertemu sebelumnya.
Vinicius Junior Jadi Harapan Utama Madrid
Dengan banyaknya pemain inti yang absen, Real Madrid kini sangat bergantung pada performa Vinicius Junior. Winger asal Brasil tersebut menjadi salah satu pemain yang kembali menemukan performa terbaiknya di bawah arahan Arbeloa.
Vinicius memainkan peran penting saat Madrid menyingkirkan Benfica pada babak play-off Liga Champions. Ia tampil menonjol sepanjang dua leg pertandingan, meski sempat menjadi korban dugaan pelecehan rasial dalam laga pertama oleh pemain Benfica, Gianluca Prestianni. Tuduhan tersebut dibantah oleh sang pemain.
Namun kondisi fisik Vinicius juga menjadi perhatian. Ia mengaku sempat merasa sedikit kelelahan setelah membantu Madrid meraih kemenangan 2-1 atas Celta Vigo di La Liga akhir pekan lalu.
Situasi ini berbeda dengan Manchester City yang dapat mengatur kebugaran pemainnya dengan lebih baik. Pep Guardiola bahkan sempat mengistirahatkan Erling Haaland saat timnya mengalahkan Newcastle United di ajang Piala FA.
Madrid Diminta Tunjukkan Mental Liga Champions
Real Madrid memiliki reputasi luar biasa di Liga Champions. Dalam beberapa musim terakhir, mereka kerap mampu lolos dari situasi sulit meskipun tampil tidak dominan di lapangan.
Hal itu kembali terlihat saat mereka mengalahkan Celta Vigo 2-1 di La Liga. Gol kemenangan Madrid baru tercipta pada menit ke-95 melalui tembakan Fede Valverde yang sempat membentur pemain lawan.
Ketika ditanya mengenai pendekatan taktik timnya, Arbeloa memberikan jawaban sederhana mengenai target utama Madrid.
“Untuk memenangkan pertandingan, karena itulah Real Madrid bermain. Itu yang kami inginkan dan itu tujuan kami,” ujar Arbeloa.
Pelatih berusia 42 tahun tersebut juga berharap dukungan penuh dari suporter di Santiago Bernabeu dapat membantu timnya menghadapi kekuatan Manchester City.
“Kami membutuhkan mereka. Kami membutuhkan dukungan mereka pada hari Rabu, dan mereka tahu itu lebih dari siapa pun,” kata Arbeloa.
“Ini adalah malam Liga Champions melawan lawan yang sangat kuat, salah satu klub terbesar di dunia saat ini. Bermain di kandang membuat kami jauh lebih kuat ketika para pendukung Madrid berada di pihak kami.”
Mbappe dan Bellingham Ditargetkan Kembali di Leg Kedua
Meski tidak akan tampil pada leg pertama, Real Madrid masih berharap Kylian Mbappe dan Jude Bellingham dapat kembali bermain pada leg kedua.
Laporan media Spanyol menyebut kedua pemain tersebut tengah fokus menjalani proses pemulihan agar bisa tampil pada pertemuan berikutnya melawan Manchester City.
Selain dua pemain tersebut, Madrid juga menghadapi masalah di lini belakang. Bek Eder Militao dan Alvaro Carreras masih cedera, sementara Dani Ceballos juga belum bisa dimainkan. David Alaba bahkan masih diragukan kondisinya.
Meski demikian, Arbeloa masih memiliki beberapa pemain yang tampil solid belakangan ini. Aurelien Tchouameni dan Fede Valverde dinilai mampu memberikan kekuatan ekstra di lini tengah untuk menghadapi agresivitas Manchester City yang dipimpin Erling Haaland.
Dalam sejarah pertemuan kedua tim di Liga Champions, Real Madrid dan Manchester City sudah bertemu sebanyak 15 kali. Menariknya, kedua tim memiliki catatan yang sama, masing-masing meraih lima kemenangan dan lima hasil imbang.
Dengan dua pertandingan tambahan di babak 16 besar musim ini, duel antara Real Madrid dan Manchester City akan semakin menegaskan rivalitas mereka sebagai salah satu pertarungan modern paling menarik di Liga Champions.