Mohamed Salah Kejar Dua Rekor Sekaligus saat Liverpool Hadapi Galatasaray di Liga Champions

Mohamed Salah berpeluang ukir sejarah baru di Liga Champions saat Liverpool bertandang ke Galatasaray.

BolaCom | Aning JatiDiterbitkan 10 Maret 2026, 18:00 WIB
Aksi Mohamed Salah dalam laga Premier League antara Brighton vs Liverpool, Selasa (20/5/2025). (AP Photo/Ian Walton)

Bola.com, Jakarta - Mohamed Salah berpeluang menorehkan dua catatan penting dalam sejarah Liga Champions sekaligus sejarah klub ketika Liverpool menghadapi Galatasaray pada leg pertama babak 16 besar, Rabu (11-3-2026) dini hari WIB.

Penyerang sayap berusia 33 tahun itu kini hanya berjarak satu gol dari rekor baru: menjadi pemain Afrika pertama yang mampu mencetak 50 gol di kompetisi antarklub paling bergengsi di Eropa tersebut.

Advertisement

Kendati performanya musim ini tidak seimpresif biasanya, peluang Salah untuk mencetak gol tetap terbuka, apalagi ia datang ke laga ini dengan modal dua gol dalam dua pertandingan terakhir.

Kondisi lini belakang Galatasaray yang kerap rapuh juga dinilai bisa menjadi celah bagi pemain asal Mesir tersebut.

Tak hanya soal gol, Salah juga berpeluang melampaui satu di antara legenda Liverpool. Saat ini ia sudah mencatatkan 80 penampilan di Liga Champions bersama Liverpool, jumlah yang sama dengan Jamie Carragher.

Jika ia turun bermain di RAMS Park, Salah akan resmi menjadi pemain dengan penampilan terbanyak Liverpool di Liga Champions.

Meski demikian, fokus utama Salah tentu tetap membantu timnya meraih hasil positif dalam laga penting ini.

Namun, jika Liverpool mampu meraih kemenangan di Turki, sesuatu yang gagal mereka lakukan pada fase liga, maka melampaui rekor Carragher yang juga dikenal sebagai satu di antara pengkritiknya kemungkinan akan menambah kepuasan tersendiri bagi sang pemain.

 


Performa Menurun

Penyerang Liverpool asal Swedia #09, Alexander Isak (tengah), terlihat dari bangku cadangan saat ia duduk di samping penyerang Liverpool asal Mesir #11, Mohamed Salah (kiri), dan gelandang Liverpool asal Argentina #10, Alexis Mac Allister (kanan), selama pertandingan putaran pertama Liga Champions antara Galatasaray (TUR) dan Liverpool (INGGRIS) di Ali Sami Yen Spor Kompleksi di Istanbul pada 17 September 2025. (Yasin AKGUL/AFP)

Terlepas dari sederet trofi dan rekor yang telah ia kumpulkan selama memperkuat Liverpool, Salah justru menjadi sorotan sepanjang musim 2025/26. Kritik tidak hanya datang dari performanya di lapangan, tetapi juga dari situasi di luar lapangan.

Pemain yang menyandang gelar Pemain Terbaik versi PFA itu sempat berselisih secara terbuka dengan klub dan pelatih Arne Slot pada Desember lalu. Ia mengungkapkan kekecewaannya setelah beberapa kali tidak dimasukkan ke susunan pemain inti.

Perselisihan tersebut akhirnya mereda dan Salah kembali mengisi posisi sayap kanan. Namun, performanya belum sepenuhnya kembali seperti dulu, satu di antara alasan mengapa Slot sempat mencadangkannya.

Sepanjang musim ini, statistik Salah masih jauh dari standar yang biasa ia capai:

Penampilan: 31

Gol: 9

Assist: 8

 


Persaingan dari Bintang Muda

Mohamed Salah dari Liverpool bereaksi selama pertandingan Liga Inggris antara Wolverhampton Wanderers dan Liverpool di Wolverhampton, Inggris, Rabu (4-3-2026) dini hari WIB. (AP Photo/Dave Shopland)

Hingga Maret, Salah bahkan belum menembus dua digit gol, sebuah pencapaian yang sebelumnya hampir selalu ia raih setiap musim. Catatan terendahnya bersama Liverpool terjadi pada musim 2019/20, tetapi saat itu ia tetap mampu mencetak 23 gol.

Musim ini, kontribusinya dinilai belum cukup konsisten dalam banyak pertandingan Liverpool. Hal itu turut memengaruhi upaya tim mempertahankan gelar Liga Inggris yang berakhir mengecewakan.

Situasi menjadi makin menantang bagi Salah setelah munculnya talenta muda berusia 17 tahun, Rio Ngumoha. Pemain muda itu mulai menarik perhatian Slot, yang sebelumnya mengisyaratkan bahwa sang winger eksplosif akan mendapat lebih banyak menit bermain ke depan.

Pujian Slot terhadap Ngumoha seakan menjadi pesan tersirat bagi Salah: masa depan Liverpool mulai dipersiapkan untuk generasi baru. Sementara itu, sang bintang senior masih terus dikaitkan dengan kemungkinan hengkang dari Merseyside.


Malam Spesial

Penyerang Liverpool asal Mesir, Mohamed Salah (kiri) berebut bola dengan gelandang Real Madrid asal Uruguay, Federico Valverde dalam pertandingan pekan keempat Liga Champions 2025-2026 di Stadion Anfield, Inggris, pada Selasa 4 November 2025 waktu setempat atau Rabu (5/11/2025) dini hari WIB. Namun pertahanan rapat Liverpool berhasil menahan gempuran pemain Real Madrid. (Paul ELLIS/AFP)

 

Selain Salah, Arne Slot berpeluang mencatatkan momen pribadi penting pada laga di RAMS Park. Pertandingan melawan Galatasaray akan menjadi laga ke-100 Slot sebagai pelatih Liverpool.

Pelatih berusia 47 tahun itu meraih 62 kemenangan dari 99 pertandingan pertamanya bersama klub. Masa kerjanya sejauh ini sangat identik dengan keberhasilan membawa Liverpool menjuarai Liga Inggris pada musim debutnya di Anfield.

Meski musim keduanya belum berjalan sepenuhnya memuaskan, Liverpool masih bersaing di Liga Champions dan Piala FA.

"Saya sangat bangga bisa menjadi manajer Liverpool dan pertandingan ini akan menjadi laga ke-100 saya," kata Slot menjelang duel Liga Champions tersebut.

"Saya rasa catatan saya tidak buruk, meskipun terkadang kesannya bisa berbeda jika saya mendengarkan semua komentar di luar sana."

 

 


Momen Istimewa

Selebrasi Mohamed Salah dalam laga Liverpool vs Atletico Madrid di Liga Champions 2025/2026, Kamis (18/9/2025). (AP Photo/Jon Super)

Ia juga menilai pertandingan tersebut menjadi momen yang istimewa.

"Menyenangkan bahwa pertandingan ke-100 ini adalah laga besar di Liga Champions, babak 16 besar, dan dimainkan di kandang Galatasaray. Namun, seperti biasa, ini bukan tentang manajer, ini tentang para pemain," ucap Slot.

"Saya mencoba mempersiapkan mereka sebaik mungkin seperti dalam 99 pertandingan sebelumnya, tetapi para pemainlah yang harus tampil di lapangan," imbuhny.

Slot menegaskan dirinya beruntung mewarisi skuad berkualitas dalam dua musim terakhir.

"Saya beruntung mendapatkan tim yang sangat bagus musim lalu dan musim ini. Saya sepenuhnya percaya para pemain ini akan tampil pada level yang biasa ditunjukkan oleh tim Liverpool," ujarnya.

 

Sumber: SI

Berita Terkait