Bola.com, Jakarta - Manajer Liverpool, Arne Slot, mendapat kritikan tajam setelah The Reds kalah 0-1 dari Galatasaray pada leg pertama babak 16 besar Liga Champions, Rabu (11/3/2026) dini hari WIb.
Bertandang ke markas Galatasaray, RAMS Park, The Reds tampil kurang meyakinkan dan kalah.
Tim tuan rumah menang setelah mencetak satu-satunya gol pertandingan saat laga baru berjalan tujuh menit. Mario Lemina mencepoloskan gol melalui sundulan jarak dekat setelah pemain Liverpool gagal mengantisipasi sepak pojok.
Kedua tim sebenarnya sempat mencetak gol pada babak kedua, tetapi dianulir. Gol Victor Osimhen dibatalkan karena offside, sementara gol Liverpool dianulir karena Ibrahima Konate dianggap melakukan handball sebelum bola melewati garis gawang.
Meski sempat terjadi drama tersebut, Liverpool jelas tidak tampil dalam performa terbaiknya pada malam itu.
Kesal Rio Ngumoha Tak Dimainkan
Setelah kekalahan tersebut, Pennant secara terbuka mengkritik Slot. Ia secara khusus kecewa karena pelatih asal Belanda itu tidak menurunkan Rio Ngumoha pada babak kedua laga Liga Champions tersebut.
Melalui media sosial, Pennant menulis dengan nada kesal.
“Baiklah, saya sudah selesai dengan Slot sekarang. Dia bermain 65 menit dan menjadi man of the match di pertandingan terakhir. Sekarang sudah menit ke-87, setiap pemain tampil buruk, tetapi Rio tidak juga dimainkan. Tolong ada yang jelaskan, ini benar-benar tidak masuk akal," tulis Pennant, seperti dikutip dari Give Me Sport.
Unggahan tersebut dengan cepat menjadi viral, mendapat ratusan komentar dan lebih dari 100 ribu tayangan.
Dalam pertandingan itu, Florian Wirtz dipercaya menjadi starter di posisi sayap kiri, tetapi kesulitan memberikan dampak positif. Ia menyia-nyiakan beberapa peluang besar di awal laga dan hanya menyelesaikan 71 persen dari 28 percobaan operannya.
Wirtz kemudian ditarik keluar pada menit ke-72 dengan rating 6,3 versi SofaScore, yang menjadi nilai terendah dari semua pemain di lapangan.
Namun yang membuat Pennant semakin frustrasi adalah keputusan Slot yang tidak memasukkan Ngumoha dari bangku cadangan dan justru menurunkan pemain yang lebih senior, Cody Gakpo. Winger asal Belanda tersebut juga gagal membantu Liverpool mencetak gol di menit-menit akhir pertandingan.
Jarang Dapat Kesempatan Bermain
Ngumoha yang baru berusia 17 tahun memang jarang mendapat kesempatan bermain musim ini. Ia sudah tampil dalam 11 pertandingan Premier League, tetapi total menit bermainnya hanya 128 menit.
Di Liga Champions, kesempatan bermainnya bahkan lebih sedikit, yakni hanya 39 menit dalam dua pertandingan.
Padahal, pemain muda tersebut tampil sebagai starter saat Liverpool menang 3-1 atas Wolverhampton Wanderers di Piala FA akhir pekan lalu. Meski tidak mencetak gol atau assist, ia menjadi salah satu pemain paling aktif di lapangan. Inilah yang mungkin membuat Pennant sangat ingin melihatnya bermain melawan Galatasaray.
Sumber: Give Me Sport