Kandidat Pengganti Iran di Piala Dunia 2026: Bukan Irak atau UEA tapi Italia?

FIFA ingin menggantikan Iran dengan negara yang belum lolos sejak Piala Dunia edisi 2014; Italia.

BolaCom | Aning JatiDiterbitkan 12 Maret 2026, 09:20 WIB
Ilustrasi FIFA. (AFP/Sebastien Bozon)

Bola.com, Jakarta - FIFA disebut-sebut sedang menyiapkan skenario pengganti jika Iran benar-benar tidak ambil bagian dalam Piala Dunia 2026. Satu di antara opsi yang muncul bahkan mengarah pada tim besar Eropa yang sudah lama absen dari Piala Dunia.

Situasi ini muncul di tengah meningkatnya ketegangan antara Iran dan satu di antara tuan rumah, Amerika Serikat.

Advertisement

Meski belum ada pengumuman resmi, sinyal kuat soal kemungkinan absennya Iran datang dari pemerintah negara tersebut.

Pernyataan itu muncul tidak lama setelah Presiden FIFA, Gianni Infantino, mengatakan bahwa Presiden AS, Donald Trump, akan menyambut Timnas Iran jika mereka datang ke turnamen tersebut, terlepas dari konflik yang sedang berlangsung.

Akan tetapi, Menteri Olahraga Iran, Ahmad Doyanmali, memberi sinyal berbeda. Dalam wawancara dengan televisi nasional Iran, ia menyatakan negaranya tidak memungkinkan berpartisipasi dalam kondisi saat ini.

"Karena tindakan bermusuhan yang dilakukan terhadap Iran, kami terpaksa menghadapi dua perang dalam delapan atau sembilan bulan, dan ribuan warga kami terbunuh. Oleh karena itu, dalam situasi seperti ini kami tidak memiliki kemungkinan untuk berpartisipasi," katanya.


Kandidat Pengganti Iran

Para pemain UEA berdiri menyanyikan lagu kebangsaan mereka menjelang pertandingan kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia antara Uni Emirat Arab dan Irak di Stadion Mohammed bin Zayed di Abu Dhabi pada 13 November 2025. (Fadel SENNA/AFP)

Jika Iran benar-benar mundur, satu di antara pertanyaan besar adalah negara mana yang akan menggantikan posisi mereka di Piala Dunia 2026.

Tim asuhan Amir Ghalenoei ini sebelumnya sudah memastikan tiket ke turnamen dan ditempatkan di Grup G bersama Belgia, Selandia Baru, dan Mesir.

Lantaran Iran lolos melalui jalur kualifikasi zona Asia, solusi paling logis adalah memberikan slot tersebut kepada negara lain dari konfederasi yang sama, yakni Asian Football Confederation (AFC).

Saat ini, satu-satunya wakil Asia yang masih terlibat dalam babak play-off adalah Irak. Mereka dijadwalkan menghadapi pemenang antara Bolivia dan Suriname pada laga penentuan yang berlangsung pada 31 Maret mendatang.

Jika Irak gagal memenangi pertandingan tersebut, mereka berpotensi menjadi kandidat utama untuk menggantikan Iran. Namun, jika Irak berhasil lolos melalui jalur play-off, peluang terbesar kemungkinan beralih ke Uni Emirat Arab (UEA)  sebagai tim Asia dengan peringkat berikutnya.


Rumor: Italia Bisa Jadi Pilihan FIF

Pemain Timnas Italia merayakan gol yang dicetak Gianluca Mancini dalam pertandingan melawan Moldova di Grup I Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Eropa yang berlangsung di Zimbru Stadium, Chisinau, Moldova, Jumat (14/11/2025) dini hari WIB. (Daniel MIHAILESCU / AFP)

Meski begitu, ada spekulasi lain yang menyebut FIFA mungkin memilih pendekatan berbeda.

Berbicara kepada talkSPORT, asisten pelatih Timnas Irak, Rene Meulensteen, mengungkap adanya rumor bahwa FIFA dapat memberikan slot tersebut kepada tim dengan peringkat FIFA tertinggi yang gagal lolos.

"Melalui AFC, kami adalah tim dengan peringkat tertinggi. Jadi, secara teori, kami yang akan menggantikan Iran. Lalu UEA bisa menggantikan kami untuk menghadapi pemenang Suriname dan Bolivia," katanya.

"Tetapi, ada juga rumor bahwa jika FIFA yang mengambil keputusan akhir, mereka mungkin akan mendorong tim dengan peringkat FIFA tertinggi untuk menggantikan Iran, yaitu Italia," lanjutnya.


Daya Tarik Piala Dunia 2026

Starting XI Timnas Italia saat melawan Norwegia di Kualifikasi Piala Dunia 2026, Senin 18 November 2025 di San Siro. (AP Photo/Luca Bruno)

Meulensteen kemudian menyinggung faktor daya tarik turnamen.

"Anda bisa membayangkan, siapa yang lebih mereka inginkan tampil di Piala Dunia?" ujarnya.

Tim berjuluk Azzurri itu, yang kini dilatih Gennaro Gattuso, masih berjuang di jalur play-off Eropa setelah gagal lolos otomatis dari fase grup.

Jika mereka tidak mampu melewati Irlandia Utara dan kemudian pemenang duel antara Wales melawan Bosnia dan Herzegovina, bukan tidak mungkin FIFA akan mempertimbangkan Italia sebagai pengganti Iran.

Italia merupakan juara dunia empat kali, tetapi belum tampil lagi di Piala Dunia sejak edisi 2014.

 

Sumber: Give Me Sport

Berita Terkait