Bola.com, Jakarta - Mantan pembalap MotoGP, Marco Melandri, menilai ada kemungkinan besar Marc Marquez akan pensiun pada akhir musim 2026 jika berhasil meraih gelar juara dunia lagi.
Jika skenario tersebut terjadi, para penggemar kemungkinan tidak akan sempat menyaksikan duel yang sangat dinantikan antara Marc Marquez dan talenta muda sensasional, Pedro Acosta, di tim Ducati pada MotoGP 2027.
Saat ini Ducati disebut-sebut berencana merekrut Pedro Acosta pada musim 2027 untuk menggantikan Pecco Bagnaia.
Marc Marquez sendiri sebenarnya diperkirakan menjadi pembalap pertama yang memperpanjang kontraknya. Namun hingga kini belum ada kesepakatan resmi. Sebaliknya, Marco Bezzecchi justru lebih dulu mengamankan masa depan bersama Aprilia Racing.
Marc Marquez sendiri masih dalam proses pemulihan dari cedera bahu yang dialaminya pada balapan MotoGP Mandalika dan ingin menunggu hingga benar-benar pulih sebelum membuat keputusan besar mengenai masa depannya.
Melandri Soroti Perubahan Gaya Balap Marquez
Dalam podcast Chiacchiere da box, Marco Melandri mengatakan ia melihat perubahan dalam gaya balap Marc Marquez. Menurutnya, pembalap asal Spanyol itu kini tampil lebih berhati-hati dibandingkan sebelumnya.
“Marquez sedang dalam situasi sulit. Dari cara dia mengendarai motor, terlihat dia lebih tenang, lebih banyak berpikir, dan kurang menggunakan insting,” ujar Melandri.
Ia juga menilai Marquez sering menyinggung soal manajemen kondisi fisik sebagai tantangan terbesarnya saat ini. Menurut Melandri, hal tersebut bisa menjadi salah satu alasan mengapa Marquez belum menandatangani kontrak baru.
Bisa Lewati Rekor Valentino Rossi
Jika berhasil meraih gelar lagi musim ini, Marquez akan meraih gelar MotoGP kedelapan dan melewati rekor milik Valentino Rossi. Melandri menduga Marquez bisa saja memilih pensiun di puncak kariernya.
“Jika dia memenangkan kejuaraan dunia, saya pikir dia akan berhenti di akhir musim. Dia akan punya satu gelar lebih banyak dari Rossi,” kata Melandri.
Ia juga berspekulasi bahwa Marquez mungkin ingin menghindari potensi kalah dari rekan setim yang lebih muda seperti Acosta, sesuatu yang belum pernah terjadi sepanjang karier MotoGP-nya.
Faktor Usia Jadi Tantangan
Marquez mencatat sejarah pada 2025 ketika menjadi juara MotoGP tertua di era modern pada usia 32 tahun. Sebelumnya, rekor itu dipegang oleh Rossi yang meraih gelar terakhirnya pada usia 30 tahun.
Melandri menilai usia juga bisa menjadi faktor yang memengaruhi performa pembalap. "Tidak banyak pembalap motor yang bisa terus menang setelah usia 30 tahun. Pada balap motor, proses penuaan terasa lebih cepat dibandingkan balap mobil,” ujarnya.
Saat ini Marquez menjadi salah satu dari enam pembalap MotoGP yang berusia di atas 30 tahun, bersama Franco Morbidelli, Brad Binder, Maverick Vinales, Johann Zarco, dan Jack Miller.
Meski begitu, dengan musim yang masih panjang, Marquez tetap menjadi salah satu kandidat kuat untuk kembali merebut gelar juara dunia MotoGP.
Sumber: Motogpnews