Bola.com, Jakarta - Bek Arsenal, Piero Hincapie, menanggapi kritik yang mulai diarahkan kepada gaya bermain Meriam London.
Ia menegaskan tidak terlalu mempedulikan komentar negatif selama pendekatan tersebut mampu membantu Arsenal meraih gelar Premier League.
Dalam beberapa musim terakhir, Arsenal dikenal sebagai satu di antara tim paling efektif di liga dalam memaksimalkan situasi bola mati.
Pendekatan itu terbukti memberi hasil positif. The Gunners bahkan kini memimpin klasemen dan unggul tujuh poin dari rival utama mereka, Manchester City.
Meski demikian, tidak semua pihak terkesan. Gaya bermain Arsenal yang dianggap lebih mengandalkan kekuatan fisik kerap menjadi bahan kritik.
Hincapie Bela Pendekatan Arsenal
Hincapie, yang bergabung dengan Arsenal dengan status pinjaman dari Bayer Leverkusen, menegaskan bahwa keberhasilan timnya dari bola mati merupakan hasil kerja keras di tempat latihan.
"Kami sangat memperhatikan detail. Kekuatan kami dalam situasi bola mati dibicarakan di seluruh Eropa. Itu adalah hasil latihan setiap hari bersama pelatih bola mati kami, Nicolas Jover," katanya.
"Memang mungkin terdengar menjengkelkan bagi sebagian orang, tetapi hasilnya membuat setiap pemain kami selalu bersemangat untuk mencetak gol dari sepak pojok atau tendangan bebas."
Ia menambahkan bahwa baginya yang paling penting adalah keberhasilan tim, selama semuanya dilakukan secara sah.
"Yang terpenting bagi saya adalah kami sukses dan tidak melakukan sesuatu yang ilegal dalam prosesnya. Anda tidak selalu bisa menang dengan cara yang indah."
Kritik dari Arne Slot
Satu di antara sosok yang sempat mengkritik tren permainan bola mati di Premier League adalah pelatih Liverpool, Arne Slot. Padahal, timnya sendiri juga cukup sering memanfaatkan situasi serupa.
Berbicara awal bulan ini, Slot menilai pendekatan tersebut sangat menonjol di kompetisi Inggris.
"Anda harus menerimanya. Saya pikir hal ini terutama terjadi di Premier League. Jika saya menonton liga lain, saya tidak melihat penekanan sebesar ini pada bola mati," ujarnya.
Slot bahkan membandingkannya dengan pengalaman saat menonton liga Belanda.
"Jika saya menonton pertandingan Eredivisie, yang masih sering saya lakukan, saya melihat gol dianulir dan pelanggaran terhadap kiper langsung diberikan. Saya berpikir, 'wow, perbedaannya besar sekali.' Di sini, Anda hampir bisa mengenai wajah kiper dan wasit tetap mengatakan, 'lanjutkan saja'."
Situasi Berbalik di Liga Champions
Slot juga mengakui gaya tersebut tidak sepenuhnya sesuai seleranya dalam menikmati sepak bola.
"Apakah saya menyukainya? Hati sepak bola saya, tidak menyukainya. Jika berbicara tentang sepak bola, saya selalu teringat tim Barcelona dari 10 atau 15 tahun lalu. Setiap Minggu malam Anda selalu berharap mereka bermain," ucapnya.
"Sekarang, sebagian besar pertandingan yang saya lihat di Premier League tidak selalu menyenangkan untuk ditonton. Tapi, tetap menarik karena kompetisinya sangat ketat. Itulah yang membuat liga ini hebat, tingkat persaingannya tinggi. Semua tim bisa mengalahkan siapa pun," lanjutnya.
Sepanjang musim ini Arsenal memang kerap memetik keuntungan dari bola mati. Namun, dalam laga Liga Champions melawan Bayer Leverkusen, situasinya justru berbalik.
Tim asal Jerman itu membuka keunggulan pada Rabu malam lewat sepak pojok, hanya beberapa detik setelah babak kedua dimulai.
Sumber: Express