MU Hadapi Dilema Transfer dan Performa, Marcus Rashford dan Bryan Mbeumo Jadi Sorotan

Masa depan Marcus Rashford masih menjadi sorotan ketika Manchester United (MU) mempertimbangkan untuk melepasnya ke Barcelona secara permanen atau memulangkannya ke Old Trafford.

BolaCom | Benediktus Gerendo PradigdoDiterbitkan 15 Maret 2026, 14:30 WIB
Penyerang Barcelona, Marcus Rashford, berselebrasi setelah mencetak gol ke gawang Olympiakos pada pada laga Liga Champions di Estadi Olimpic Lluis Companys, Rabu (22/10/2025) dini hari WIB. (Josep Lago/AFP) AFP

Bola.com, Jakarta - Manchester United (MU) mulai merancang strategi  untuk jendela transfer musim panas 2026, meski musim Premier League masih berlangsung. Sementara Michael Carrick fokus pada laga kontra Aston Villa akhir pekan ini, tim rekrutmen klub terus memantau perkembangan pemain-pemain target, termasuk masa depan Marcus Rashford.

Masa depan Rashford terus menjadi bahan perbincangan setelah peminjamannya ke Barcelona berjalan sukses. Pemain Timnas Inggris itu mencetak 10 gol dan membuat 13 assist selama di Camp Nou, dengan Barcelona memiliki opsi mempermanenkannya dengan harga 26 juta pound.

Advertisement

Pemain berusia 28 tahun itu dikabarkan ingin tetap bertahan di Spanyol, tetapi proses transfernya dilaporkan rumit akibat keterbatasan keuangan klub Catalan.

Menurut Talksport, pembicaraan antar-klub telah macet karena Manchester United (MU) menolak menurunkan harga atau mengubah struktur kesepakatan.

Namun, ada perubahan menarik: manajer Barcelona, Hansi Flick, dikabarkan telah menyampaikan pesan langsung kepada manajemen klub bahwa "mempertahankan Rashford adalah salah satu prioritas utama saya."

Meski demikian, hingga kini tak ada kemajuan signifikan. MU bersikukuh dengan harga yang disepakati, sementara Barcelona kesulitan mencari solusi finansial.

Laporan menyebut bintang Chelsea, Pedro Neto, dan pemain sayap Real Betis, Abde Ezzalzouli, sebagai alternatif jika rencana mendatangkan Marcus Rashford gagal.

 
 

Rashford Ingin Bertahan, tapi Jalannya Masih Terjal

Marcus Rashford dari Barcelona beraksi dalam pertandingan sepak bola La Liga Spanyol antara Real Sociedad dan Barcelona di San Sebastian, Spanyol, Minggu, 18 Januari 2026. (AP Photo/Miguel Oses)

Meski Marcus Rashford ingin melanjutkan kariernya di Camp Nou, realita finansial Barcelona menjadi penghalang besar. Klub Spanyol itu sedang berusaha mengurangi beban gaji dan tunduk kepada aturan financial fair play La Liga, membuat mereka sulit menyetujui transfer besar tanpa terlebih dahulu melego pemain.

MU tidak berniat menurunkan harga meskipun mengetahui situasi itu. Klub Inggris itu ingin memastikan mereka mendapat nilai maksimal dari aset berharga, apalagi Rashford kembali meraih performa puncak selama dipinjamkan.

Dengan Flick yang kini memiliki pengaruh kuat dalam keputusan teknis, tekanan bisa meningkat pada dewan Barcelona untuk mencari cara merealisasikan kepindahan ini.

Namun, tanpa sumber dana baru atau penjualan pemain kunci, besar kemungkinan Rashford akan kembali ke Old Trafford musim depan.


Mbeumo Tampil Memburuk, Catatan Gol Terhenti

Pemain Manchester United, Bryan Mbeumo, berselebrasi setelah mencetak gol pembuka kemenangan timnya atas Manchester City pada pekan ke-22 Premier League 2025/2026 di Old Trafford, Sabtu (17/1/2026). (Darren Staples / AFP)

Sementara di sisi lain, kekhawatiran tumbuh di sekitar Bryan Mbeumo. Pemain sayap yang baru bergabung dari Brentford awal musim ini sempat tampil mengesankan, tapi beberapa pertandingan terakhir menunjukkan penurunan performa yang mencolok.

Meski menjadi pencetak gol terbanyak United musim ini dengan 10 gol di semua kompetisi, Mbeumo belum mencetak gol sejak 7 Februari, saat laga melawan Tottenham Hotspur. Dalam delapan pertandingan di bawah asuhan Michael Carrick, ia hanya mampu mencetak tiga gol dan dua assist.

Performanya yang mengecewakan melawan Crystal Palace dan Newcastle United menuai kritik tajam. The Sun melaporkan penurunan performa ini bisa terkait "masalah kebugaran, mengingat kedua pertandingan tersebut berjarak hanya beberapa hari."


Tanda Tanya Masa Depan, Tekanan Mengadang Musim Depan

Penurunan performa Bryan Mbeumo menjadi sorotan karena keberhasilan MU tersingkir lebih awal dari kompetisi domestik membuat jadwal mereka lebih ringan dibanding tim-tim rival. Artinya, seharusnya pemain memiliki waktu lebih untuk pulih dan menjaga ritme permainan.

Jika ia sudah kesulitan pada musim tanpa kompetisi Eropa, pertanyaan besar muncul: Bagaimana performanya ketika klub kembali bermain di level Eropa musim depan? Dengan intensitas pertandingan yang lebih tinggi, fisik dan mental menjadi faktor penentu.

Mbeumo kini di bawah tekanan untuk mengakhiri tren buruknya, terutama dalam laga akhir pekan ini. "Ia harus segera membuktikan diri bahwa dirinya layak menjadi andalan di sisi sayap United," ujar sumber internal klub.

Sementara itu, masa depan Marcus Rashford bergantung pada keputusan manajemen Barcelona dan kemampuan mereka bernegosiasi.

Di tengah ketidakpastian itu, Manchester United harus segera mengambil keputusan besar: mempertahankan, menaikkan harga, atau mulai mencari alternatif lain, baik untuk Rashford maupun untuk melengkapi sektor sayap bersama Mbeumo yang kini sedang terseok-seok.

Sumber: Mirror


Persaingan di Premier League

Berita Terkait