5 Pemain Kartu Truf Timnas Indonesia saat Menghadapi FIFA Series 2026: Kunci Strategi John Herdman!

Sejumlah pemain diprediksi bakal menjadi andalan pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, saat menghadapi FIFA Series 2026.

BolaCom | Radifa ArsaDiterbitkan 18 Maret 2026, 08:00 WIB
Timnas Indonesia - Ilustrasi Jay Idzes (Bola.com/Adreanus Titus)

Bola.com, Jakarta - Sejumlah pemain diprediksi bakal menjadi andalan pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, saat menghadapi FIFA Series 2026. Mereka akan memiliki peran penting di setiap lini Skuad Merah Putih.

Sejauh ini, John Herdman sudah mengumumkan daftar 41 pemain yang dipanggil untuk mengikuti persiapan menjelang laga pertama Timnas Indonesia menghadapi Saint Kitts and Nevis pada laga pertama FIFA Series 2026.

Advertisement

Dari semua nama tersebut, memang tak semuanya berpeluang untuk menembus skuad final Timnas Indonesia. Persaingan ketat yang tersaji pada masa seleksi bakal menghasilkan beberapa nama yang tercoret dari skuad.

Namun, beberapa nama dalam daftar kali ini diprediksi tidak akan tercoret karena mereka diprediksi memiliki peran kunci di balik strategi dan permainan John Herdman di FIFA Series 2026. Berikut Bola.com menyajikan ulasannya.

 


Jay Idzes

Ekspresi kapten Timnas Indonesia, Jay Noah Idzes, saat laga melawan China dalam laga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) Senayan, Jakarta, Kamis (5/6/2025). (Bola.com/M. Iqbal Ichsan)

Jay Idzes diyakini bakal tetap menjadi sosok pemain yang paling sentral di lini pertahanan Timnas Indonesia di FIFA Series 2026. Apalagi, bek tengah berusia 25 tahun itu juga berstatus sebagai kapten tim.

Seiring penampilannya yang semakin matang bersama Sassuolo di Serie A, Jay bakal membawa pengalaman berharga bersama Skuad Garuda. Dia bakal jauh lebih tenang, baik saat melakukan build-up maupun menghadapi serangan lawan.

Tidak hanya itu, Jay Idzes juga bakal memiliki peran krusial karena menjadi wakil John Herdman di lapangan. Layak dinantikan bagaimana komposisi lini pertahanan skuad Garuda, karena Jay dipastikan jadi pilihan utamanya.

 


Joey Pelupessy

Pemain Timnas Indonesia, Joey Pelupessy (kanan), berebut bola dengan pemain China, Wei Shihao, dalam laga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) Senayan, Jakarta, Kamis (5/6/2025). (Bola.com/Bagaskara Lazuardi)

Gelandang Timnas Indonesia, Joey Pelupessy, masih akan memegang peran yang penting di sektor tengah. Kehadiran Joey memiliki arti yang krusial, mengingat Thom Haye bakal absen karena sanksi larangan bermain.

Meskipun saat ini hanya berkarier di kasta kedua Liga Belgia, Joey Pelupessy masih memiliki kualitas sebagai sosok gelandang bertahan yang dibutuhkan. Belum ada pemain lain yang bisa menggantikan peran ini di Skuad Garuda.

Usia pemain kelahiran Belanda itu sudah memang matang karena kini telah menginjak 32 tahun. Namun, dia masih bermain cukup reguler bersama Lommel SK karena mengukir 27 laga berdurasi 1.510 menit.

 


Ricky Kambuaya

Gelandang Timnas Indonesia, Ricky Kambuaya, tampil gemilang ketika timnya menang 1-0 atas Timnas Bahrain pada laga kedelapan putaran ketiga Grup C kualifikasi Piala Dunia 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Selasa (25/3/2025) malam WIB. (Bola.com/Abdul Aziz)

Performa konsisten yang diukir Ricky Kambuaya bersama Dewa United di BRI Super League 2025/2026 bakal menjadi modal berharga, demi mendapatkan hati John Herdman menjelang FIFA Series 2026.

Setelah sempat meredup karena tak pernah mendapatkan panggilan di era kepemimpinan Shin Tae-yong, Kambuaya akhirnya seperti terlahir kembali di Timnas Indonesia pada masa kepelatihan Patrick Kluivert.

Sejauh ini, kreativitas Kambuaya masih sangat penting untuk area depan Timnas Indonesia. Pemain berusia 29 tahun tersebut memiliki kemampuan dan keberanian untuk melakukan tusukan dalam membelah pertahanan lawan.

 


Kevin Diks

Pemain Timnas Indonesia, Kevin Diks (kiri) berusaha melewati pemain Jepang, Koki Machida saat laga lanjutan putaran ketiga Grup C Kualifikasi Piala Dunia 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta, Jumat (15/11/2024). (Bola.com/Bagaskara Lazuardi)

Selanjutnya, ada bek Timnas Indonesia yang kini bermain bersama Borussia Monchengladbach, Kevin Diks. John Herdman tentu telah memantau kiprah pemain berusia 29 tahun itu yang konsisten di Bundesliga.

Sepanjang musim ini, Kevin Diks telah membuktikan penampilan konsistennya bersama Gladbach. Sebab, bek kelahiran Apeldoorn, Belanda, tersebut sudah bermain sebanyak 26 kali dan sebagian besar menjadi starter.

Satu di antara yang spesial dari Diks adalah produktivitasnya karena telah mencetak empat gol, yang sebagian besar berasal dari titik putih. Ini bisa menjadi senjata Herdman karena Diks layak ditunjuk sebagai algojo penalti Timnas Indonesia.

 


Ole Romeny

Ekspresi pemain Timnas Indonesia, Ole Lennard Romeny, setelah mencetak gol ke gawang China dalam laga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) Senayan, Jakarta, Kamis (5/6/2025). (Bola.com/Bagaskara Lazuardi)

Saat ini, Timnas Indonesia mengalami masalah yang cukup serius. Sejak era pelatih-pelatih sebelumnya, Skuad Merah Putih belum memiliki sosok penyerang andal yang bisa menjadi tulang punggung untuk menjebol gawang lawan.

Belakangan ini, Skuad Garuda sempat mendapatkan harapan dari sosok bernama Ole Romeny. Pemain yang kini membela Oxford United itu sempat mencetak tiga gol pada tiga laga pertamanya bersama Timnas Indonesia.

Sejauh ini, performa Ole memang masih belum sesuai harapan di kasta kedua Liga Inggris. Dia belum bermain reguler pascapulih dari cedera.

Hanya saja, Ole dianggap jauh lebih baik dibanding stok penyerang lainnya seperti Ramadhan Sananta, Mauro Zijlstra, hingga Jens Raven.

Berita Terkait