Bola.com, Jakarta - Pelatih kepala Irlandia Utara, Michael O’Neill, menegaskan tekanan ada di kubu Timnas Italia ketika kedua tim saling sikut pada Playoff Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Eropa, 27 Maret 2026 pukul 02.45 WIB.
Italia akan menjamu Irlandia Utara di New Balance Arena milik Atalanta di Bergamo untuk partai semifinal. Pemenang pertandingan itu akan melaju ke final untuk menghadapi Wales atau Bosnia dan Herzegovina pada play-off satu leg, 31 Maret untuk memperebutkan tempat di putaran final Piala Dunia 2026.
Italia belum mengumumkan skuad mereka untuk jeda internasional Maret, tetapi diperkirakan akan melakukannya pada akhir pekan ini.
Sementara Irlandia Utara telah mengkonfirmasi pilihan mereka pada Senin malam, dan O’Neill telah memberikan keterangan pers soal laga kontra Gli Azzurri.
Yang menarik, Pelatih Irlandia Utara Michael O'Neill mengakui bahwa ada perbedaan kualitas yang jelas antara kedua tim.
Beda Kualitas
Timnas Italia diperkirakan akan menurunkan skuad penuh pemain papan atas, yang sebagian besar telah bermain di Liga Champions.
Sementara Irlandia Utara hanya diperkuat empat pemain Liga Inggris, 13 dari Championship, dan delapan dari divisi ketiga Inggris. Mereka juga memiliki perwakilan dari Liga Utama Skotlandia, Liga Championship Skotlandia, dan Bundesliga 2.
"Maksud saya, Timnas Italia memiliki banyak pemain yang bermain di Serie A, bermain untuk Inter Milan, Lazio, Roma, Napoli,” kata O’Neill.
"Mereka juga memiliki pemain yang bermain di Liga Inggris di klub top. Anda tahu, Sandro Tonali bisa dibilang salah satu gelandang terbaik di Liga Inggris. Riccardo Calafiori di Arsenal juga. Jadi, ini akan menjadi pertandingan yang sangat, sangat sulit. Tidak diragukan lagi."
"Kita harus meningkatkan performa. Jika Anda melihat skuad kita, ada 13 pemain di Championship. Ada empat di klub Liga Primer dan sisanya di League One atau bermain di tempat lain. Jadi, ini adalah peningkatan besar bagi kita," tambahnya.
Timnas Italia Lebih Tertekan
Mengingat perbedaan kualitas antara skuad Irlandia Utara dan Italia, O’Neill percaya bahwa Gli Azzurri adalah pihak yang lebih tertekan jelang laga ini.
"Jika Anda melihat pertandingan ini, kami adalah tim yang memiliki segalanya untuk diraih. Mereka adalah tim yang memiliki segalanya untuk dipertaruhkan," katanya.
"Mereka memiliki banyak ekspektasi sebagai negara sepak bola. Para pemain mereka harus menghadapi hal itu. Tapi itu urusan mereka, kita tidak bisa benar-benar memanfaatkannya."
"Kita hanya perlu membuat pertandingan sesulit mungkin bagi lawan dan kemudian hal-hal seperti itu, saya pikir, akan menjadi faktor dalam pertandingan dalam hal mentalitas mereka terhadap pertandingan dan bagaimana kita mencoba dan tentunya membuat mereka lebih memikirkan hal-hal seperti itu," lanjutnya.
Timnas Italia sendiri sudah absen tampil pada putaran final Piala Dunia pada dua edisi beruntun. Tidak bisa dimungkiri, anak asuh Gennaro Gattuso memang dalam tekanan.