Bola.com, Jakarta - Performa impresif Michael Carrick bersama Manchester United membuat namanya kian serius dipertimbangkan sebagai manajer permanen berikutnya.
Namun, di balik hasil gemilang itu, para legenda klub justru terbelah soal apakah Carrick memang sosok yang tepat untuk posisi tersebut.
Ditunjuk sebagai pelatih interim hingga akhir musim pada Januari lalu, Carrick awalnya sempat diragukan. Namun, pelatih berusia 44 tahun itu langsung menjawab keraguan dengan cara meyakinkan.
Ia membuka masa jabatannya dengan kemenangan atas Manchester City dan Arsenal, dua tim teratas Premier League saat ini, sebelum melanjutkan tren positif dengan lima kemenangan dari tujuh laga berikutnya.
Secara keseluruhan, Carrick mengumpulkan 22 poin dari 27 poin yang tersedia, membuat MU menjadi tim dengan performa terbaik di liga sejak ia mengambil alih posisi dari Ruben Amorim.
Hasil itu membawa Setan Merah kini menempati posisi ketiga klasemen, termasuk kemenangan 3-1 atas Aston Villa, sekaligus membuka peluang besar kembali tampil di Liga Champions untuk pertama kalinya sejak 2023.
Jalur Tepat
Dengan delapan pertandingan tersisa, MU juga berada di jalur yang tepat untuk finis di lima besar, batas yang diperkirakan cukup untuk mengamankan tiket ke kompetisi Liga Champions musim depan.
Tak hanya dari segi hasil, Carrick dinilai berhasil mengangkat performa sejumlah pemain, termasuk Kobbie Mainoo dan Casemiro. Hal itu membuatnya masuk daftar kandidat terkuat untuk posisi manajer permanen.
Meski begitu, manajemen Setan Merah disebut tetap mempertimbangkan sejumlah opsi lain menjelang musim panas.
Nama-nama seperti Roberto Martinez, Julian Nagelsmann, hingga Roberto De Zerbi masuk radar. Bahkan, pelatih Paris Saint-Germain, Luis Enrique, juga dikaitkan setelah terus menunjukkan kualitasnya di level tertinggi.
Będą Pandangan Legenda MU
Di tengah situasi itu, para legenda MU berbeda pandangan. Wayne Rooney dan Rio Ferdinand termasuk yang mendukung Carrick.
Rooney menilai Carrick layak diberi pekerjaan permanen jika mampu mengamankan tiket Liga Champions, karena hal itu akan berdampak besar pada rencana transfer klub. Sementara Ferdinand merasa opsi yang lebih baik di pasar saat ini tidak banyak, dan semua kandidat tetap memiliki risiko.
Namun, tidak semua sepakat. Paul Scholes justru menilai pengalaman Carlo Ancelotti akan menjadi pilihan yang lebih aman.
Sementara Roy Keane menegaskan MU harus mencari pelatih terbaik yang tersedia, dengan menyebut nama-nama seperti Thomas Tuchel, Diego Simeone, dan Luis Enrique sebagai opsi yang lebih unggul.
Pandangan serupa juga disampaikan Gary Neville, yang menekankan pentingnya memilih sosok kelas dunia untuk membawa klub kembali ke level tertinggi.
Sumber: Give Me Sport