George Russell Vs Kimi Antonelli di Mercedes: Siapa Pilihan Toto Wolff untuk Juara Dunia F1?

Siapa yang sebenarnya diinginkan Toto Wolff untuk memenangkan gelar juara dunia F1? George Russell atau Kimi Antonelli?

BolaCom | Aning JatiDiterbitkan 19 Maret 2026, 15:45 WIB
Kepala tim dan CEO Mercedes asal Austria, Toto Wolff (C), melihat layar di garasi selama sesi latihan ketiga GP F1 Australia di Sirkuit Albert Park di Melbourne pada 7 Maret 2026. (WILLIAM WEST/AFP)

Bola.com, Jakarta - Persaingan internal di Mercedes-AMG Petronas F1 Team mulai memanas di awal musim 2026. Dua pembalap mereka, George Russell dan Kimi Antonelli, langsung tampil impresif dalam dua seri pertama

Russell membuka musim dengan kemenangan di GP Australia, diikuti Antonelli yang finis kedua. Namun, Antonelli tak butuh waktu lama untuk membalas, dengan merebut kemenangan di seri F1 berikutnya, GP China.

Advertisement

Hasil tersebut sekaligus menjadikannya pembalap Italia pertama yang memenangi balapan F1 sejak Giancarlo Fisichella pada 1996.

Di klasemen sementara, Russell memimpin dengan 51 poin, hanya unggul tipis atas Antonelli yang mengoleksi 47 poin.

Keduanya bahkan sudah meninggalkan pesaing terdekat dari Ferrari, Charles Leclerc, yang tertinggal 13 poin di posisi ketiga.


Wolff Tegaskan Prioritas

George Russell saat finis pertama balapan F1 GP Australia 2026. (WILLIAM WEST / AFP)

Dominasi Mercedes di awal musim memang ideal, tetapi situasi ini menempatkan prinsipal tim, Toto Wolff, dalam posisi yang tidak mudah. Ia harus mengelola dua pembalap yang sama-sama berpotensi menjadi juara dunia.

Dalam dokumenter "Drive to Survive" di Netflix, Wolff sebelumnya sudah memberikan sinyal jelas soal siapa yang menjadi prioritas.

"Kami memiliki pembalap utama yang jelas, yaitu George. Lalu ada Kimi, sebagai rookie, yang telah menunjukkan potensinya. Secara umum, dinamika tim sangat positif," ujar Wolff.

Ia juga menegaskan bahwa memiliki dua pembalap utama sekaligus bukan strategi yang ia sukai.

"McLaren berhasil dalam beberapa musim terakhir dengan memperlakukan Lando Norris dan Oscar Piastri secara setara. Tapi, bagi saya, memiliki dua pembalap utama adalah strategi yang sangat berisiko," katanya.

Pengalaman masa lalu menjadi alasan utama Wolff berhati-hati, merujuk pada rivalitas internal antara Lewis Hamilton dan Nico Rosberg di Mercedes pada periode 2013-2016.

"Kami pernah mengalaminya dengan Nico dan Lewis. Keduanya ingin menjadi juara dunia. Tidak ada yang mau menjadi nomor dua," ungkapnya.


Antonelli Dipuji, tapi Tetap Diingatkan

Kimi Antonelli saat memenangkan balapan F1 GP China 2026. (Hector RETAMAL / AFP)

Kendati Antonelli sudah mencuri perhatian dengan kemenangan di China, Wolff memilih untuk meredam ekspektasi berlebihan terhadap pembalap muda tersebut.

"Ini baru satu kemenangan. Hari ini memang luar biasa. Tapi, dua minggu lagi kami ke Jepang, dan bisa saja dia menabrakkan mobilnya. Jadi kami harus tetap membumi," ujar kepada media.

Meski begitu, performa Antonelli berpotensi mengubah dinamika tim jika ia terus meraih hasil positif.

Untuk saat ini, Russell masih dipandang sebagai pembalap utama Mercedes, tetapi situasi bisa berubah jika pembalap Italia itu terus menambah kemenangan.

 

Sumber: Give Me Sport

Berita Terkait